Goresan Luka Mutiara

Goresan Luka Mutiara
Bertemu dengan Dia Lagi.


__ADS_3

Tok tok tok. .


Nico yang masih tidak bergeming itu masih menggenggam erat ponselnya dan masih memikirkan bagaimana caranya supaya istrinya tidak marah dan bisa menerima Claudia sebagai sekretarisnya. sehingga terdengar ketukan pintu membuyarkan Lamunannya.


Dengan Langkah gelanggapan dan blingsatan Nico langsung beranjak dari kursinya.


" Mass --ukk. --------?"


ceklek. .


seruan Nico menggantung diudara saat Seorang wanita Cantik dengan memakai dress casual selutut tengah berdiri didepannya sambil menenteng tote bag


yang berisi kotak bekal makanan.


Wanita cantik itu melempar senyum sebelum mengucapkan salam


"assalamualaikum mas, maaf aku langsung masuk ke ruang kerjamu,habisnya aku tunggu di loby kamu nggak turun turun jadi terpaksa aku langsung naik aja, nggak apa apa kan.? "


" Eh? tunggu? tumben tiba tiba dia jadi banyak omong kayak gini, bukannya tadi pagi.? ----"


" Mas, ----?" Tiara menyentak bahu suaminya yang sedari tadi bengong saja menatapnya.


" Eh iya kenapa sayang.? "


Dahi Tiara mengeryit akan sikap aneh suaminya itu, nah lo kan ketahuan si nico lagi gak fokus.


" Kok kenapa sih,!?mana salamku nggak dijawab lagi hemmm--" Tiara mencubit pipi suaminya dengan gemas.


" Eh iya maaf sayang Lupa. "


" Hah.? "


" iya iya walaikumsalam istriku yang cantik.? "


Entah mengapa mendapat pujian dari suami membuat wajah wanita cantik ini bersemu merah, Rasanya jantungnya berdebar debar ada rasa kegembiraan tersendiri bagi tiara saat suaminya memujinya. namun segera mungkin tiara menyembunyikan rona kebahagian itu karena malu.


" Gombal terus ih kamu.? "Tiara memukuk kecil bahu suaminya yang terkekeh melihat tiara menjadi salah tingkah.


" Serius yank nggak bohong, kapan sih aku bohong sama kamu.? " Nico mengeratkan pelukannya pada tiara dari belakang.


" Mas lepasin ih malu, nanti kalau ada orang yang lihat. -----?"


" Kamu lupa kalau ruangan suamimu ini kedap suara dan Kacanya tidak bisa tembus keluar, kecuali kita yang melihatnya dari dalam. "


" iya aku tau, tapi nanti kalau tiba tiba ada sekretarismu atau asisten pribadimu yang tiba tiba datang gimana-----?"


Deg


"Eh.?


Tiba tiba Nico tersadar akan tentang sekretaris barunya ketika menyebut kata kata itu meskipun menyebutnya tanpa nama namun cukup membuat stimulus otak Nico bekerja.

__ADS_1


ngomong ngomong soal sekretaris apakabar dengan claudia, apa tadi Tiara bertemu didepan dengan claudia,kenapa nico tidak berfikiran seperti itu tadi.


" Mas. -----?"


" Ehm Ya.? "


" Kok bengong sih kenapa.? "


Kini tubuh mereka saling berhadapan.


" Kamu kok tumben kesini sayang, kamu kesini diantar siapa.? "


Dahi Tiara mengeryit tak suka akan pertanyaan suaminya seolah suaminya itu tak mengharapkan kedatangannya, padahal dia kesini mau ngajak makan siang bareng sama suaminya karena dede bayi yang diperut kepengen makan ditemani suaminya, tapi kok kelihatanya suaminya tidak mengharapkan kehadirannya membuat wajah tiara seketika berubah murunng.


" Kenapa? kamu nggak suka mas aku datang kesini aku ganggu kamu iya.? "Tiara menyebikan bibirnya


"eh, tunggu kayaknya sidoi salah paham lagi deh. " batin nico


" Ouh nggak kok sayang malahan aku seneng banget melihat istriku yang cantik ini repot repot mau bawain aku bekal makan siang. " Nico mengecup pipi tiara dengan gemas sambil melayangkan rayuan mautnya


" Terus kenapa kamu tadi tanyanya seperti itu? tiara menatap suaminya sebal. " Lagian aki datang kesini buat ngajakin kamu makN bareng kok, dede bayinya lagi kepengen makan sepering berdua sama papanya, Supay nanti papanya lebih bisa ikut ngrasain sakit kalau pas dedenya mau lahiran. "


" Hah.? "


"pernyataan macam apa itu, kira kira memang dede bayinya yang minta apa momynya. "batin Nico menahan senyum


" Kenapa senyum senyum gitu.? "


" Genit deh, jangan jangan kamu disini juga suka genit genit sama pegawai kamu ya, pasti suka godain cewek cewek yang ada disini iya kan?ayo ngaku nggak.? "-------- tanya tiara sambil memicingkan matanya dengan penuh selidik.


" Ya Allah sayang, kok bisa sih kamu miikirnya sampek kejahuan gitu, ya jelas nggak lah bagiku Istriku wanita paling cantik dimataku gak ada yang lain yank, mataku suka merem kalau liat yang lainnya. ------!"


" Alah bohong paling juga Alasan.? "


" Sumpah yank, demi apapun itu. ----"


" Sstt, " Tiara menempelkan jarinya tepat dibibir nico membuat nico bungkam seketika.


" Udah yuk, kalau kita debat terus kapan makan siangnya, dede bayinya udah laper tuh"


ujar tiara sambil mengelus perutnya yang sudah kelihatan buncit.


" Iya iya sayang, ya sudAh aku suapin kamu ya.? "


" Serius.? " kini mata Tiara nampak berbinar binar


" Serius dong.! "


Lalu tiara mengeluarkan kotak bekal makan dari tote bag yang dia tadi, hingga terpampang beberapa lauk pauk dan nasi dengan porsi yang Kali lipat karena memang tiara sengaja untuk memakan siang bersama dengan suaminya.


" Ayo aaaaaaak.? " Nico mulai menyuapi tiara dengan penuh kelembutan membuat Hati tiara menjadi hangat.

__ADS_1


Lalu gantian tiara yang menyuapi Nico.sehingga mereka kini sedang suap suapan. sungguh momen yang sangat mesra, memang terapi alami seperti yang dokter sarankan supaya Tiara tidak mudah Stres disamping penyakitnya tiara juga seorang ibu hamil jadi dia harus tetap menjaga kesehatanya supaya tidak stres.


Mereka berdua salinh suap menyuami diselingi dengan nada candaan. namun tiba tiba aktivitas mereka kala ada suara ketukan pintu dari luar.


tok tok tok.


"Mas ada yang ketok pintu ruanganmu itu.? "


Nico menjadi gugup jangan jangan itu claudia yang ingin. mengantarkan beberapa berkaa untuk dia tanda tangi itu. mati aku kalau sampai Tiara dan claudia bertemu, nico bingung harus bagaimana menjelaskan pada tiara. namun dia tersadar kalau cepat atau lambat Tiara pasti akan tau kalau claudia menjabat sebagai sekretaris barunya.


" Mas, diluar ada yang ketuk pintu itu, surug masuk gih.? "


" i iya. ------"


Nico. menghela nafas panjangnya dulu sebelum akhirnya menyuruh masuk seseorang yang tengah. mengetuk pintu ruangannya itu.


" Masuk. ------?"


Ceklek.


Lalu seorang wanita cantik yang dia yakini adalah sekretarisnya itu masuk kedalam ruangannya sambil menenteng beberapa berkas file yang harus ditandanganinya


" Permisi pak, saya mengganggu, ini ada berkas berkas yang perlu bapak tanda tangani. ----" ujar wanita itu yang tak lain adalah claudia.


Mendengar Suara yang tak asing baginya membuat Tiara menoleh kebelakang dan membalikan badanya.


Kedua netra Cokelat Tiara langsung terbalalak melihat sosok gadis yang kini tengah berdiri didepannya, sosok gadis yang beberapa ini mengganjal dihatinya karena kedekatannya dengan suaminya.


" KAMU---------?"


" Iya kak,saya disini bekerja sebagai sekretaris pribadi kak Nico. --" jawab Claudia dengan santai dan menampilkan senyum ramahnya, namun sebaliknya raut wajah Tiara semakin menegang mendengar pernyataan dar claudia yang menyebut dirinya sebagai sekretaris pribada suaminya.


" Apa katamu bilang.? "


tiara ingin. memastikannya kembali.


" benar kak tiara saat ini saya sedang bekerja diperusahaan kak nico dan menjabat sebagai sekretaris pribadi kak nico.! "


"APA.? " pekit tiara lalu menoleh kearah suaminya yang kini tengah gugup itu.


" Benar mas apa yang di bilang dia tadi.? "


" Ra kamu tahan dulu jangan emosi, aku bisa jelasin semuanya sama kamu.! "


" JADI BENAR MAS DIA SEKARANG JADI SEKRETARIS PRIBADIMU. -------?"


.


.


.

__ADS_1


_ bersambung. _


__ADS_2