
Sepulang dari Rumah Elang, Nico langsung bergegas Masuk kedalam Rumah dan mencari cari Sosok yang dirindukanya itu.
Dia langsung Bergegas menaiki anak tangga dan Langsung masuk kedalam kamarnya.
Brakkk
pintu kamar pun Langsung terbuka Lebar. Terlihat tubuh Istrinya tengah berbarik meringkuk diatas ranjang kingsize nya.
kedua matanya kini berbinar binar seoalah seperti anak kecil yang baru saja mendapatkan keinginanya.
Dengan Langkah cepat Nico menghampiri istrinya yang kini meringkuk diatas tempat tidur sembari Membelakanginya. perlahan dia merangkak keatas ranjang lalu
Blasss
Nico langsung mendekap tubuh Tiara dari belakang, membuat Tiara terusik dari tidurnya kedua matanya membulat seketika, saat ada tangan kekar melingkar dibalik pinggang rampingnya.
Sedangkan Nico masih terus memeluk tubuhnya dari belakang sambil membenamkam kepalanya diceruk leher tiara dan mengendus endus telinga tiara, membuat Tiara merasa geli.
" Mas.? "
" Hem.! "
" Ge ge Geli. ------?
Namun Nico tak juga mengindahkan Perkataan tiara dan semakin menjadi jadi entah kenapa hasratnya begitu meletup letup dan menggebu gebu. padahal masih jelas hatinya masih sakit dan menyimpan marah kepada istrinya itu, namun Nafsu telah menguasai dirinya hingga Lupa akan kemarahannya tadi sebelum dia meninggalkan Wanita ini sendirian dirumah.
Entah kenapa Nico merasa setelah meminum minuman yang tadi diberikan sama Sella membuatnya seperti ini, mungkinkah sella punya rencana jahat untuknya, persetan dengan Sella baginya itu tidak penting, yang jelas dia harus segera menyalurkan hasratnya yang sudah menyiksanya di ubun ubun Ini.
Tiara sudah tidak bisa menahan Lagi desahanya, karena Ulah suaminya itu, beberapa kali tiara menggelinjang tak jelas saat nico Mendaratkan bibirnya dileher jenjang putih tiara, dan mengecup memberi tanda kepimilikan, membuat Tubuh tiara kembali meremang, memang Suami brondongnya itu paling bisa membuatnya lemas tak berdaya seperti saat ini.
" Emmh eughh.-----------------"
Tiara sudah tidak bisa lagi menahan desahNnya saat nico terus menelusuri tiap inci lehernya menyesap telinganya dan mengecupnya beberapa lagi dan ********** dengan lembut.
__ADS_1
tangan Nico sudah bergerilya menggerayangi tubuh Tiara dari belakang, lalu tangannya mendarat Di bok*ng milik tiara membuat tubuh tiara meremang dan tangannya meremas sprei.
" Mass Akhh Aku. ---------?
Nico tetap tak memperdulikan ucapan Tiara yang diselingi dengan sedikit desahan.
tanpa pikir panjang Lagi Nico langsung membalikan tubuh istrinya tersebut sehingga posisi tiara kini dibawah tubuh Nico.
dengan cepat Nico membuka kaos oblongnya dan melemparkannya ke sembarang arah, Satu persatu Kancing piyama tiara dia lecuti begitu saja hingga kedua tubuh mereka benar benar polos.
Nico memulai permainannya mengulum ******* dan menyesap bibir ranum milik istrinya itu, Sedangkanya tangannya sudah mengarahkan Intinya untuk masuk ke inti milik tiara tanpa menunggu Lama Lagi Nico langsung membenamkan juniornya pada Inti tiara, memompa dengan lembut dan tidak ada main kasar,nico benar benar tidak ingin membuat istrinya terluka meskipu dalam keadaan marah sekalipun
hingga akhirnya mereka berdua mencapai puncak kenikmatan dan Mengerang bersamaan.
" Ayo sayang Lepaskan. ------
" Emmmhh.. -------
Terdengar suara rancauan dan erangan saling bersautan. Akhirnya Nico kembali menyemburkan Bibitnya kedalam Rahim istrinya itu dan tubuh mereka bergetar Hebat saat sama sama merasakan puncak kenikmatan bersama, akhirnya Nico bisa bernafas Lega karena telah menyalurkan Hasratnya untuk meraih pelepasan dengan sempurna.
sekitar satu jam, Nico baru bisa melepaskan tubuh istrinya yang sudah tergolek lemah itu.
Nico reflek mencium kening istrinya yang nampak kelelahan itu, dan mengecup bibir istrinya sekilas dan tersenyum.
" Terimakasih ya sayang. ------?"
Tiara mengangguk sambil menatap wajah suami tampanya dengan tatapan sendu
" Mas, ----?
" Hemm.! "
" Maafkan aku ya, ?" Ujar Tiara dengan sorot mata yang sudah berkaca kaca. lalu nico segera menarik tubuh istrinya itu dalam pelukanya dan menenggelamkan dalam dada bidangnya.
__ADS_1
" aku salah mas, aku sudah menyakitimu aku sudah menjadi istri yang pembangkang maafin aku mas, maafin aku.! "
Tiara terus merancau meminta maaf di pelukan suaminya itu, dia benar benar telah merasa bersalah pada suaminya itu Nico hanya membalas dengan kecupan kecupan mesra di kepala istrinya itu dan Lebih mengeratkan pelukanya.
Tak mendapatkan jawaban dari suaminya membuat tiara mendongakan kepalanya dan kini menatap sendu wajah suaminya itu. Lalu pandangan mereka bertemu.
" Aku janji tidak akan lagi mengulangi kesalahan itu lagi, aku ingin kita memperbaiki semuanya maafkan aku mas maafkan aku. "
Nico pun tersenyum dan mengecup bibir istrinya sekilas.
" udah nggak usah sedih Lagi, aku sudah memaafkanmu sayang, justru aku juga harus minta maaf padamu karena sudah berkata kasar dan membentakmu, maafkan aku juga ya.? "
Kini Nico menarik tubuh tiara lagi untuk berada dalam pelukanya.
" *aku sayang kamu Ra. ---?"
" aku juga sayang kamu Nico. ---!
" I love you istriku sayang----"
" i love you to suamiku tercinta*.! "
Lalu Akhirnya mereka kembali terlelap dari tidurnya dan saling berpelukan memberi kehangatan masing masing mengembalikan lagi rasa nyaman itu dengan penuh cinta.
semoga mereka bisa terus bersabar dalam mengenal karakter mereka satu sama lain dan terus bersama dalam keadaan suka maupun duka sampai maut yang memisahkan.
"Terimakasih ya Allah engkau telah membukakan pintu hati suamiku. "
_ bersambung. _
Aku udah Up Lagi ya readers. jangan Lupa kasih dukungannya supaya aku tetap semangat Nulisnya.
Like dan komenya ya kalau kalian suka.
__ADS_1
Terimakasih.