Goresan Luka Mutiara

Goresan Luka Mutiara
DiA ISTRIKU, ISTRI SAHKU.


__ADS_3

Mulut Tiara sedikit menganga namun terlihat Diam tanpa memberikan Ekspresi Apapun menelisik penampilan wanita cantik ini dari atas ke bawah, entah apa yang difikirnya saat ini, seakan kebal akan Rasa sakit hati membuat Tiara tidak bertindak gegabah dan akan meminta langsung penjelasan pada suaminya nanti.


Wanita cantik itu terus memandang sinis kearah Tiara yang masih menatapnya hanya diam membisu.


" Kenapa Diam,? ELo siapa Ha, ----?


Ceklek....


Mendengar Suara ramai ramai didepan Pintu ruangannya membuat Nico beranjak dari duduknya dan membuka pintu ruangannya.


betapa terkejutnya Nico saat melihat Kedua wanita Cantik tengah berada diambang pintu ruangannya, sedang Arya menundukan kepalanya karena segan menatap Nico.


" Sella, -----?" Ujar Nico dengan terkejut menatap wanita cantik yang tengah tersenyum manis didepannya .


" Sayang, --" Desah Sella l


Lalu.


blassssss


Tanpa basa basi Sella langsung memeluk tubuh Nico yang kini masih diam berdiri seperti patungg, dan mengalungkan kedua tangannya ke Leher Nico. membuat mata Nico mendelik tajam saat ekor matanya menatap Sang istri yang tengah berdiri mematung Dihadapanya.


" Sayang aku tuh kangen banget sama kamu Nico, " Ujar Sella dengan nada manjanya.


Mata Tiara sudah nampak berkaca kaca namun sebisa mungkin dia tahan, dia tidak ingin terlihat Lemah. Sedangkan Arya terlihat memijit mijit pelipisnya melihat bosnya hanya Diam saat wanita cantik itu memeluknya didepan istrinya sendiri.


sungguh tuan mudanya itu benar benar bodoh sekali begitulah umpatan Hati Arya.


" Ehemm..!! " Suara Deheman Arya membuyarkan Lamunan Nico seketika dan langsung melepaskan tangan Sella yang tengah memeluknya itu.


" Sorry Sel, ELo bisa sedikit sopan nggak? Ini Dikantor.! " Ujar Nico dengan nada dinginnya namun sorot matanya terus tertuju pada sang istri.


" Kamu kenapa sih nico, kok jadi kaku gitu sama aku, kamu gak suka aku datang kesini kamu nggak kangen sama aku,? aku ini pacar kamu Lo.! " Celoteh Sella tanpa jeda.


membuat Mata Tiara menatap tajam Suaminya yang terlihat menghembuskan nafas kasarnya itu.


" Sella Cukup kamu ini apa apaan sih datang malah bikin keributan, dan bicara nggak jelas kayak gitu. -----" Potong Nico cepat


" Apa kamu bilang, aku bicara nggak jelas.-?"sentak Sella tak suka.


" Ehem, sepertinya kalian perlu waktu untuk menyelesaikan masalah kalian, maaf aku datang dan mengganggu kalian berdua.! " Ucap Tiara menahan rasa kecewannya.


Lalu dengan cepat Tiara memberikan Rantang yang sedari tadi dia bawa kepada Arya dan Lebih memilih pergi karena sudah tidak bisa menahan Lagi Airmatanya yang seakan mau tumpah. apalagi pemandangan didepannya benar benar membuat dadanya sangat sesak.


" Arya, tolong pegang Rantang ini ya, aku Pulang sekarang. Permisi assalamualaikum. " pamit Tiara lalu langsung membalikan badanya dan langsung pergi dari sana.


" Sayang Tunggu, -------" Teriak Nico memanggil istrinya itu, namun Tiara tetap berjalan cepat sambil terus menyerka airmatanya.


" Nico kamu apa apaan sih, kenapa kamu panggil gadis kampungan itu sayang, kamu lagi tidak sedang bercanda kan. -? ujar Sella sambil mencekal Lengan Nico yang ingin mengejar Tiara.


" Lepasin Tanganku Sella, kamu Jangan Lancang.!! " Sentak Nico dengan menatap tajam wanita cantik yang terus berusaha menahannya ini.


" Enggak aku nggak mau nglepasin kamu Nico, kamu itu milikku kamu itu pacar aku, ----"


" Lepassssss.!! " Desis Nico sambil mengibaskan tangan sella dengan kasar.


" Kamu dengar ya sella aku bukan pacar kamu ataupun kekasih kamu karena aku sudah Menikah sella. ----" bentak Nico dengan geram


" Apa,-?????" pekik sella dan melototkan kedua matanya, " Kamu Bohong kan Nico, kamu belum menikah kan.? " Teriak sella.


" Aku nggak bohong ak sudah menikah sella. " tegas nico


" Dengan siapa hah,? dengan Wanita kampungan itu iya? Iya nico.? " sentak Sella dengan wajah berapi api.


"Tutup mulutmu, jangan pernah menghina Dia, karena Dia Istriku Istri sahku.!!!!!! " tegas nico dengan menekan Kata kata istriku.


Lalu pergi meninggalkan Sella yang tengah diam mematung setelah mendengar ucapan Nico.


Dengan langkah cepat Nico berlari untuk menyusul istrinya yang sudah salah paham itu. sumpah demi apapun fikirannya sangat kalut dan tidak tenang melihat tiara yang pergi dengan perasaan hancur.


Sungguh dia merasa bodoh tadi, mau maunya membiarkan wanita Licik itu memeluknya didepan istrinya sendiri.

__ADS_1


Nico lari tunggang langgang sampai dia tidak bisa berfikir jernih lagi karena berlari menuruni tangga manual untuk segera mungkin menemukan Istrinya itu.


Nafas tersengal sengal Keringat bercucuran membasahi kemeja kerjanya yang kini telah dia Lipat ke lengan atasnya tersebut.


setelah sampai dilobby kantor samar sama Nico melihat bayangan Istrinya yang sedang memberhetikan taxi Online yang telah sebelumnya dipesan suaminya itu.


" Tiaraaaaaaa, " Cicitnya namun tidak terdengar oleh istrinya tersebut


dengan Langkah lebar dia berlari menarik tubuh sang istri yang kini tengah diambang pintu mobil kedalam pelukannya.


BRakkkkkk.


Blasssss.


Tangan Nico dengan cepat menutup pintu mobil taxxi itu kembali lalu menarik tubuh sang istri dalam pelukannya tidak peduli ada beberapa pasang mata yang memperhatikan mereka berdua.


" Lepasin Aku Ko. ------" sentak tiara sambil memukul mukul kecil dada bidang suaminya itu namun nico tidak peduli lalu menengok kearah supir taxi dan memberikan beberapa lembar uang kertas pecahan seratus ribuan itu.


" Maaf pak, taxi nya gak jadi ya pak, ini Ada sediki uang sebagai gantinya. " Ujar Nico sambil menyodorkan lembar uang itu dengan tangan kanannya sedang tangan kirinya terus mendekap tubuh sang istri.


" Terimakasih tuan.! " Ujar supir taxi online itu lalu menyalakan kembali mesin mobilnya lalu pergi.


Tiara masih berusaha meronta ronta dibalik dekapan suaminya yang semakin erat mendekapnya tersebut.


lalu tak begitu lama tiba tiba sebuah mobil pajero miliknya sudah berada didepannya.


Dengan Cepat Nico Mengangkat tubuh ramping sang istri kedalam gendongannya seperti sedang memanggul karung beras.


sesekali Nico meremas bokong istrinya tersebut saat Tiara berusaha meronta ronta untuk dilepaskan..


" Kamu apa apaan sih Lepass..!!!!"


" Kamu bisa diem gak.! " ujar Nico sambil menambah remasan tangannya dibokong istrinya.


" Auhhh. " pekik Tiara saat Nico meremas bokongnya


Lalu


Tubuh Tiara sudah disandarkan pada kursi penumpang lalu dengan cepat iku masuk kedalam. Dan Arya segera melajukan mobilnya untuk pergi menuju rumah kediaman Wijaya.


--------


Tak butuh waktu Lama Mobil nico sampai dirumahnya, dengan Sigap Nico kembali menggendong tubuh tiara seperti tadi memanggul karung beras.


Bi lastri cepat cepat membukakan pintu rumah kala mendengar suara ketukan pintu.


dengan Langkah Lebar nico menaiki anak tangga satu persatu sambil terus menggendong tiara masuk kedalam kamarnya.


Brukkk


Tubuh Tiara dihempaskan walaupun tidak kencang. keatas ranjang kingsize cepat cepat Nico mengunci pintu kamarnya tersebut lalu melonggarkan dasinya dan menatap tajam kearah tiara yang dibalas tatapan tajam oleh tiara


" bukain pintunya aku mau keluar.!!" Sentak Tiara dengan Wajah penuh kekesalan tanpa terasa air matanya sudah tumpah dikedua pipinya.


Tatapan tajam milik nico berubah menjadi sendu dan mengiba.


" Sayang tolong dengarkan penjelasanku dulu. -----"


" Aku Capek ko, aku mau istirahat aku mau kekamar aku.! "


" Kamar kamu disini sayang, kamu mau kemana,? " tanya Nico dengan sedikit mengiba.


"Ya kamarku sendirilah masak kamar wanita sundal. " Ujar Tiara dengan mencebikan bibirnya entah kenapa dirinya begitu kesal mengingat wanita tadi memeluk suaminya itu dan lebih parahnya Nico hanya diam saja tanpa menolak ya walaupun nico tak membalas pelukan wanita itu ya tetap saja kesal. lagian wanita mana yang tidak sakit hati melihat suaminya dipeluk wanita lain


" Hufpppppppphhhh" melihat bibir istrinya yang mencebik dan mengerucut hingga beberapa senti membuat Nico mengulum tawanya.


" Kenapa kamu senyum senyum gitu.! " Hardik tiara.


" Hahahahaha. "


sekitika tawa Nico pecah melihat raut wajah tiara yang sudah berlekuk menjadi beberapa lipatan

__ADS_1


" Nggak Lucu tauk.!! " nyebelin. ---" ketus tiara.


" Kamu itu lucu banget tau nggak yang kalau lagi Cemburu kayak gini. ---" Cibir Nico sambil terus senyum menggoda istrinya itu.


" Aku, Cemburu sama kamu,?" Ujar tiara sambil menunjuk dirinya lalu menunjuk kearah suaminya. " Sorry ya Males banget tauk.! " Bohong Tiara.


" Hehehe udah lah Adik, babang tau kalau abangmu ini sangat tampan bahkan banyak wanita wanita yang ngejar ngejar babangmu yang tampan ini, tapi kamu harus tau kalau cintanya babangmu ini hanya untuk Adik tiara seorang, hemmmm.!! " Goda Nico sambil mengedip ngedipkan matanya pada istrinya yang tengah merajuk itu.


" babang babang, yang Ada malah bambang itu yang iya.! " Gerutu Tiara.


" Ayolah Dedek manisku jangan marah dong, please Dengerin dulu penjelasan babang tampan ini ya. " ujarnya. sambil tersenyum hangat pada istrinya yang tengah mendengus kesal itu


Dalam hati tiara dia tak tega melihat wajah Suaminya yang tengah memelas itu, dan merengek seperti anak kecil sungguh suami berondongnya itu bisa aja meluluhkan hatinya dan pintar untuk membujuk istrinya yang sedang merajuk.


lalu tiara akhirnya memutuskan untuk mendengar penjelasan dari suaminya dulu, dia juga tidak mau bertengkar karena sudah salah paham dengan suaminya


" Yasudah buruan jelasin."


Wajah Nico kini terlihat senang dan matanya berbinar, penuh semangat.


" 10 menit. ----" selak cepat tiara.


" Baik kanjeng Dedek manisku. apapun akan kelakuan. ----" ujar Nico dengan tersenyum. kata kata apapun akan dia lontarkan untuk bisa membujuk pujaan hatinya yang sedang merajuk itu.


" Ih Lebay, -------"


Lalu Akhirnya nico menceritakan siapa itu sella ada hubungan apa dia dengan wanita cantik itu.


Nico menjelaskan kalau sella adalah wanita yang dijodoh jodohkan oleh mami sinta namun dia sama sekali tidak mau menerimanya, baginya sella itu cewek agresif dan suka memaksakan kehendak, suka mintq diturutin ini itulah dan tipe tipe cewek yang suka menghambur hamburkan Uang dan suka kencan buta dengan para lelaki di sana waktu masih sama sama kuliah dijerman.


Nico berulang kali menolak mentah mentah sella namun sella tetap keras kepala untuk tetap mendekari nico, hingga akhirnya nico menyerah dan membiarkan sella berbuat semaunya asal tidak merugikan karir dan bisnis nico. apalagi saat Nico tahu profesi Sella yang menerima tawaran model disebuah majalah dewasa, tambah membuar Nico merasa muak dan ILfil pada wanita cantik dan sexy itu.


" Begitu Cintaku ceritanya. -----" Ujar Nico


Tiara hanya mangut mangut, dan menyebikan bibirnya..


" Iya iya, percaya. tapi aku tetep gak terima Loh kamu main main pelukan sama cewek lain. -----


" Loh bukan Babang Loh yang yang meluk, dia sendiri Loh, " sanggah Nico


" Huh nyebelin. " Cetus Tiara sambil bibir manyun


" Iya iya deh babang minta maaf ya, jangan ngambek dong, Entar babang ngambek Loh.---


" Loh kok jadi kamu yang ngambek sih, ---" Potong Tiara.


" Nggak nggak bercanda sayang. " Ucap Nico dengan senyum dan mencubit hidup Tiara yang minimalis dengan gemas. "


" Ihh, Lama lama bisa tumpul nih hidung aku, --


" Biarin yang penting aku tetep Cintah, Hahahaha. " Ujar Nico lalu terkekeh.


Lalu melengkungkan jari manisnya.


" Kita baikan ya sayang---" serru nico


" Iya..!"


Lalu nico menarik tangan istrinya untuk berada dalam pelukannya dan mengecup pucuk kepala tiara.


" **Aku cinta Kamu Ra, selamanya.!! "


" Aku juga cinta kamu Ko, selamanya**.!! "


.


.


_bersambung_


Jangan Lupa kasih Like dan komenya ya jika suka.

__ADS_1


Terimakasih.


__ADS_2