
Hari ini hari yang sangat penting dan bersejarah untuk tiara, dimana hari ini dia akan menikah dengan lelaki pujaan hatinya, ,setelah sekian lama tiara melalu berbagai macam cobaan, akhirnya dia menemukan cintanya lagi, cinta dari laki laki lain yang tulus dan mau menerima dia apadanya,
walaupun ada ketakutan sendiri dari dalam dirinya, karena sampai sekarang tiara tak berani berterus terang tentang massa lalunya kepada calon suaminya, tiara berfikir untuk saat ini tak perlu dulu menceritakan semuanya toh itu sudah lama sekali, lagian mendengar ucapan calon suaminya yang menerimanya apa adanya dirinya membuat tiara merasa yakin bahwa pria yang benar benar dia nikahi adalah pria yang tulus yang ingin memberikan kebahagiaan untuknya. .
kini tiara sudah memakai gaun putih dengan furring full renda, terlihat tiara sangat anggun nan cantik dengan make up MUA dari temenya melly. .
tiara terus menatap wajah cantik didepan cermin dan terus mengembangkan senyum pipit manisnya. .
"tiara, kamu sangat cantik sayang, ," ucap diana sambil membelai rambut tiara. .
"terimakasih tante tapi, ,"--
"kenapa sayang kok kamu cemberut gitu sih, ,"?? tanya diana.
raut wajah tiara berubah sedih dan murung dia teringat akan sosok alm/almh aya dan bundanya. .karena dihari bahagianya ini tak disaksikan langsung oleh kedua orang tuanya.
"tiara inget ayah, sama bunda tante, ,tiara sedih, andai saja mereka masih hidup pasti ayah sama bunda seneng banget melihat putri satu satunya menikah, terlebih lagi ayah, pasti beliau sangat bahagia, semua ini salahku tante, kalau saja aku tak bikin hal yang bodoh pasti ayah masih disampingku dan menjadi wali nikahku tante, aku bodoh tante semua ini gara gara aku, ,"
tiara terus menerus menyalahkan dirinya sendiri atas kematian ayahnya.
"sayang sudah jangan seperti itu, ini semua bukan kemauan kamu, ini semua sudah takdir, jangan seperti ini, ayah dan bundamu disana pasti sedih melihatmu menangis seperti ini, ,kamu masih punya tante sayang. .udah jangan nangis seperti itu. .sekarang ayo kita turun acaranya sudah mau mulai. ."
ucap diana dengan lembut menenangkan tiara. .
kini tiara sudah keluar dari kamarnya bersama diana, terlihat disana sudah ada rombongan dari rival, kedua orang tua rival dan keluarga lainnya. .
melly yang kala itu juga ikut hadir menghamipiri tiara dan diana untuk mengantarkan tiara duduk disebelah rival guna mengikuti acara ijab Qabul. terlihat juga sudah ada penghulu dan beberapa saksi disana, wali nikah tiara diserahkan sama wali hakim/penghulu karena keluarga tiara satu satunya hanyalah diana dan juga melly disana, nampak melly mengajak kedua orang tuanya dan kedua adiknya untuk jadi saksi. .
"bagaimana acaranya sudah bisa dimulai, ," tanya pak penghulu. .
"siap pak" ujar rival dengan lantang.
"*Saya nikahkan engkau ananda Rival jordiansyah bin Arman jordiansyah dengan ananda Mutiara azzalika dengan mas kawin emas sebesar 100 gram dan uang tunai satu juta seratus ribu rupiah, dibayar tunia"
"Saya terima nikah dan kawinnya Mutiara azzalika dengan mas kawin tersebut dibayar tunai. .
"bagaimana saudara saudara SAH"??
"SAh*"""""
setelah ijab qabul selesai lalu dilanjutkan membaca doa untuk mempelai pengantin. .lalu dilanjut kan dengan acara resepsi. .
kini tiara dan rival sudah berganti baju pengantin untuk resepsi. .
mereka berdua menampakan rau wajah bahagianya menyalami bergantian tamu undangan. .
sedangkan kedua orang tua rival sudah berbincang bincang dengan tante diana.
"*selamat ya "
"selamat ya semoga samawa"
"iya terima kasih
__ADS_1
"selamat ya semoga samawa
"iya terima kasih*"
begitulah ucapan para tamu undangan memberikan ucapan selamat kepada calon mempelai. ..
hingga tiba tiba datanglah seorang wanita cantik dengan menggunakan pakaian elegann nan seksi ikut dibarisan tamu undangan dan memberi ucapan selamat untuk kedua mempelai. .
sontak membuat rival kaget akan kedatangan wanita cantik itu, yang tak lain adalah
Freyya angelista, ,kekasihnya. .
kedua mata mereka saling beradu pandang, rival sangat gugup dan canggung. saat berjabat tangan dengan freyya, yang terus menatapnya dengan sorot mata yang begitu tajam dan meminta sebuah penjelasan tentang pernikahan tiba tiba rival, karena rival belum sempat memberitahu freyya. .
"Selamat ya rival, ,atas pernikahannya istrimu cantik juga, "? ujar freyya sembari melirik kearah tiara dengan tatapan sinisnya. .
"i iya,, terimakasih freyya, sudah bersedia hadir diacara pernikahanku" ucap rival gugup
lalu freyya menjinjitkan badanya sedikit dan berbisik kedaun telinga rival, membuat tiara melirik kearaah rival dengan sedikit risih saat ada wanita lain terlalu dekat dengan pria yang sekarang jadi suaminya. .
"temuin aku nanti malam jam, setelah istrimu tidur, aku tunggu diapartemenku, dan jelaskan semuanya apa maksud dari pernikahan konyol ini" bisik freyya dengan suara lirih didaun telinga rival. .
rivalpun hanya menghela nafas dan memejamkan kedua matanya, ,lalu membuka matanya kembali dan menatap wajah kekasihnya yang terkesan ingin menggodanya. .
lalu freyya menuju kearah tiara yang disampingnya dan memberi ucapan selamat dengan senyum sinis lalu pergi. .
"Selamat ya nona mutiara, atas pernikahan kalian, semoga pernikahan kalian diberi kebahagian, dan semoga kamu bisa dengan menjaga suamimu sampai kakek nenek" ujar freyya dengan melirik kearah rival yang sudah sangat salah tingkah akan kehadiran freyya.
freyya pun mendengus kesal lalu pergi dari tempat pelaminan itu. .
------------
setelah acara semua selesai kini tiara dan rival masuk kedalam kamar tiara, karena acara pernikahan dan resepsinya diadakan dirumah tiara dulu, baru nanti setelah rival pulang dari luar negri rival akan mengadakan acara resepsi besar besar dikediamanya.
kini tiara sudah membersihkan tubuhnya dari kamar mandi, dan keluar hanya menggunakan piyama tidurnya dan mengeringkan rambutnya dengan handuk yang masih basah, lalu menghampiri rival yang dari tadi hanya sibuk menatap layar ponselnya.
"mas, sudah saya siapin air hangat, mas nggak mandi dulu"? tanya tiara. .
"iya bentar, ," suara datar rival tanpa menoleh kearah tiara.
"yasudah mana handuknya,, " ujar rival tanpa mengalihkan pandangan dari ponselnya
"ini mas handuknya" ucap tiara dengan menyodorkan kain handuk ke rival.
tanpa basi basi rival langsung menyaut handuk itu dengan kasar dan berlalu tanpa menoleh kearah tiara disampingnya.
membuat tiara kaget dan bingung kenapa sikap suaminya berubah drastis setelah acara pernikahan selesai bahkan belum sehari sikapnya menjadi kasar dan cuek seperti itu
namu tiara tak mau mikir macam macam dan berperasangka buruk sama suaminya.
setelah rival selesai mandi dia keluar dari kamar mandi dengan bertelanjang dada dan hanya berbalutkan handuk dipinggangnya. .mata rival terbelalak melihat pemandangan indah didepannya dengan susah paya rival menelan salivanya, melihat posisi tidur tiara yang sangat menggoda imanya tersebut.
bagaimanapun rival juga pria normal,yang bisa timbul nafsu kapan saja saat melihat lekuk tubuh sintal tiara yang hanya berbalutkan baju kimononya dan rambut setengah basah tiara. .
__ADS_1
aroma tubuh tiara dan aroma shampo rambut tiara mampu membangunkan juniornya, hingga mampu membuatnya lupa kalau malam ini dia harus menemui freyya kekasihnya..
perlahan rival mendekati tubuh tiara yang tertidur miring disisi tepi ranjang, sebenarnya tiara belum tidur dia hanya kefikiran suaminya.
tiara tersentak kaget saat rival menyentuh bahunya. .sehingga membuat tiara bangun dan berdiri. .
"Mas, ,mau ngapain"?? ujar tiara dengan gemetar dan gugup
"ku kira kau sudah tidur, ,"?
"belum mas aku tadi menunggu mas selesai mandi, ,em mas mau makan aku akan menyiapkan makanan untuk mas, " kata tiara dan gugup lalu akan melengkah kan kakinya namun langkahnya terhenti saat rival mencengkal tangannya. .
"gak perlu aku gak lapar, aku hanya ingin memakanmu saja malam inj, ," goda rival lalu mengekung tubuh tiara hingga tersandar di tembok. .
"ma maaf mas, tapi malam ini aku be belum siap, " ujar tiara gugup. .
"kenapa, "? tanya rival lirih. .
"a aku, ,"---
tanpa babibu lagi rival menarik tengkuj tiara dan mencium bibir tiara dengan buas, dan mulumat bibir manis tiara, ,
tiara terlihat pasrah akan serangan dari rival. .
dibaringkannya tubuh tiara diatas ranjang. ..tangan rival sudah begerilnya menyelusup kedalam piyama tiara dan perlahan melepaskan satu persatu kancing tiara. .
berkali kali terdengar desahan tiara membuat hasrat rival memuncak.
"embhhh"
rival terus menghujani ciuamannya yang terus mendarat dibibir tiara dan bergantian di leher putih tiara,,. namun tiba tiba suara dering ponsel rival berbunyi
membuat aksi rival berhenti. .
Tringg tringggg suara dering ponsel rival dan menapilkan nama wanitaku dilayar ponselnya. ...
"sial aku lupa, ,"? gumam rival lalu bergegas memakai pakaiannya dan pergi begitu saja meninggalkan tiara. .
"tiara aku pergi dulu ada client penting" ucap rival tergesa gesa.
"malam malam begini ma"? tanya tiara heran.
"iya kenapa, sudah kamu gk usah bawel aku kerja juga buat kamu, , sudah aku pergi dulu kamu sekarang tidur oke, " ucap rival menciun kening tiara dan pergi. .
"sebenarnya apa yang terjadi, ,kenapa dia berubah seperti itu, ," gumam tiara. .
lalu tiaara menutup pintu kamarnya kembali dan memutuskan untuk tidur karena dia juga merasa lelah. .
.
.
bersambung. .
__ADS_1