
Hari Ini Benar Benar Hari yang sangat Melelahkan Bahkan bagi Nico.
Seharian Dikantor Dia Harus bolak Balik masuk Kedalam Toilet Karena Merasa Perutnya Mual, Apalagi Satu jam Lagi Akan ada Meeting Penting Dengan Beberapa Klien Penting Termasuk Meeting Dengan Sammy Mantan Kekasih Tiara Yang menjadi Salah satu Jajaran Penting Kliennya kali ini.
tok tok tok.
" Masuk. "
" permisi Tuan, Lima belas Menit Lagi Meeting Segera dimulai. " ucap Arya saat sudah masuk kedalam Ruangan Nico
Nico Yang Sehabis keluar Dari Toilet yang Berada Didalam Ruangannya pun tampak sekali Wajah Pucat Karena sehabis memuntahkan Beberapa cairan Yang sudah membuat Tubuhnya sedikit Lemas, Sungguh Apa ini disebut Menyidam Atau Apa namun Bagi Nico Ini sungguh Benar Benar Menyiksa Sejak Istrinya Dinyatakan Positif Hamil.
" Ya, kamu siapkan semua berkas berkasnya."
" Anda Baik baik saja tuan.?! "
Terlihat Nico tubuhnya sedikit Terhuyung Karena Merasa Kepalanya Sedikit Nyut nyutan Sehabis merasakan Mual.
" Entahlah Rasanya kepalaku Pusing Sekali Rasanya Aku Ingin muntah Terus. " jawabnya Asal
" Sepertinya Tuan Lagi Tidak Enak badan, Apa Saya panggil Dokter Untuk Anda.?!"
" Tidak Perlu, Aku Hanya butuh Waktu Istirahat Sejenak saja,nanti Sehabis Meeting aku akan pulang Cepat. "
" Baik tuan, "
" Pastikan Semuanya Sudah Siap semua sehingga Meeting kali ini Tidak terlalu lama memakan Waktu. "
" Iya Tuan, kalau begitu saya permisi Dulu. "
Lalu Tak lama kemudian Arya meninggalkan Ruangan Nico dan kembali Ke Ruang Meeting Yang Sudah Disediakan
Lima belis kemudia Nico Sudah Datang Di ruang meeting Untuk Ikut Memimpin Jalannya Rapat Kali ini Dengan Beberapa Direksi Dan pemegam Saham PT Gemilang Gruop yang Kini Sudah Berada Dibawah Naungan PT wijaya Crop Group karena semenjak Nico berhasil membuat Rival mantan suami dari istrinya sekaligus Mantan Rekan Bisnisnya Bangkrut Dia berhasil merebut kembali Perusahaan Yang Dulu didirikan Oleh mendiang Kakeknya Yang Pada waktu Itu DiAmbil Alih oleh Papanya Rival dan sempat Berganti Nama menjadi Pt Jordiansyah Group namun karena kini Sudah Direbut kembali oleh Nico jadi Nama perusahaan kakeknya berganti nama Semula yaitu PT wijaya Crop Group.
" Huweeeek Huweeek. "
Sial sekali Disaat Ada Rapat Penting Seperti Ini Dia Harus kembali Merasakan Mual.Terlihat Beberapa Jajaran Direksi dan Rekan kerjanya terkejut Dan Memandang Nico dengan tatapan Aneh. termasuk Seorang Pria Tampan Yang Tepat Duduk Didepan Mejannya. Siapa lagi Kalau bukan Sammy Rekan Baru kerjanya yang Baru Beberapa Gabung Di perusahaannya.
" Tuan Muda Apa Anda baik baik saja. " Bisik Arya Pada Nico karena sangat Cemas melihat Nico yang Tiba Tiba ingin Muntah karena mual sambil memanging Perutnya
" Saya baik baik saja. ---" Ucap Nico sambil Mengangkat salah satu tangannya Bahwa dirinya saat Ini baik baik saja.
" Maaf Apa meeting kali ini Masih bisa Dilanjutkan.?! " tanya salah satu rekan direksi
" Masih Bisa.! " Seru Nico Dengan Lantang Dan tegas. "
" Arya, Cepat Lanjutkan kembali, Aku tidak Ingin Memakan waktu Lebih Lama Lagi. " Lanjutnya Dengan Nada Angkuh.
" Baik Tuan. "
Lalu Meeting pun Berlanjut Dengan Sesekali Nico Merasakan Mual dan Menutup Mulutnya karena Tak tahan sekali Ingin Muntah, Apalagi saat Menatap Rekan bisnis Baru Yang Notabenya Mantan kekasih Istrinya itu rasanya gejolak Mual Diperutnya semakin menjadi Perutnya Seperti Diaduk Aduk.
" Sial, kenapa tiap kali Aku menatap pria ******** Ini, rasanya Perutku mual dan ingin Muntah, oh Tidak ini sungguh Sungguh menyiksaku, aku Harus bisa menahannya, dan Jangan Sampai ******** Ini mengira kalau Aku tidak bisa Bersikap profesional Gara gara Aku tidak bisa menahan Rasa mualku. " Batin Nico dan Sesekali Melirik Tajam ke Arah Sammy Yang Sedari tadi Juga tidak kalah Sengitnya menatap Nico.
Entah Kenapa Sammy Merasa Kesal melihat Nico seperti Itu, Dia berfikiran Bahwa Nico Berhasil membuat Mantan kekasihnya itu Mengandung Anak Nico dan Itu Membuat Dadanya bergemuruh Hebat entah Apa yang Dirasakannya sekarang.
" Brengsek, Apa mungkin Pria Bodoh Ini Sudah Berhasil Membuat Tiara Hamil lagi, shiit Sial, aku Harus cepat cepat Ambil Tindakan. " batin Sammy Sambil mengepalkan Tangannya Di bawah Meja.
Hingga tak terasa Acara Meeting Kali ini Sudah Selasai dan Para Petinggi Perusahaan pun sudah Pada membubarkan Diri.
kini Hanya tertinggal Nico Dan Sammy Bersama Kedua Asisten pribadinya masing masing Arya dan Juga Roni Asisten Baru Sammy.
" Sepertinya Hari Ini Ada perubahan pada Anda Tuan.?! " Tanya Sammy Dengan Senyum Smirknya
Nico hanya Melirik Sinis Pada Sammy.
__ADS_1
" Memangnya Apa Yang Anda Tangkap Didalam Tubuh saya.?! " Katanya dengan Sedikit Ketus sumpah Demi Apapun Nico ingin sekali Muntah didepan Wajah mantan kekasih Istrinya yang Sangat menyebalkan itu.
" Hahaha Anda Seperti Orang Yang Sedikit Menyidam. " Ujar Sammy." Ya menyidam yang Sangat Menyiksa menurutku karena tidak Tau Situasi dan Kondisi." lanjutnya lagi disusul dengan Senyum Remehnya.
mendengar Ucapan sampah Yang keluar Dari Mulut Pria Yang Masih menjadi Rekan bisnisnya itu, Emosi Nico Tersulut Dan Tidak bisa lagi menahan Emosi Yang sedari Tadi Dia tahan
" Bedebah, Apa katamu Tadi, kau mengejeku Hah.?! " Sentak Nico diiringi dengan Tangannya yang Sudah Menarik Kerah Baju Milik Sammy terlihat Keduanya saling Menatap Sengit Dan penuh Keangkuhan.
Arya dan Juga Roni selaku Asisten Pribadi Kedua pria Tampan Namun Beda Usia itu Mencoba menenangkan Amarah bos nya masing masing.
" Tuan Sabar Tuan Kendalikan emosi Anda. " Seru Arya sambil mencoba melepaskan Tangan Nico yang masih mencengkram kerah baju milik sammy.
" Bos, Sabar Bos, kita pulang Sekarang Bos, Ini Kantor Milik Orang. " Seru Roni yang mencoba Menarik Tubuh Sammy supaya tidak balik membalas Cengkraman Nico
Nico dan Sammy Akhirnya Berhasil dipisahkan Saat Nico berhasil melayangkan Pukulannya Tepat Di pipi kanan milik sammy Hingga sammy Pun Tumbang dan Jatuh Tersungkur meja.
BUGH.
" Bos Anda Tidak Apa Apa.?! " Tanya Roni Sambil membantu membangunkan Sammy.
" B*ngs*at Loh. ----" Teriak Sammy Dengan Amarah yang Berapi Api.
" ELo Yang B*ngs*at Brengsek ********, enyah Dari Kantorku sekarang Juga.! " Sentak Nico dengan Amarah Yang Tidak kalah pula
Keduanya Masih Dikendalikan Oleh Asisten Kedua mereka supaya Tidak saling Sering.
" Oke mulai sekarang saya Akan batalin Kontrak Kerja Sama Kita.saya juga Akan menarik Saham saya kembali Dari perusahaan Ini, saya tidak sudi bekerja sama dengan Perusahaan Yang pemimpinnya tidak bisa Bersikap Profesional seperti Anda. " Teriak Sammy Diselingi Dengan Nada Ejeknya
" Gue Juga Tidak Sudi melanjutkan Kerja sama dengan Pria Brengsek sepertimu, silahkan Tarik lagi Saham Lo, Lo Pikir Gue bakal jatuh miskin Setelah Lo Narik Saham Lo dari Perusahaan Gue, Jangan Mimpi Lo, "
" Oke, kalau Itu Memang kemauan Anda, saya akan Membuktikan Bahwa Anda Akan menyesal Sudah Berani mengibar Bendera Perang dengan Saya, CAMKAN Itu, Ancaman saya Tidak Akan Main main. " Ujar Sammy Lalu Segera Pergi Dari Ruangan Tersebut dan meninggalkan Kantor Nico diekori Oleh Roni Asisten Pribadinya
" Pergi Lo B*ngs*at Dan jangan Pernah Muncul Dihadapan Gue. " teriak Nico Dengan Emosi yang Meletup Letup seusai kepergian Sammy.
" argggggh B*ngs*at Berani sekali Dia Mengancamku. Akan Ku buat Luluh Lantah Dia. sialan. "
Prangg
Prangg
sedangkan Arya masih mencoba menenangkan Emosi Bosnya itu.
.
.
.
.
---------
Malam Ini Nico Terlihat Sangat Manja Sekali Tidur Berada Dipangkuan Istrinya. setelah Baby Vier Tertidur Dikamarnya bersama Cylla Entah kenapa Hormon Nico mulai Muncul lagi, Dia Terlebih sangat Manja Dan Tidak mau Di tinggalkan Oleh sang Istri, sedari Tadi pulang Kantor Dia juga Sedikit menjadi pendiam Apalagi Tidak berselera untuk Nafsu Makan.Sedangkan Rasa Mualnya Sudah Hilang Dan digantikan Dengan Hormon yang Sangat Manja dan Ingin Terus Di puk puk oleh Tiara, Sungguh Tiara Jadi merasa Mempunyai Satu Bayi lagi Selain Baby Vier dan Bayi Besarnya Ini Sangatlah Rewel Dibanding Dengan Baby Vier.
" Pah. "
" Hmm! "
" Papa makan malam dulu yuk, dari tadi siang Papa belum makan Lo, entar Papa sakit. " Cicit Tiara sambil mengelus elus Rambut Lebat Milik Nico yang Kini sudah rebahan Di dalam Pangkuannya.
" Papa gak laper mah. "
Manja Nico sambil terus menciumi Telapak tangan Kiri milik tiara, sedangkan tangan Kanan Tiara mengusap usap Lembut Rambut Milik Nico
" Papa kenapa sih Dari Tadi Diem terus ,Ada masalah Dikantor.?! " Tanyanya.
__ADS_1
" Emm sedikit sih Hanya Ada segelintir Curut yang bikin ulah tapi Udah papa beresin kok mama tenang saja, papa baik baik saja. " Ucapnya Dengan Asal
" Pah, nggak boleh gitu dong Ngomongnya, inget Pah mama ini sedang Hamil, jadi papa Harus hati hati Dalam berbicara jangan sampek Menyinggung perasaan orang lain terluka, mama takut Suatu Saat Akaj jadi bomerang Untuk keluarga kita pah. "
Entah kenapa mendengar Suara istrinya yang Sedikit Cemas Itu membuat Nico berfikir Sejenak, ternyata Indra perasa Milik istrinya itu Benar Benar Nyambung Ya sama apa yang di alami Nico kejadian Tadi pagi.
Kini Nico menarik Tubuhnya dan Duduk Diatas Ranjang Tempat tidurnya dan berganti Menatap Istrinya.
" Iya Sayang, Kamu jangan Terlalu Khawatir Ya, papa Akan baik baik saja, papa juga Akan Menjaga Mama Kakak Abang Dan juga Calon Dedek bayi yang Ada diperut mama ini, mama tidak boleh banyak fikiran ya, Inget Mama sedang Hamil kata dokter Mama tidak boleh Stress Biar untuk ini jadi Urusan Papa, mama tinggal berdoa saja Supaya Keluarga kecil Kita Supaya Diberi perlindungan sama Allah. "
" Amin Ya robbalamin Pa, Mama sayang banget Sama papa, Papa jangan pernah Tinggalin mama dan Anak Anak Ya. " Ucap Tiara sambil menenggelamkan kepalanya pada dada bidang Suaminya.
" Iya Mamaku sayang, Papa Janji akan Selalu Menjaga Mama dan Juga Anak Anak kita. " ucap Nico sambil mengeratkan Pelukannya dan menghujami Kecupan Kecupan Kecil Dipucuk Kepala Milik Tiara.
Drrrrtt Drrrrrt drrrrrt
Tiba Tiba Ponsel Milik Nico Berbunyi dan menampilkan Sebuah Kontak Bernama Arya Asisten Pribadinya Dibalik layar Ponselnya.
" Pah, Hape Papa bunyi Tuh, Dijawab Dulu. " Ucap Tiara sambil menarik Tubuhnya dari dekapan Suaminya.
" Ckk ganggu Orang Saja sih Malam malam begini Telpon. " Gerutu Nico
" Pah Jangan Gitu Ah, siapa tau Penting "
Tiara berkata Lembut Supaya Suaminya itu tidak Gampang Emosi.
Lalu Dengan Kesal Nico menyambar Ponselnya dan Lebih Kesal lagi saat melihat kontak nama yang Berada Dilayar Ponselnya lalu Dia langsung Menekan tombol hijau Untuk mengangkat Telpon tersebut.
" Ckk Ada Perlu Apa sih Lo Telpon Gue malem Malem, Lo nggak tau Apa gue Lagi Mesra mesraan Sama bini Gue, ganggu aktivitas Malam Gue Aja Lo. " Sentak Nico saat Mengangkat Telpon Dari Arya dan Sontak Membuat Tiara Melotot Seketika Kearahnya namun Nico Hanya Tersenyum Tipis pada tiara.
" Maaf Tuan, jika saya sudah Mengganggu Aktivitas Anda malam malam begini. Saya Hanya ingin Memberitahu Sesuatu Hal penting Untuk Anda. "
" Hal Penting Apa Buruan Jangan tambah Mood Gue Nambah Hancur.! "
" Saya mendapat Informasi tentang Kepulangan Tuan Besar Dari Kanada bersama nyonya besar Tuan. "
Mendengar Ucapan Arya Membuat Nico Menyunggingkan Sudut Bibirnya, inilah momen yang Paling Ditunggu tunggu Oleh Nico untuk menghancurkan Si nenek Sihir Itu dan Membuka Kedok Asli Mama sambungnya Didepan Keluarganya terutama didepan Papanya. karena Semenjak mendapat Informasi tentang Hubungan Mama sambungnya dengan Mantan kekasihnya itu, Si nenek Sihir Itu langsung Mengajak Papanya Ke luar Negri Untuk Liburan, Hal itu membuat Nico mengurungkan Niatnya ,Dia membiarkan Nenek sihir Itu menikmati Kesenangannya sementara dulu, baru setelah itu Nico akan menghempaskan Si nenek sihir Dari keluarganya dan Menjebloskan Mama sambungnya itu kedalam penjara dan mendekam bersama Putri Kandungnya
" Oke kapan Mereka Pulang.?! "
" Lusa Depan Tuan muda.! "
" Oke Kamu Atur Semuanya, aku Akan Memberikan Kejutan Besar Pada Wanita Licik Si Nenek sihir itu. " Ucapnya dengan menyeringai.
"Baik tuan. "
Tutttttttttttttttt
Lalu Nico pun Mematikan telponnya.
" Tunggu saja Nenek Sihir, kali ini aku akan Memberikan Kejutan Besar Untukmu, bersiaplah Enyah Dari Kehidupan Keluargaku.Dan aku Akan membuatmu Mendekam dipenjara bersama putri kandungmu. "
begitulah Batin Nico dengan Senyum penuh Kelicikan, semoga Saja Nico Melancarkan misinya Untuk Memberikan Kejutan Besar Pada Mama sambungnya itu. sebelum Kejutan Besar Berikutnya jua Akan Menghampirinya.
.
.
.
_ Bersambung _
Sengaja Author Panjangin Di episode Kali ini supaya para readers puas Bacanya.
Jangan Lupa Kasih Dukungannya.
__ADS_1
Happy Reading...!!