
Sedari Tadi Melly Mondar mandir Didepan Halte tiba tiba Ada sebuah mobil sedan mewah Berwarna merah Menepi Mendekat kearahnya.
Seorang pria Berkacama Hitam dan Berwajah Mancungnya menurunkan kacamatanya dengan menampilkan wajah Sengaknya
membuat Melly Membuang mukanya karena kesal melihat Pria berwajahh sengak itu, pria yang usianya terpaut Dua tahun Lebih muda darinya, pria itu siapa lagi kalau Bukan Adik tiri sahabtnya itu.
" Hai Cewek sendirian nih disini.? " Tanyanya dengan Menaik turunkan Alisnya
" Punya mata kan? " ketus melly dengan bibir mencebik
" Punyak. " jawabnya tanpa beban
" kalau punya bisa lihat sendiri kan Disini gue Sama siapa.? " Pria yang Tak lain bernama elang terkekeh Mendengar Ucapan Melly yang terkesan Ketus itu
" Sama setan kah.? " Goda Elang dengan Menampilkan senyum menyeringainya
" Iya Elo setannya.! " Ketus melly
" Biapun Gue setannya, seenggaknya Gue setan berwajah Tampan, nggak kayak Lo Manusia Tapi Berwajah seperti Nenek sihir. njirr Seremm. " Ledek Elang dengan bergidik Ngeri.
Sontak membuat Melly mendelik tajam kearah nya sambil bersidekap Dada.
" Dasar Bocah setan, kalau ngomong Gak disaring Dulu, mau Lo gue timpuk pakai sepatu Gue tuh mulut lo yang Pedes kayak Cabe cabean Itu. " Geram Melly sambil mengangkat sepatu kanannya untuk di lempar ke wajah Tampan milik Elang yang songong itu. namun cepat cepat Elang Memakai kacamatanya kembali dan Menaikan Jendela mobilnya lagi
" Dada Nenek sihir. " Ledeknya Sambil bergegas cepat cepat melesatkan Mobilnya dengan Kencang Membuat Melly Semakin Kesal
" Dasar Cowok Setan awas Lo kalau gue ketemu lagi sama Lo, bakal Gue sumpal tuh mulut Lo pakek cabe sekilo biar Tambah pedas tuh mulut Lo kayak Cabe cabean beneran. " Melly berteriak dengan sumpah serapahnya saat Elang sudah Berlalu dari pandangannya
sedangkan Didalam mobil terus saja terkekeh melihat Melly dari kaca spionnya yang tengah berteriak teriak Dengan Sumpah serapahnya.
entah kenapa ada kesenangan tersendiri ketika membuat Kesal Sahabat kakak tirinya itu.
Pukul Empat Sore Melly sudah Berada diambang Pintu Rumah besar Milik Tiara karena memang Dia Dan tiara sudah Janjian Akan Bertemu dan Jalan bareng Untuk jalan jalan bersama ke wisata Kuliner yang tak jauh dari Rumahnya.
Ceklek
Pintu Rumah Tiara terbuka saat salah saru Asisten Rumah tangga Tiara Membuka pintu Untuk melly
" Assalamualikum bi Tiaranya Ada.? "
" walaikum salam ,Eh non melly, Nyonya ada Non lagi dikamarnya. " Jawab bi Rini salah satu dari Asisten rumah tangga baru Tiara
" Aku langsung keatas saja ya bi. "
" Iya silahkan Non silahkan. "seru Bi Rini membuka lebar lebar pintu Rumah,dan melly pun masuk kedalam langsung menuju kamar Milik tiara. yang kebetulan Dijam jam seperti ini Suami tiara Belum pulang dar kantor.
karena memang Melly Diberi waktu kompensasi Kerja untuk mengurus Toko kue Milik Tiara
" Melly, Udah lama datangnya.? " Tanya Tiara saat melly baru saja masuk dan mendaratkan Bokongnya Ditepi ranjang Milik tiara. sedangkan Si Bumil cantik itu sedang Memakai Jilbab Syar'inya yang menjuntai panjang ke bawah, sepertinya si bumil baru saja melaksanakan sholat Ashar.
" Hm barusan saja. " Ujar Melly dengan Wajah ditekuk menjadi beberapa Lipatan. karena Moodnya Dibuat Hancur oleh Adik tiri Sahabatnya itu barusan.
Tiara pun mengalihkan pandangannya pada Melly yang wajahnya sudah Ditekuk itu
"Kamu kenapa Mell?kok wajahnya Ditekuk gitu, Ada masalah.? " Tanya Tiara
" Lo tau nggak sih Ra Adek Tiri Lo yang kayak setan itu bener bener nyebelin Deh, gue empet banget Pengen Ngebejek wajah ngeselinnya itu. " Cetus Melly dengan segala ocehannya dan mengeluarkan semua unek uneknya.
" Tunggu tunggu, yang kamu Itu Elang.? " tanya tiara memastikan
" Yaiyalah Siapa lagi Adik tiri Lo yang wajahnya kayak setan itu, sumpah ya gue kesel Banget sama tuh Orang, seneng banget Bikin Tensi darah gue naik. " Ujar Melly dengan Emosi yang Meletup letup
Tiara pun Berdecih geli dan Mengulum senyumnya menertawakan Ucapan Sahabatnya itu
" Kok Lo malah ketawa sih Ra, Lo ngledekin Gue.? " Gerutu Melly dengan Wajah Kesalnya bisa bisanya Bumil yang satu ini bersikap menyebalkan seperti ini
" Gimana Aku nggak ketawa Sih mel, kamu Itu ya kalau ketemu sama Elang bawaannya berantem terus kayak Tom n jerry padahal Umur kalian itu udah nggak abg Lagi, Masih saja Gak bisa akur kalau ketemu, aku sumpahin Bakal jadi jodoh deh kalian berdua." Ujar Tiara dengan Terus Terkekeh menertawakan Melly yang Sekarang raut wajahnya semakin Kesal dan Memberengut mendengar Ucapan Nyeleneh Dari tiara
" Nggak usah Ngaco deh Lo Ra, sorry Ya gue bukan Tipe Tipe Penyuka Brondong Kayak Lo, pantang Gue Suka sama Laki laki Yang usianya dibawah Gue, apalagi laki laki model kayak Adik Tiri Lo yang Songong Itu. idih amit amit jabang bayi gue ogah banget punya Laki tengil kayak tuh orang. " Cibir Melly dengan Umpatannya
" Nanti kemakan Sama omangan Lo baru tau rasa kamu Mel. " Ledek Tiara dengan Terus menggoda Melly yang wajahnya sudah berubah merah padam itu. "
"Lagian kalau Punya suami brondong itu Asik Lo mel, bikin kamu awet muda, contohnya aku ini malah orang nganggapnya Aku ini Lebih Tua dari suamiku kalau Jalan,dikira Nico itu Kakakku melihat Tubuhnya yang gede sedangkan Kamu tau sendiri kan Tinggiku Aja hanya sebatas Dada nico hingga aku terkesan mungil, padahal aku nggak Pendek pendek banget sih. apalagi kamu sama Elang kan tingginya gak jauh jauh banget kok kalau dilihat terlihat serasi malahan. " Lanjut Tiara lagi dengan Wajah polosnya membuat Melly semakin kesal mendengar Penuturan Nyeleneh Sahabatnya itu
" Lo nggak berniat Buat ngejodohin Adik tiri Lo itu sama Gue kan Ra.? "
" Hehehe kalau kamu nggak keberatan Aku sih Oke oke saja mel, pasti mama Luna dan papa bastian setuju setuju saja,apalagi Elang Juga Sampai saat ini belum pernah bawa Cewek kerumah, pasti Mama seneng deh kalau kalian akhirnya. -------"
" STOP. .!" Selak Melly Cepat Saat Tiara masih bersemangat Untuk berceloteh Ria
"kenapa ada yang salah.? " cicit Tiara dengan polos
" Lo tu ya Ra Lama lama malah ngeselin Deh, semenjak Lo Hamil Lo jadi Lebih menyebalkan tau nggak, nyesel gue tadi Cerita sama Lo, bukannya Dapet Keademin nih Hati malah dapat Kepanasan dari Lo. " Cibir Melly dengan memberengut kesal.
" udah udah nggak usah Ngambek gitu dong Auntynya anak anak, entar Cepet Tua lo, masak Belum Dapat Pasangan Udah Tua duluan sih. " Ujar Tiara masih saja meledek sahabatnya itu.
" Jadi pergi nggak nih.? "
__ADS_1
" Jadi Dong Sohibku yang paling cantek dan baik hati sedunia. " Tutur Tiara dengan senyum menggodanya
" Huh kalau ada maunya aja muji muji, baru saja juga bikin kesel sekarang Muji muji. " Celetuk Melly dengan wajah memberengut
" Iya deh iya Sory deh janji gak bakak ngulang lagi, yaudah yuk kita berangkat. " seru Tiara
" Anak Anak kemana? " Tanya melly
" Anak Anak lagi main ke rumah oma dan opa nya Ra, sekalian Nanti kita jemput mereka Setelah pulang dari jalan jalan. " Ujar Tiara dengan bersemangat
" Bakal ketemu sama adik Lo yang Kayak setan itu donk. " Desah Melly
" Huuss nggak boleh bilang gitu dong,setan setan dia itu Ganteng Juga Lo Lihat tuh Jambang Tipisnya keren. " Cicit Tiara
" Keren mana sama suami Lo.? "
Tuk
Tiara Menyentil Kening Melly pelan
" Ngomongnya Mulai nglantur deh, ya Keren Suami aku lah, cakep papanya anak anakku kemana mana Dong. " Tutur Tiara tak trima
" Iya iya Percaya nggak ada deh Kecap Nomor Dua, ke tiga keempat. Lo kan sama kayak Nico sama sama Kaum Susah Move on, sampai jadi bucin Akut kayak gini. " Cibir Melly.
" Bukan nggak Bisa move one, dodol tapi Emang udah ditakdirin berjodoh kali. " Timpal tiara tak terima
"sama Aja keles. udah yuk Buruan kita berangkat entar Keburu suami Lo itu udah nyampek Rumah ELonya masih kelayapan diluar sama gue, alamat gue nanti yang kena sasaran suami Lo yang posesif itu. "
" Ya wajar lah namanya juga Cinta mati sama istrinya mel. "
" iya ra iya, yaudah yuk Buruan berangkat. " Ajak melly
" Oke lets go. "
Lalu Akhirnya mereka berdua pun Berangkat untuk pergi jalan jalan ketempat Yang sudah mereka Tuju. diantar Oleh sopir Pribadi Tiara. karena Nico tidak pernah Mengijinkan Tiara untuk pergi sendiri dan Jika sedang bepergian harus ada yang menemani dan Diantar Oleh supir meskipun pergi dengan Melly sahabat tiara yang juga menjadi karyawannya dikantor.
Nico benar benat menjaga ekstra Tiara Dan juga Anak anaknya.
.
.
.
****
" Yang mana sih Ra.? " Tanya melly mengikuti Arah mata sahabatnya itu
" Itu tuh mel, yang Ada anak kecil perempuan sambil pegang Tongkat, cepetan yuk kesana kasian. " Tanpa pikir panjang Tiara pun langsung menarik tangan Melly menuju kearah abang abang sipenjual Telur Gulung itu
Lalu.
" Bang Beli Telur Gulungnya 20 Tusuk ya. pakai saos pedes. "
DEG
Seketika Jantung Tiara seakan Disuruh berhenti saat abang Abang si penjual Telur Gulung Itu membalikan badanya yang tadi Memunggungi Tiara dan Menoleh kearah Tiara.
pandangan mereka bertemu, terlihat Jelas tersirah Kesedihan Dibalik wajah Pria siabang abang Penjual Telur Gulung itu, meski wajahnya sudah tidak setampan Dulu, karena wajahnya kini ditumbuhi Bulu bulu yang sedikit lebat Dirahang kokoh milik Si Pria itu, Rambut Sedikit Gondrong dan Dikucir kecil kebelakang, serta Wajahnya yang tampak kusam sepertinya Sudah lama tidak terawat dengam baik, dengan tubuhnya yang sedikit Kurus, namun Tidak juga melupakan Siapa pria itu, Meskipun penampilannya sudah sangat berubah dan Tiara juga sedikit Ragu dengan Apa yang dia lihat sekarang.
" Ma Ma Mas Ri Rival. " Desah Tiara dengan Lirih dan terbata bata. dia tidak menyangka bertemu dengan Pria yang dulu sempat Hadir Dikehidupannya Enam tahun yang Lalu. Pria itu adalah Rival Jordiansyah mantan Suami tiara.
" Ti Tiaraaaaaaaa. "
Pris yang tak Lain bernama Rival itu juga tak kalah syok dan terkejutnya melihat kehadiran sosok wanita yang Dulu Pernah menjadi Mantan Istrinya itu.
Lalu
Rivalpun menjatuhkan Tubuhnya dan Berlutut Di bawah kaki Milik tiara dengan Isakan Tangis yang sudah tidak bisa Dia tahan lagi mengingat Dosa dosa besar yang pernah dia perbuat pada Mantan Istrinya Enam tahun Silam itu. membuat Tiara tersentak kaget akan Perlakuan Rival yang berlutut didepannya sambil memegang Kakinya yang terbalut dengan Gamis panjangnya itu
" Mas bangun mas jangan seperti ini. "
" Ma maafin Aku Tiara maafin Aku, hu huhu hiks hiks. " ujar Rival sambil menangis tersedu sedu memohon pengampunan pads sosok wanita cantik yang dulu pernah menjadi istrinys itu.
" Mas ayo bangun mas, jangan seperti ini mas, jangan mempermalukan harga dirimu didepan Orang banyak. " Tiara mencoba Menghindar dari Rival dan menyuruh Rival untuk segerw berdiri
namun Rival tetap berlutut dibawah kakinya
" Ma maafin semua salahku Ra, maafin Semua dosa dosaku Ra, maafkan kekhilafanku dulu Ra, sungguh aku menyesal sudah Berbuat Kejam kepadamu dulu, aku menyesal Tiara, maafkan aku ampuni aku huhuhu hiks hiks. " Ucap Rival dengan suara terbata bata dan diiringi Tangisnya
" Iya mas, aku sudah maafin aku, tapi ku mohon jangan seperti ini, ayo berdirilah mas, kita bisa bicara baik baik. " Ujar tiara dan Rivalpun kembali berdiri sambip beberapa kali menyerka Airmatanya yang terus saja berjatuhan di pipinya membuat Tiara mengiba. namun tidak dengan Melly Dia masih tetap menatap Rival dengan tatapan sengit dan wajah tidak Bersahabat.
" Terimakasih Ra, sudah mau Memaafkanku aku pria yang penuh dosa ini. " Ujar Rival dengan wajah sendunya
" Kita bicara disana saja mas. " Tiara menunjuk Arah bangku Taman yang tak jauh dari pusat Taman kuliner itu.
dan Mereka bertiga pun menuju kesana,Rival memakirkan Sepeda motor Bututnya di tempat Itu lalu menggendong gadis kecil yang Sedang Memegang Tongkat itu bersama Tiara dan juga Melly.
__ADS_1
" Bagaimana keadaanmu sekarang tiara.? " Tanya Rival membuka pembicaraan saat sudah berada dibangku taman itu
sambil menggendong putri kecilnya
" Oh tentu saja keadaan tiara baik bahkan sangat Baik ,setelah Berpihah dari anda. " selak Melly Cepat sebelum Tiara Menjawab ucapan Rival sontak membuat Tiara melotot tajam pada melly dan mencubit lengat Melly hingga menggaduh.
" Aduh ra sakit. " Desis Melly lalu Seketika Rival menundukan kepalanya karena malu memang Benar apa yang dikatakan oleh sahabat mantan istrinya itu jika tiara memang saat ini terlihat baik baik saja.
" Bisa Diem nggak.? " Seru Tiara lalu beralih menatap Rival yang nampak Sedih itu. " Maaf ya mas, nggak usah Didengerin Ucapan melly dia memang Orangnya suka ceplas ceplos kalau ngomong. " Ujar Tiara dengan Wajah tak enak pada Rival
" I i iya kok ra tidak apa apa aku ngerti. " Ujar Rival nada sedikit gugup tidak berani menatap Wajah Mantan Istrinya itu dan menundukan kepalanya karena merasa malu.
" Alhamdulilah aku baik baik saja kok mas, Kalau mas sendiri bagaimana? Terus mama sama papa mas, gimana kabarnya apa mereka baik baik saja.?" tanya Tiara
Rival pun seketika mengangkat kepalanya dan. menatap lekat lekat wajah Mantan istrinya, dia tidak menyangka setelah apa yang sudah dia perbuat Pada tiara bersama Keluarganya dulu, tak membuat Tiara sakit hati malah dengan santunnya tiara menanyakan keadaanya yang jelas sangat tidak bail baik saja dan keadaanya kedua orang tuanya. Rival pun dibuat kagum melihat Tiara sudah banyak perubahan pada diri tiara, yang kini sudah berhijab menambah keanggunan dan Kecantikan tiara terus memancar. dia pun Sempat Melirik kearah Perut Tiara yang sedang membuncit itu mungkin Tiara sedang hamil pikirnya.
" Kabarku seperti Ini ra, sangat buruk, mama papaku sudah tiada Lima tahun yang lalu. " Ujarnya
" Ma maksud mas, Tante sarah dan Om Arman.? "
" Ya mereka berdua sudah meninggal dunia Ra, semenjak Perusahaanku bangkrut. "
" Ya Allah Mas, Innalilahi. " Tiara menutup kedua bibirnya dengan telapak tangannya
" Semua ini Karmaku Ra, Tuhan sudah Membayar kontan perbuatanku dulu, dan dosa dosaku dulu. " Ujar Rival dengan wajah sedihnya
" Ya Allah jangan bicara seperti itu, mungkin Allah Hanya menguji keimananmu mas, kamu harus tetap sabar dan terus berikhitiar padanya, supaya Allah kasih yang terbaik untukmu mas. " Tutur Tiara dengan rasa mengibanya jujur dia juga Kasian dan merasa bersalah mungkin Salah satu kebangkrutan Mantan suaminya itu juga tidak Lepas dari Campur tangan suaminya yang mengambil alih perusahaan suaminya kembali yang dulu pernah dirampas oleh oleh mantan mertuanya itu siapa lagi kalau bukan papanya Rival
" Iya Ra, aku Harap Tuhan masih mau mengampuni Aku yang hina ini. "
" Mas jangan Bicara seperti itu, aku Yakin Allah pasti akan mengampuni dosa dosa hambanya yang bersungguh sungguh untuk bertaubat dan meminta ampun dengan tulus percayalah mas. " Ujar Tiara dengan penuh kelembutan membesarkan hati mantan suaminya yang tengah terpuruk itu
" Terimakasih Ra, kamu sudah mau memaaflanku, kamu benar benar wanita baik" Ujar nya.
"sama sama mas, lagian aku sudah memafkan kesalanmu dari dulu mas, tidak baik menyimpan dendam terus menerus. "
" iya ra makasih. " Ujar Rival sambil melirik kearah Perut buncit Tiara. " Kamu sedang Hamil ra.? "
" Iya mas. " Ujar Tiara sambil tersenyum.
" Anaknya Nico.? " Tanya Rival
"Konyol, pertanyaan yang aneh ya jelas anak nico lah anak siapa Lagi anak Lo gitu. " Selak Melly dengan Nada bergumam pelan namun masih tetap terdengar membuat tiara melototkan lagi matanya pada Melly dan melly pun Terdiam.
" Iya mas, Dan ini anak Keduaku bersama Mas Nico. " Ujar Tiara
" Syukurlah Ra kalau sampai saat ini suamimu bersikap baik sama kamu tidak sepertiku dulu " tutur Rival dengan Wajah sendunya
" sudahlah mas, lupakan, yang lalu biarlah berlalu, mari kita Raih masa depan kita masing masing, semua ini sudah rencana sang maha pencipta. " ujar tiara
" Iya Ra. "
" Lalu dimana Istrimu mas dan gadis ini siapa? anak kamu mas.? " tanya tiara seketika membuat Rival tersenyum pelik dan mengatakan yang sejujurnya
" Aku sudah lama pisah sama istriku Ra, Freya pergi ninggalin aku dan anakku ini begitu saja bersama pria lain setelah aku jatuh bangkrut dan miskin. " Ucap Rival dengan wajah sendunya
" Ya Allah mas, kamu yang sabar ya Anggap ini Ujian Untukmu mas, demi putri kecilmu Ini"
" Iya ra, makasih Nasehatnya ra, Nico benar benar Beruntung punya istri sebaik dan semulia kamu. " Ucap Rival
Belum sempat Tiara Menjawab Ucapan Rivap tiba tiba tak jauh dari sana ada sosok pria Yang sedang Berjalan kearahnya diikuti oleh langkah sosok pria lain yang Tak lain adalah sosok asisten pribadi sekaligus adik ipar Tiara dan Suaminya. siapa lagi sosok pria itu kalau bukan Nico suaminya.
" Sayanggggggggg. " Teriak Nico sambil berjalan menghampiri Tiara yang kini wajahnya sudah menegang menatao kejauhan suaminya yang kini berjalan mendekat kearahnya.
Entah apa yang Setelah ini terjadi mengingat Nico dengan Rival mempunyai hubungang yang sangat tidak baik apalagi jikaa berhubungann Tentang Tiara.
.
.
.
_ Bersambung. _
Notes!!
Bukan Konflik Berat kok Readers Hanya sedikit Bumbu bumbu dalam rumah tangga tiara sebelum Tiara melahirkan dan Ektra part ini habis dan Cerita ini author Bikin TAMAT
tetap Dukung Author ya.
semoga suka
jangan Lupa mampir ke cerita author yang berikutnya ya setelah Cerita ini Tamat
- Si Cupu penakluk hati -
Terimakasih gengs
__ADS_1
Happy reading