
Pernikahan Nico dan Tiara sudah berjalan selama Dua minggu, Dua minggu pula Sikap Nico selalu dingin padanya.
Setiap hari Tiara menghabiskan waktunya untuk melayani suaminya hanya sebatas kewajiban Istri melayani dalam menyiapkan keperluan Rutin untuk Nico.
hanya kebutuhan Secara Lahiriahlah yang dia tunaikan. karena sampai saat ini Nico masih tetap tidak mau menyetuhnya.
Tiara terkadang kesepian saat Suaminya sudah berangkat bekerja. tidak ada kesibukan dan aktivitas apapun yang dia Lakukan mengingat Nico melarang keras tiara untuk bekerja Diluar. bagi Nico pantang untuk tiara keluar tanpa ijinnya. tiara harus patuh dan tunduk terhadapanya..
Nico juga sudah memberikan beberapa Tiga Card atm yang No Limit atau gak ada batasnya. Tiara bisa saja menggunakan uang itu, namun tiara hanyalah tiara dia tidak ingin memakai uang pemberian suaminya sepeserpun jadi Tiga Card atm yang no limit itu disimpannya dilaci lemari.
Selama ini tiara berusaha mendapatkan Uang untuk mencukupi kebutuhannya dengan Menjual Brownies atau cake yang dia buat Dari tangannya sendiri dari hasil belajarnya lewat tutorial youtube pastinya.
Meskipun Hasilnya tidak seberapa banyak namun dia tetap mensyukuri, Hitung hitung untuk memenuhi kebutuhannya selama menjadi istri dari konglemerat seperti Nico ini.
Tiara juga memohon sama bilastri untuk tidak memberitahu pada siapapun termasuk Nico suaminya sendiri. dia tidak mau Nico marah karena telah lancang mencari uang sendiri dan tak menerima Uang Nafkah dan uang untuk keperluan pribadinya.
Diam diam Tiara juga sudah Membuat Lapak Online Untuk dia menjual Brownies dan cake buatanya. Dia hanya menggunakan Jasa kurir untuk mengantarkan pesanan Para pelanggan yang sudah membeli brownies dan Cake nya selama ini.
Pagi Ini Tiara sudah berkutat didapur guna membuat beberapa Adonan untuk Brownies yang akan dia buat.
" Alhamdulilah Hari ini ada Tiga orderan, Gak apa sedikit, nanti Lama lama juga makin banyak. " seru Tiara sambil mengaduk Adonan didalam wadah dengan Mixer.
Lalu tiba tiba Bi Lastri setegah lari tergopoh gopoh kedapur menemui tiara yang sedang senandung ria.
Mungkin dengan melakukan Aktivitas seperti ini sedikit membantunya melupakan masalah hidupnya dan mengalihkan perhatiannya supaya tak terlalu meratapi nasib pernikahanya saat ini yang terkesan tak ada titik jelasnya lebih tepatnya ngagantung.
" Ada apa bi.? " tanya tiara saat bi lastri sudah berada didepanya
" Eh i itu non, didepan ada Non Nora dan non Aliya. " ujar Bi lastri yang sedikit mengatur nafasnya
" Siapa mereka bi.? "
" Mereka adik adik Den Nico Non. -"
Tiara sedikit terkejut mendengar bi lastri mengatakan kalau kedua saudara suaminya sudah tiba dirumah. pasalnya nico tak memberinya pesan apapun kalau kedua adiknya akan datang dari luar negri.
dengan sedikit gugup akhirnya tiara memutuskan akan menemui kedua adik iparnya tersebut.
" Oh ya baik bi, biar tiara Temuin mereka dulu ya bi, tiara minta tolong ya bi taroh Adonan ini ke Oven ya bi, tadi saya sudah meraciknya tinggal dimasukan di oven saja. "
" Baik non.! "
__ADS_1
Lalu Tiara langsung menuju ke ruang tamu dimana sudah Ada Dua wanita cantik yang sekarang sudah menjadi Adik iparnya tersebut.
**Nora Cornelia wijaya. wanita cantik berambut pirang sebahu dan bergelombang, berusia 24 tahun sama seperti usia suaminya, karena dia adalah saudara kembar Nico.
sedangkan
Aliya Ralisya wijaya
wanita berkulit putih dan berlesung pipit dengan Ramput hitam panjang berusia 21 tahun adik bungsu dari saudara kembar Nico dan Nora**.
" Hay, apa kabar kalian.? " sapa Tiara basa basi dengan sedikit gugup karna ini pertama kalinya dia bertemu dengan kedua saudara suaminya tersebut.
Terlihat dua wanita tersebut saling memberi respon yang berbeda.
Aliya yang mengulas sedikit senyum untuk membalas sapaan Tiara berbeda dengan Nora yang terlihat sangat angkuh dengan Judes khas miliknya.
" Idihh Sok akrab banget sih Lo, -" ujar Nora dengan tatapan malasan. "
"Hay Juga. " balas Aliya sambil menyenggol
" Lo Siapa,? " tanya ketus Nora.
Tiara tersenyum pada kedua adik iparnya tersebut. " Kenalin aku tiara, Istri Nico. "
" Aku aliya mbak. " ujar Aliya
" Seleranya Rendahan banget sih Nico, Lihat deh dek, penampilannya enggak banget. " ketus Nora
Ya karena Saat ini Tiara hanya menggunakan Dress Rumahan dengan Rambut panjangnya dia kepang seperti ekor kuda dan hanya menggunakan sandal rumahan yang terkesan sangat sederhana, namun walau tampilan seperti itu tetap tak menghilangkan wajah cantiknya.
" Kak, Kok ngomongnya gitu sih.! " protes Aliya
Tiara tersenyum dan mengatakan kalau dirinya baik baik saja.
" Nggak apa apa kok Aliya. --"
".Maafin kak Nora ya mbak tiara, dia orangnya suka ketus kalau belum terlalu kenal sama orang. " Ujar Aliya lalu mendekatkan tubuhnya pada tiara dan setengah berbisik namun masih bisa terdengar sama nora. " Sebelas dua belas lah sama kak nico, Judea hihihi. Maklumlah kak mereka kembar. " ujar Aliya
diiringi senyum kecilnya
Nora melototkan matanya kearah adik perempuannya. " Apa katamu, Enak aja nyamain aku sama Nico manusia kutub ogah banget kale dek. " Nora berdecak karena tak suka disama samain oleh saudara kembarnya itu
__ADS_1
" Sudah sudah ayo, aku antar kekamar kalian, biar langsung istirahat, kalian pasti capek. " ujar Tiara dengan ramah.
" Nggak usah sok jadi Nyonya deh Lo disini, Bocah baru kemarin sore aja udah belagu banget disini. " Cetus Nora tak suka
" Hah.? " Ujar Tiara sedikit membulatkan matanya karena tak mengira kalau Nora menganggapnya anak baru kemarin sore padahal kalau dia saudara kembar suaminya pastilah dia juga lebih muda usianya dari dirinya.
Nggak salah ini anak ngatain aku anak baru kemarin sore nggak kebalik.? "
" Kenapa Lo melotot kayak gitu.? nggak suka hah.? " Ketus Nora dengan balik melototi tiara dan sudah berkacak pinggang.
"Kak.. ---" desah Aliya supaya kakaknya itu tak semakin menjadi jadi.
" Diam kamu Al, Kakak mau kasih tau dia supaya bisa tau diri siapa dirinya, supaya nggak berkuasa disini. --" sentak Nora
" Ma maaf Nora, Saya nggak bermaksud seperti itu sungguh, saya hanya ingin menawarkan untuk mengantar kekamar kalian saja. karena saya pikir kalian pasti capek karena habis perjalanan lama. ---
" Denger ya Gue gak butuh sama sekali bantuan Lo, dan ingat Disini Lo jangan sok berkuasa, meskipun Lo sekarang sudah jadi Ipar gue, Lo jangan Ngarep gue bakalan bersikap manis Sama Lo meskipun Lo istri dari Kakak gue..paham Lo.!! " Sentak Nora
" I iya Nora saya mengerti.! " Ujar tiara dengan takut
" Minggir.--------"
Nora langsung menerobos dan mendorong tubuh Tiara namun tak juga membuat Tiara pindah dari tempatnya lalu Nora langsung menuju ke kamar tamu dan masuk kedalam
" Mbak tiara, maafin kakak saya ya, dia memang orangnya kurang sedikit berita. " Ujar Aliya dengan sedikit bersalah
Tiara mengangguk dan tersenyum kecil.
" Nggak apa apa aliya mbak ngerti kok, kamu sekarang Istirahat dulu ya kekamar, mbak akan siapin makan siang buat kalian. "
" Makasih ya mbak, sekali lagi aliya minta maaf, aliya masuk kekamar dulu ya mbak. --"
" Iya aliya.. "
Lalu Aliya segera menyusul kakanya tadi dan masuk kedalak kamar untuk beristirahat sedang Tiara sudah kembali ke dapur dan melanjutkan pekerjaanya tadi yang sudah tertunda tadi ,sekalian menyiapkan makan siang untuk kedua adik iparnya.
.
.
.
__ADS_1
_ bersambung. __