Goresan Luka Mutiara

Goresan Luka Mutiara
Apa aku menyukainya??


__ADS_3

Sudah sebulan yang lalu tiara mengalami kejadian yang tak mengenakan, ,


dia sudah menata hatinya dan tekat untuk melawan rasa takutnya, kini tiara sudah bisa bekerja diperusahaan dimana tempat melly bekerja, tiara sekarang bekerja sebagai sekretaris pribadi rival jordiansyah pemilik PT jordiansyah grup yang bergerak dibidang property. .


seringnya bertemu membuat pria tampan berusia 27 tahun itu jatuh hati kepada wanita cantik berusia 26 tahun itu, hingga tanpa rival sadara dia selalu memberikan perhatian perhatian kecil kepada tiara. .


"tiara,, kamu bisa masuk keruangan saya"? ujar rival dari sambungan telepon.


"baik pak, ,"? jawab tiara lalu masuk kedalam ruangan rival. .


"permisi pak, bapak memanggil saya"?


"iya saya mau tanya ada jadwal apa hari untuk saya"? tanyar rival


"untuk sekarang jadwal bapak kosong dan nanti ada jadwal metting dengan perusaahan PT gemilang group tapi setelah jam makan siang pak"?


"baik kalau begitu, temani saya untuk makan siang sekarang. ujar rival datar lalu segera melangkahkan kakinya pergi dari ruangan tersebut dan diekori oleh tiara.


"tapi pak, , ah sudahlah percuma juga menolak permintaanya. ."ujar tiara lalu mengekori rival dibelakangya.


rival dan tiara langsung bergegas masuk kedalam mobil dan disana sudah ada doni asisten pribadi rival yang duduk dikursi kemudi. .rival dan tiara duduk berdampingan dengan rival dikursi belakang. .


"aduh kenapa rasanya perasaanku jadi gak karuan gini sih"? ujar tiara dalam hati sambil terus gusar tak tenang.


melihat tiara yang terlihat gusar dan tak tenang membuat rival menegurnya. .


"kamu kenapa dari tadi keliatan gelisah kayak gitu, "? celetuk rival tanpa menoleh kearah tiara. .


"nggak pak saya baik baik saja, maaf sudah bikin bapak terganggu"?


lalu rival menoleh kearah tiara.


"kenapa,,, ? kamu canggung duduk bersebelahan disamping saya, karena saya terlihat sangat tampan begitu kan"????? tanya rival dengan tatapan sendu kearah tiara dengan senyum menggodanya. .


"idihhh apa'an sih nih orang kepedean sok kecakepan banget jadi orang, mentang jadi boss jadi sok ngalay gini, tapi kalau dilihat lihat memang sih dia sangat tampan, bahkan lebih tampan dari sammyy, ah apa'an sih kamu ra kok jadi berfikir ngaco begini sih"? gumam tiara lalu mengedip ngedipkan matanya untuk sadar dari lamunannya


"kenapa mata kamu kok berkedip kedip gitu? kenapa kamu mau coba coba menggoda saya ya, ,"? ujar rival dengan terus menggoda tiara hingga muka tiara bersemu merah karena menahan malu. .


asisten doni yang mendengar dan melihat dari kaca spoin, bossnya menggoda wanita yang kini menjadi sekertarisnya itu hanya bisa terkekeh menahan ketawa, ia tau betul siapa bossnya, karena bossnya seorang pria yang angkuh dan pinter mengambil hati wanita yang sisukainya. .


"ih bapak ngaco deh, tadi mata saya kelilipan debu pak"??? ujar tiara dengan gugup melihat tatapan mata bossnya yang terlalu dalam. .


"mana sini biar aku tiup mata kamu, ,"? ucap rival sambil menangkup wajah tiara untuk lebih dekat dengannya. dan mulai meniup mata tiara yang sebenarnya tak kelilipan debu sedikitpun. .


kini posisi mereka sangat dekat wajah meraka hanya berjarak satu inci saja hingga tiara merasakan hembusan nafas rival dan bau harus maskulin rival, membuat wajah tiara bersemu merah dan tercengang atas perlakuan bossnya. .


tiba tiba rival menjaili tiara saat melihat tiara bengong tak bergeming karena berdekatan dengannya. .


deg.


jantung tiara berdegub kencang seperti lari maraton, untuk kedua kalinya dia merasakan getaran jantung yang mendebarkan ini, semenjak tiga tahun yang lalu tiara mengakhiri hubunganya denga sam kekasihnya. dia tak pernah merasakan getaran seperti ini sebelumnya.


hufffff huufffff huufff " rival tiba tiba meniup tepat diawajah tiara yang bengong dan melamun membuat tiara tersadar dari lamunannya. .


"kenapa bengong"??? tanya rival dengan senyum menggodanya


namun tiara hanya diam dan segera memalingkan wajahnya kesembarangan arah karena tiara merasa malu dan berusaha menyembunyikan wajahnya yang sudah merah merona karena ulah bosnya yang terus menggodanya.


"kamu malu atau senang dekat dekat dengan saya"?? ujar rival


"dua duanya pak"???? ujar tiara spontan dan keceplosan.

__ADS_1


"apa"???? ujar rival sambil terus menggoda wanita yang berada disebelahnya itu. .


"0pss kenapa jadi keceplosan begini sih, ,nih mulut bener bener gak bisa diajak kompromi banget,, gumam tiara dengan terus merutuki ucapannya yang sudah keceplosan


"enggak pak itu maksdudnya..? ucap tiara gugup


lalu tiba tiba doni memontong perdebatan mereka karena sudah sampai disebuah resort mewah. .


"maaf boss kita sudah sampai diresort pesanan bos rival" ujar asisten doni.


"baik ayo kita turun. .


lalu mereka bertiga turun dan masuk kedalam resort mewah itu. .


rival memberi kode untuk doni duduk dikursi yang lain supaya rival bisa bebas leluasa berbincang bincang dengan tiara. .


"maaf pak kenapa kenapa pak doni tak ikut duduk bersama kita saja ya pak"? ucap tiara dengan penuh hati hati takut salah bicara. .


namun ucapan tiara tak digubris oleh rival.


rival malah menjentikan jarinya untuk memanggil pelayan resort tersebut. .


"silahkan tuan ada yang bisa bantu"?


"saya mau pesen menu terbaru dan terspecial direstoran ini"? jawab rival dengan sedikit angkuh. .


"baik tuan ada lagi"?


"sudah itu cukup"? jawab rival dengan terus menatap layar ponselnya.


"baik tuan ditunggu pesannanya datang ya tuan permisi"?


lalu pelayanpun tadi pergi, sesekali tiara melirik kearah pria yang duduk didepannya yang terus menatap ponselnya. .


lalu rival dari tadi merasa diawasi tiara spontan menegur tiara dan menggodanya. .


"kenapa lihat lihat, ada yang salah dengan wajah tampan saya"? tanya rival


bluusssssss pipi tiara merah merona kembali saat dia rival menyadari dirinya dari tadi curi curi pandang terhadap bossnya. .


"jangan terlalau memandang wajah saya nanti anda bisa jatuh hati sama saya"?ujar rival sambil menyunggingkan sudut bibirnya. .


belum sempat tiara membantah perkataan bosnya tiba tibw pesanan mereka datang.


"silahkan tuan selamat menikmati hidangannya"?


rival hanya mengangkat satu telapak tanganya sebagai tanda supaya pelayan itu meninggalkannya. .


"Sombong amat sih ni orang"? gerutu tiara dalam hati


"jangan melamun saja cepat makan, karena bentar lagi ada meeting dengan client kan"? ujar rival sambil mulai menyantap makanannanya. .


"i iya pak " ujar tiara gugup dan sedikit salah tingkah. .


rival tersenyum melihat tiara yang dari tadi salah tingkah dengannya, sampai sampai disudut sebelah bibir kiri tiara nampak belepotan karna ada sisa saos yang menempel disana, spontan rival mengambil beberapa lembar tissu dan mengelap sudut bibir tiara membuat tiara sontak kaget dan tercengang atas perlakuan rival yang begit perhatian dan meluluh lantahkan hatinya yang terus meleleh karena perhatian rival.


"em bapak mau apa"? tolak tiara


"diem jangan berisik, ,"?


"tapi pak, ,"?

__ADS_1


"apa kamu mau saya mengelap sudut bibir kamu yang belepotan kena saus dengan bibir saya "? tanya rival dengan menggoda


"ihh bapak mesum, ,"ujar tiara sambil mengerucutkan bibirnya membuat rival gemas dan terkekeh melihat tingkah sekeretaris pribadinya yang sudah membuatnya jatuh hati. .


"mangkanya diem gak usah protes, "? ujar rival sambil mengusap bibir tiara dengab tissu.


mata. mereka beradu pandang detak jantung mereka sama sama berdegub kencang. .


"*oh tuan bisa copot jantungku kalau terus berdekatan kaya gini, apa iya aku menyukai boss yang sombongnya minta ampun ini"?


gumam tiara dalam hati


"aku semakin menyukai gadis ini, akan aku pastika dia akan jatuh dipelukanku. ." ucap rival dalam hati*


"maaf pak, ,saya engap, ,"? ucap tiara mencairkan suasana. .


"engap udara segar kayak gini kok engap aneh kamu, ,pasti kamu nggak bisa ngendali'in jantung kamu yang udah lari lari dari itu ya"??? goda rival lagi membuat tiara membelalakan matanya dan lagi lagi wajahnya bersemu merah. .


"sialan pria ini seperti dukun aja sih, kok bisa tau kalau jantungku rasanya mau copot" gumam tiara dam hati sambil senyum terpaksa


"ah bapak ternyata bapak pinter gombal juga ya, pasti sudah banyak wanita deh yang sudah termakan oleh rayuan gombalan bapak"? tutur tiara dengan nada sedikit mengejek. .


lalu rival mengehentikan makanya dan menatap lekat lekat manik mata tiara dan meraih kedua tangan tiara dan digenggamnya. .


"kalau saya serius dengan ucapan saya bagaimana"? tanya rival dengab nada serius dan menatap tajam kearah tiara.


"ma maksud bapak apa ya"? tanya tiara gugup


"saya menyukaimu tiara sejak pertama bertemu denganmu, ,kalau kamu tak keberatan saya ingin menjadikan kamu sebagai istriku. "???


"apa, bapak gak bercanda kan"???tanya tiara dengan mata terbalalak


"saya serius tiara, maukah kau jadi istriku"??? tanya rival dengan tatapan mata serius dan mengeratkan genggaman tangannya. .


"a aku butuh waktu pak untuk menjawab semuanya, untuk membicarakan semuanya dengan tante dan sahabatku dulu. ."? ujar tiara dengan gugup karena sungguh dirinya kaget saat mendengat bossnya melamarnya untuk menjadikan dia istri. .


"baik saya kasih waktu kamu sampai besok kamu harus segera bisa memberi jawabannya. "? tukas rival lalu segera melepaskan tangan tiara dari genggamanya


"kenapa harus besok pak, ini terlalu cepat"? protes tiara. .


"aku gak suka menunda nunda waktu terlalu lama dan harus menunnggu jawaban terlalu lama"? ujar rival dengan nada entengnya. .


"hufft menyebalkan. .gumam tiara dalam hati. .


"cepat selesaikan makanmu sejam lagi client kita akan datang. .ujar rival. .


"baik pak, ," jawab tiara sambil menundukan kepalanya. .


lalu mereka melanjtkan aktivitas makan siang mereka tanpa ada obralan lagi. .


.


.


.


bersambung. .😊😊


jangan lupa kasih like dan koment ya kalau suka.


happy reading. .

__ADS_1


terima kasih


🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2