
Hai Gaes aku balik lagi ya entah update yang ke berapa yang jelas author hari ini mau update agak banyak mumpung punya waktu luang. jangan bosan bosan ya gaes Baca karya aku yang jauh dari kata sempurna Ini.
Cekidot. ><.\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
-------------------------------------------------------------
Terlihat Kini Mami sinta sedang berbincang bincang dengan seorang perempuan disebuah Restoran yang berada didalam Mall pusat perbelanjaan.
terlihat mereka berdua baru saja Shoping dan membeli bebarap barang karena menentenh beberapa kantong belanjaan.
" Jadi serius tan, wanita kampung menginap penyakit Ganas.------?"
tanya perempuan cantik itu yang tak lain adala Sella.
" Benar sayang masa tante bohong sih, tau nggak ini kesempatan emas buat kamu ngedapetin Nico kembali. ----" ujar Mami sinta dengan antusias
" Caranya tan.? "
" Aduh sayang kamu itu kok susah banget sih nyambungnya, " mami sinta mencolek dagu sella dengan gemas. " Gini tante punya Cara yang brilian supaya kamu bisa dapetin nico lagi dan bisa menikah dengan anak tante. --"
" Lalu apa rencana tante.? "
" Kita akan buat si wanita gembel itu kehilangan calon bayinya, dari situ dia pasti bakalan terpukul jiwanya pasti terguncang setelah itu koit deh Lewattt " Ujar mami sinta dipenuhi wajah senengnya." Paham kan maksud tante.? "
" Sella paham tante, Dengan begitu Sella bisa mendapatkan Nico lagi, Setelah wanita kampung itu ****** beserta dengan calon bayinya. " Ucap sella dengan girangnya
" Yups betul sekali sella kamu memang calon menantu idaman tante yang terthebest pokoknya. hahaha. "
Tawa mereka begitu menggema saling bersautan dan sesekali menyeruput minuman mereka dan masih membahas seputaran rencana Jahat mereka. . .
Di sisi Lain terlihat seorang gadis sedang menerima Telepon didepan Mall yang sama dengan Mami sinta dan sella singgahi.
" Hallo kak, kakak Lagi ada dimana.? "
" Kakak lagi dijalan, tunggu sebentar ya ini macet banget soalnya. "
" Oke kak Clau tunggu ya, hati hati ya kak Muach.! "
" iya. "
Tut tut tut.
tak lama sambungan telpon keduanya terputus.
Tak lama kemudian sebuah mobil sedan warna putih kini tengah mendarat didepan tempat parkir area Mall.
tak lama kemudian Seorang pria tampan lengkap dengan Jas kantornya dan kacamata hitam melekat untuk menutupi wajah tampanya sedang berjalan masuk kedalam Area Mall dan menghampiri seorang gadis yang tengah melambaikan tangan kepadanya. seolah gadis itu berkata. "kak aku disini. "
pria itu pun menghampiri Gadis tersebut.
" Ada apa sih Clau kamu suruh kakak datang kemari.? " Tanya lelaki itu yang lain adalah Nico
" Kak, tadi Aku lupa gak bawa Dompetku terus aku tadi makan direstoran itu. " Kata Claudia sambil menunjuk kearah resort yang ada di Mall tersebut. " Aku belum bayar kak, mangkanya aku minta tolong ke kakak untuk datang kesini. " ujar Claudia sambil menggigit bibir bawahnya karena malu.
Nico menghela nafas beratnya Lalu mengacak acak rambut Claudia.
" Yasudah Ayo masuk kedalam, biar kakak yang bayar Bill.nya." Seru Nico sambil menarik tangan Claudia untuk masuk lagi kedalam resort.
setelah itu Nico langsung mengajak claudia duduk dulu disebuah Kursi yang tak jauh dari Keberadaan maminya dan juga Teman dekatnya itu.
" Kak, ngapain kita duduk disini.? " Tanya Claudia celingukan karena bingung tiba tiba Nico malah mengajaknya duduk dulu .
__ADS_1
" Mau makan. "
Jawaban santai itu keluar dari bibir Nico.
" Tapi aku udah makan kak.? "
" Yasudah kamu temenin kakak makan dulu.! "
" Oke Baiklah. ----"
setelah itu Tak lama Nico memesan makannanya tak lama kemudian pesanannya datang Nico terus melahap makannanya. Sedangkan Claudia tak jemu jemu terus menatap Pria tampan yang kini sedang bersamanya
" Kak.?-----"
" Hmm.! "
" Kakak nggak Ingin Pulang ke Jogja.? "
Pertanyaan Claudia sejenak membuat Nico terdiam lalu segera mengakhiri makannya.
" Kenapa.? "
" Kakak Nggak ingin Ketemu sama Cylla.? "
Nico terdiam sejenak menatap Claudia dengan tatapan datar.
" Maaf Untuk saat ini aku belum menjenguknya Clau. -----" terdengar Nada suara nico sedikit berat.
" Tapi Cylla Rindu sama kamu Kak, Cylla Rindu Sosok. --------?"
" Sudah Clau, jangan diteruskan lagi, aku paham aku akan cari waktu yang pas untuk menjenguknya. ----"
Claudia menghembus nafasnya kasar terlihat raut wajahnya sangat kecewa sama Nico.
" Jangan pernah menuntut apapun yang tidak bisa aku kasih ke kamu Clau, Sampai kapanpun aku tidak akan bisa, Kamu cukup menerima segela fasilitas yang aku kasih ke kamu tanpa harus menuntu meminta lebih dariku....!"
terdengar Nada bicara Nico sudah berubah Dingin dan tidak ada lembutnya lagi.
" Tapi kak aku ini Juga. ---------?"
Tiba tiba perkataan Claudia menggantung Diudara kala ada suara yang tiba tiba memanggil pria yang kini sedang bersamanya
" Nico. . .?" Serru Sella saat kini sudah berdiri bersama Mami Sinta.
" Mami.? "
" Tante.---"
Suara Nico dan claudia kini Keluar berrsamaan memangiil wanita paruh baya yang kini sedang menatapnya dengan tajam dan rasa penuh ketidaksukaan pada claudia.
" Sedang apa kamu disini Nico, bersama perempuan murahan ini Pula.? "
pertanyaan Mami sinta membuat Wajah Claudia merah padam kesal dan mengepalkan tangannya dibawah meja
" Mami Juga sedang apa disini.? "
"Mami tanya kamu, kamu malah balik tanya mami...! " sentak mami sinta sambil memicingkan matanya
Sumpah demi apapun Nico takut sekali jika nanti Maminya bisa salah paham dan menganggam Dirinya ada sesuatu dengan Claudia Nico takut Maminya akan bicara yang macam macam pada istrinya.
" Kok Diam.? " Tanya mami sinta lalu pandangannya beralih pada gadis cantik yang kini diduduk didepan Nico.
__ADS_1
" Dan Kamu, Untuk apa lagi kamu dekatan putraku, belum puaskah kamu dulu menggoda suamiku dan berniat menghancurkan rumah tangga saya.? Dasar ****** Murahan.? "
Deg.
Nafas Claudia terasa memburu kala mendengar Penghinaan dari mami sinta, sekelabatan bayang bayang masa lalu muncul kala Mami Sinta menyebutkan suaminya. Sumpah demi apapu claudia ingin sekali mencakar cakar wajah mami sinta dan menyumpalnya dengan segepok kertas.
" Heh, Kenapa Lo Diem saja, ELo Tuli Atau sudah Mulai bisu.? " Tanya sella dengan Nada mengejek.
" Anda jangan ikut campur urusan saya.! " sentak claudia menatap sebal sella.
" Eh dasar Pek*cun kimcil nggak tau diri beraninya Lo bentak gue,Lo masih nggak sadar diri juga Lo ya, masih saja deketin Nico Calon suamiku nggak ingat Lo dulu pernah jadi duri dikeluarga tante sinta. Ha ngaca Deh Lo punya kaca gak dirumah? udah putus kali ya urat malu Lo. " Lalu Sella langsug merogoh tasnya dan mengambil kaca kecil dan di tunjuk tunjukan kewajah Claudia
Nico nampak memijitkan pelipisnya melihat Perdebatan Antara claudia dan juga Sella yang tengah mempeributkaj dirinya. sungguh kedua wanita cantik ini hanya akan membuang buang waktunya saja batin Nico.
" Seharusnya yang perlu Ngaca itu anda bukan saya, karena saya lebih baik anda, Sadar Anda itu sudah ditolak berkali kali sama kak Nico tapi anda masih saja mengejar ngejar pria beristri saya pikir yang urat malunya putus itu anda bukan saya. ".
" Dasar Rubah Sialan ****** rasakan ini. "
Sella yang sudah tersulut emosi dan Geram pun Mengambil gelas Nico yang masih ada sisa separuh jus didalamnya dan menyiramkan tepat diwajah Claudia.
Syuuuuuuuuuuurrrrrrrrrr.
Dengan Kasar Claudia mengusap wajahnya yang tadi disiram minuman oleh sella.
" Anda benar benar keterlaluan. " sentak claudia
"ELo yang nggak tau diri dasar ******. ?"
bantah Sella sambil meraih rambut Panjang Claudia yang tergerai namun hentakan suara nyaring membuat mereka berhenti dari aktivitas jambak. menjambak.
" STOP HENTIKAN.!!!? "
Nico berteriak untuk membuat kedua wanita itu berhenti, sementara sudah ada beberapa pasang mata yang tengah menyaksikan kejadian itu..
" Sella sekarang kamu pulang sama mama. " Nico menoleh kearah claudia. " Dan kamu juga sekarang pulang aku sudah memesankan taksi untukmu. !"
" Tapi kak. -----?" Potong Claudia cepat
Namun Nico tak menggubrisnya Dia mengeluarkan beberapa uang kertas pecaham seratus ribuan Lalu pergi meninggalkan kedua wanita itu.
********
Ting. .
Tiba tiba Ada sebuah notifikasi pesan masuk lewat WA diponsel Tiara. membuat tiara menghentikan aktivitasnya sejenak yang sedang menata rapi pakaian kerja suaminya dan memasukannya kedalam Lemari.
" Siapa ya.? " Gumam tiara sambil meraih ponselnya lalu segera membuat pesan Wa yang menampilkan Nomor baru yang tidak dikenal. lalu dibukannya pesan itu.
Namun Dengan Reflek tiara langsung mengatupkan bibirnya dengan telapak kedua tangannya.sambil terus menatap layar ponsel yang menampilkan sebuah Video Dua orang perempuan yang tengah Ribut meributkan seorang Laki laki yang tengah berdiri didepan kedua perempuan tersebut. laki laki tersebut adalalah suaminya sendiri.
" Astagfirullahaladzim. " pekik tiara. dengan kedua mata yang sudah berkaca kaca.
Entah apa yang akan terjadi setelah Ini. bersiap siaplah Nico untuk memberi penjelasan pada istrimu, semoga masalahnya cepat selasai. memang dalam setiap Hubungan Rumah tangga pasti ada badai yang kapan saja siap menerjangnya...
.
.
.
_bersambung. _
__ADS_1
**NB. : Jangan Marah sama authornya ya, ini cuma sebuah Cerita Fiksi saja. mohon maaf jika masih ada typo yang masih bertebaran bagai deburan debu yang melintang buana.
Terimakasih**