Goresan Luka Mutiara

Goresan Luka Mutiara
Terungkapnya massalalu.


__ADS_3

Flasback on..


terlihat Seorang bocah berusia sepuluh tahun sedang dikepung oleh beberapa bocah yang umurnya sekitar tiga belas tahunan.


mereka tertawa dan saling mengejek mengumpat bahkan melayangkan beberapa bogeman pundak Bocah berusia sepuluh tahunan itu.


" Hahaha dasar Anak Cupu idiot rasakan Ini. " Ujar salah satu bocah yang bisa dibilang sebagai ketua geng tersebut. "


" Lepasin Lepasin aku. " Protes Bocah kecil berusia sepuluh tahun itu yang kedua tangannya sudah dicekal oleh beberapa bocah yang tengah mengeroyoknya itu.


sang ketua geng sudah berancang ancang untuk meninju bocah berusis sepuluh tahun tersebut.


Lalu tiba tiba tangannya berayu. begitu saja diudara tak kala ada seorang bocah perempuan yang diyakini adalah teman Sekelasnya.


" Hentikan sam berhenti.!" teriaknya sambil melangkah maju dan berlari kearah bocah yang dipanggilnya itu.


" Ngapain kamu kesini Ra, awas minggir kamu. --!!!" sentak bocah laki laki tersebut.


" Kamu yang pergi, Kamu mau jadi jagoan sam, !! Lepasin dia gak.? " Perintah gadis kecil itu.


Lalu seketika segerombolan Bocah tersebut bubar dan pergi meninggalkan Gadis kecil itu bersama bocah laki laki yang berumur sepuluh tahun tersebut.


lalu gadis kecil itu membantu untuk mengangkat sepedah milik bocah laki laki tersebut.


" Makasih ya kak udah bantuin aku. " Ujar bocah lelaki tersebut.


" Iya sama sama, lain kali kamu hati hati ya, kamu jangan Diem saja memperlakukanmu seperti tadi. " ujarnya


"Iya kak,saya hanya takut saja kak, mereka badanya Lebih gede dari saya. " ujar bocah tersebut sambil menggarukan tengkuknya yang tak gatal itu.


Gadis kecil itu terlihat gemas karena tingkah bocah lelaki yang dia yakini umurnya lebih muda darinya itu.


" Kamu Lucu juga ya, masak Cowok kok penakut. " Kekehnya sambil menoel pipi gembul Milik bocah laki laki tersebut.


membuat pipi bocah laki laki tersebut bersemu merah. Entah kenapa boca lelaki tersebut merasakan ada gelenyer aneh dilubuk hatinya..


mungkinkah dia merasakan jatuh cinta secara dini, bisa dibilang semacam Cinta Monyet atau apalah yang jelas membuat Hatinya seakan teduuh dan jantungnya berdegub kencang saat menatap gadis kecil yang terlihat sangat cantik dalam gelak tawanya itu.


" Udah kak ketawanya.? " tanyanya sambil terus menatap wajah gadis kecil tersebut.


" Haha iya iya, maaf deh, aku gak ada maksud ngetawain kamu kok, habisnya aku gemes saja sama wajahmu yang polos itu. " Ujar gadis itu menahan tawanya


Bocah laki laki itu tersenyum dan menatap sendu pada gadis kecil didepannya tersebut.


" Kakak cantik deh kalau senyum. " ujarnya.


" Dih, masih kecil kok udah pinter gombal, belum saatnya punya fikiran kayak gitu kamu deh. " Ujar gadis tersebut sambil mencubit gemas pipi bocah lelaki tersebut.


" Aukh sakit kak. " cicitnya.


" haduh duh, maaf ya gak sengaja kok aku. --


Lalu bocah lelaki tersebut Menahan tangan gadis kecil tersebut dari kedua pipinya. dan memegang tangan gadis tersebut hingga pandangan mereka saling bertemu.


Lalu lamunan mereka buyar kalau ada suara teriakan memanggil gadis kecil tersebut.


terliat seorang pria tengah berada didepam mobil sedang memanggil gadis kecil tersebut.


" Ayo Ra, buruan Sayang...!!" teriak pria tersebut yang tak lain papa dari gadis kecil tersebut.


" Iya pah..... --" sautnya

__ADS_1


" Udah ya aku pergi dulu, papaku sudang memanggilku. " ujarnya sambil menarik tangannya dari genggaman Bocah laki laki tersebut.


bocah lelaki tersebut menganggukan kepalanya. " Hati hati ya kak. " serunya


" Iya kamu juga pulangnya hati hati ya aku pulang dulu dah. " pamitnya lalu meninggalkan bocah lelaki yang kini tengah berdiri menatap kepergiannya.


gadis itu tersenyum manis padanya saar akan masuk kedalam mobilnya. tiba tiba bocah kecil tersebut ingat kalau dia lupa menanyakan nama dari gadis kecil tersebut.


" Kak, kita belum berkenalan, nama kakak siapa.? " ujarnya setengah berteriak saat mobil gadis kecil itu sudah pergi.


" Nama Nico kak, NICO CORNELIUS.. " teriaknya sambil nafas tersengal sengal karena kelelahan mengejar mobil gadis kecil tersebut yang sudah berjalan kencang meninggalkan dirinya.


Semoga kita bisa bertemu kembali kak, aku berharap tuhan mempertemukan kita lagi suatu hari nanti.


Lalu Bocah kecil tersebut Berjalan menuju sepedahnya dimana yang sudah dia tinggalkan tadi.


namun Dia terkejut saat terlihat sebuah kalung Liontin yang tergeletak dekat sepedahnya.


lalu diambilnya kalung Liontin tersebut lalu dia membuka liontin yang didalamnya terdapat foto kecil seorang gadis kecil dan seorang wanita cantik yang tersenyum manis.


Sudut bibir bocah lelaki tersebut menarik keatas seakan mendapatkan sebuah petunjuk supaya bisa bertemu dengan gadis kecil tadi yang barusan telah menolongnya


" Kamu cantik sekali kak, aku pasti akan mencarimu kak, dan jika kita ditakdirkan bertemu kembali, kelak kalau aku sudah dewasa akan menikahimu dan menjadikanmu ratu dihatiku kak. " ujarnya sambil mencium foto kecil gadis kecil tersebut.


******


" Kamu dimana kak, kenapa aku sulit sekali menemukanmu. " Gumam nico sambil melihati foto kecil yang telah usang yang terbalut oleh bingkaian kalung liontin tersebut.


Tok tok tok.


Tiba tiba Lamunan Nico Buyar tak kala sebuah ketukan dibalik pintu ruangannya.


Terlihat asisten pribadi masuk kedalam ruangannya dengan membawa beberapa map ditanganya.


"Maaf Tuan, Sebentar lagi metting akan segera dimulai. " ucap Arya.


" Oke, kamu pergi duluan akan akan segera menyusul. " tukas nico sambil menyimpan kembali liontin tersebut dilaci.


Apa sibos lagi mengingat tentang gadis kecil masalalunya itu ya, kasian sekali kamu bos. harus meratapi kepergian gadis masa kecil yang tak kunjung juga bertemu denganmu.


********


Malam Ini terlihat Hujan deras tengah mengguyur diluar sana, Membuat tiara gelisah karna Suaminya tak kunjung juga pulang. Akhirnya dia terpaksa menunggu kepulangan Nico hingga tertidur diruang Tamu.


karena merasa mengantuk dan cukup lelah akhirnya tiara menselojorkan tubuhnya diatas sofa dan ketiduran.


Tak lama kemudian mobil nico sudah mendarat dihalaman rumahnya.


Lalu cepat cepat Bi Lastri membukakan pintu untuknya.


" Terimaksih bi. " Ujar Nico sambil berjalan dan memijat mijat kecil pundak dan lehernya tersebut.


" Bibi kenapa mengikutiku bi,? tanya Nico saat bi lastri masih mengekorinya dari belakang.


" Itu den, anu..--- " jawab bi lastri yang sedikit kebingungan


Kening nico mengkerut milihat sikap aneh pembatunya tersebut. " Kenapa bi.? " tanyanya.


" Itu den anu, Neng tiara ketiduran disofa. " ujar lastri sambil menunjuk kearah sofa yang tak jauh dari jangkaun mata nico.


" Apa bi.? " tanya Nico kaget lalu menyeret kedua matanya kearah wanita yang tengah berbaring disofa tersebut

__ADS_1


" Dari tadi neng tiara nungguin den nico yang tak kunjung pulang pulang, mungkin neg tiara khawatir karena diluar legi hujan deras." Ujar bi lastri


" Ya sudah bi makasih, bibi sekarang bisa kembali kekamar bibi. " ucap nico


" Baik den bibi permisi dulu. "


setelah bi lastri pergi kekamarnya.


Nico melangkahkan kakinya menuju sofa yang tengah ditiduri istrinya tersebut.


karena tak tega membangunkan istrinya tersebut Akhirnya nico memutuskan untuk mengangkat tubuhnya tersebut dalam gendongannya dan membawanya masuk kedalam kamar tiara


Wajahnya kalau tidur begini kenapa mengingatkanku pada seseorang ya, siapa sebenarnya wanita ini.


Nico menaiki tangga sambil menggendong tubuh tiara untuk menuju kamar Tiara.


setelah sampai nico segera masuk kedalam kamar tiara dan membaringkan tubuh istrinya tersebut dengan Hati hati dan pelan.


" Huh, Jelek bangun Ni cewek kalo tidur. cantik cantik kok tidurnya mendengkur. " keluh nico sambil tersenyum kecil menatao wajah tenang istrinya yang tengah tertidur pulas.


Lalu dia segera menegakan kembali tubuhnya untuk segera pergi dari kamar istrinya tersebut, sebelum istrinya itu bangun dan ketahuan kalau dia yang memindahkanya kekamar.


namun langkahnya terhenti saat dia tak sengaja menyenggol sebuah buku tebal yang dia yakini buku sebuah Novel jatuh kelantai.


Nico pelan berjongkok dan Mengambil buku tersebut dengan pelan supaya tak membangunkan istrinya tersebut.


Lalu tiba tiba sebuah Benda tipis jatuh dari dalam selipan buku novel tersebut.


Plup


" Apa ini.? " ujar Nico tak kalah melihat selembar foto berukuran sedang ikut jatuh dilantai dalam posisi belakangnya terlihat.


lalu nico segera mengambil lembar foto tersebut dan segera membalikan foto tersebut


Betapa terkejutnya ketika melihat Foto tersebut adalah foto seorang anak kecil perempuan yang kira kira usian belasam tahun sedang tersenyum manis diapit oleh wanita dan juga pria yang dia yakini adalah mama papa anak kecil perempuan tersebut.


Beberapa kali Nico mengerjab ngerjabkan kedua matanya dan mengucek ngucek kembali. melihat foto anak yang tak asing baginya. ya foto seorang gadis kecil yang telah dicarinya selama 12 tahun selama ini.


gadis masa kecilnya, cinta monyetnya yang tengah menolongnya dari Keroyokan bocah bocah brandalan dulu.


" Nggak mungkin, ini bukan mimpi kan. " gumam nico sambil menepuk nepuk pipinya bergantian dan mencubit kecil. " Auhk sakit. berarrti ini nyata gak mimpi " keluhnya.


Lalu kedua mata Nico menyeret kearah wanita yang tengah berbaring tidur diatas ranjang sampingnya.


wanita yang dia dapatkan hasil merampas istri dari rekan bisnisnya wanita yang dinikahi dengan tujuan untuk balas dendam.


Ya wanita itu adalah Mutiara Azzalika wanita yang 4 bulan lalu dia nikahi.


Dari mana dia bisa mendapat foto ini, foto gadis kecilku, foto gadis cinta pertamaku, dari mana dia mendapatkannya.


.


.


.batin Nico terus menyeruak menanyakan kenapa tiba tiba istrinya mempunyai foto masa kecil dengan gadis kecil masalalunya tersebut.


semoga tiara memberi alasan yang tepat untuk pertanyaan suaminya yang akan dia dapatkan setelah tidur dari alam mimpi indahnya.


.


_ bersambung. _

__ADS_1


__ADS_2