Goresan Luka Mutiara

Goresan Luka Mutiara
Ektra part 8


__ADS_3

Desahan Nafas Nico Terus saja Muncul Seiring Permainan Mereka yang Baru saja Selesai Tercipta Dibalik pergumulan Panjang. Sebelum Akhirnya Nico menjatuhkan Tubuhnya tepat Disamping Istrinya, dengan pelan pelan, mengingat Perut Tiara ya Semakin Membuncit Karena Usia kandungnya sudah menginjak Trimester Ke Dua.


" Terimakasih ya sayang.? " Nico Merengkuh tubuh polos sang Istri kedalam pelukannya usai Melakukan Pergulatan Panas mereka, berulang Kali Dia mengecup Wajah Cantik milik Istrinya itu.


Tiara semakin Menghangat saat Nico terus mengeratkan pelukannya, Dia kembali merasakan kenyamanan yang selalu diciptakan oleh suaminya itu. diapun Mendongakan Wajahnya keatas lalu tangan Halusnya mengelus Rahang Milik suaminya yang Sudah agak sedikit berbulu itu.


" Sama Sama mas. " Tuturnya dengan Lembut dan suara khas manjanya.


Nico mengecup kembali Dahi Tiara sambil menambah erat pelukannya.


" Kamu nggak Capek sayang.? " Tanyanya Lembut.


Tiara menggeleng Cepat. " Enggak mas. " Entah kenapa rasanya Tiara Tidak merasa capek sama sekali, yang Ada rasanya Ingin nempel nempel terus bawaanya sama Suaminya itu, tidak seperti Awal kehamilan Yang merasa Ingin muntah saja mencium Aroma bau tubuh atau parfum suaminya itu.


Nico pun tersenyum lalu beringsut Menurunkan wajaahnya tepat di perut buncit Tiara lalu mengucup Perut Tiara yang masih polos hanya Terbalutkan Handuk Sampai Dada, karena Sehabis mandi tadi Nico melarang Tiara untuk memakai baju piyama tidurnya kembali Sehingga Hanya Berbalut Handuk saja dengan Rambut yang masih Basah, begitupun Nico yang kini juga masih Telanjang Dada dan Hanya terbalut Handuk kecil yang melilit dipinggangnya.


" Baby Twins kita nggak apa apa kan sayang?" Tanya Nico. " Nggak Capek.? " Lanjutnya lagi sambil sesekali menatap Wajah Sang istri.


" Dedeknya nggak Capek Mas, tapi Laper. " Cicit Tiara dengan Wajah puppye eyes nya sehingga membuat Nico Gemas menatap Wajah Istrinya yang sengaja Di imut imutkan itu, membuatnya Tergoda dan Fantasi Liarnya kembali lagi Merongrong pikirannya.


" Nggak usah Di Imut imutin Gitu Dong yang, Aku Jadi kepingin Nambah Lagi Nih, kalau Lihat Bibirmu yang diimut imutin gitu. " Goda Nico dengan Senyum Jenakanya membuat Bibir Tiara mengerucut.


" Huh, dasar Kamu itu mas mesum, udah Dikasih juga maunya Nambah Terus, Memangnya Kamu pikir aku nggak butuh Tenaga buat Ngeladenin kamu, Tenaga Juga butuh Asupan mas, nggak cuma Digarap Terus. " Ujar. Tiara dengan Bibir mencebik, sedang Nico hanya terkekeh melihat Wajah istrinya yang sedang merajuk Itu


" Iya iya, aku Ambilin makan Buat kamu ya Didapur. " sautnya tanpa pikir panjang


" Emang masih Ada makanan Didapur.? " Tanya tiara yang barusan saja menyadarkan Ucapan suaminya itu, bagaimana mungkin Masih ada sedangkan ini sudah tengah malam, yang pasti makanan malam tadi sudah Habis karena Bi Tatik dan Mbak Ririn hanya memakan untuk sekali Makan saja, dan sudah dipastikan tidak ada sisa makanan apapun disana.


" Ya sudah deh kamu maunya makan Apa yang.? " Tanya Nico


" Emm apa ya. " sambil berfikir sejenak. membuat Nico menatap Istrinya itu dengan Tatapan Horor dia takut istrinys itu meminta yang Aneh aneh tengah. malam ini


" Jangan Yang Aneh Aneh deh sayang, yang gampang gampang saja ya. " Cicitnya dengan menggigit bibir bawahnya


" Memang makanan apa yang Gampang.? " Tanya Tiara dengan mata memicing penuh dengan Selidik


" Bikin Telur Rebus sama Buat Susu Hamil lagi Buat kamu mungkin. " Jawab Nico santai dengan wajah tanpa rasa bersalah


Membuat Hati tiara Dongkol dan Mendengkus kesal, mendengar Ucapan Suaminya yang terdengar santai itu. melihat Raut wajah Tiara yang Sudah berubah itu membuat Nico langsung melancarkan Aksinya lagi supaya istrinya itu Tidak merajuk padanya.


" Enggak Gitu sayang, maksudku Kamu kepengin Makan Apa entar Biar Aku usahain untuk mendapatkannya,aku akan minta Arya untuk Mencariknya. " Jawab Nico yang tambah. Membuat Hati tiara semakin dongkol sedongkolnya.


Suaminya itu Benar benar tidak pekak pikir tiara, bisa bisanyaA Arya lagi Arya lagi yang selalu Dia jadikan Andalan untuk memenuhi keingingannanya. padahal kan yang jadi suaminya kan Nico, kenapa Nico selalu saja Menyuruh Arys adik iparnya itu yang Harus mencarikan apa yang diinginkan. sungguh menyebalkan pikir tiara

__ADS_1


" Yang Jadi suami aku itu kamu apa Arya sih mas. Huaaaa hu huuhhhhuu hiks hiks. " Tutur Tiara dengan. memberengut kesal dan seketika tangisnya pun pecah membuat Nico panikny setengah mati.


" Cup cup cup, udah dong yang jangan Nangis, maafin aku ya, Janji deh aku sendiri yang bakal carikan makanan untuk kamu, tapi please berhenti dong nangisnya Udah malem yang nanti kalau Anak anak dan yang lainnya dengerkan Bisa Runyam yank. " Nico terus berusaha menenangkan tiara supaya berhenti untuk menangis


" BODO AMAT. " Ketus Tiara sambil memunggungi Suaminya itu, terlihat pangkal bahunya terangkat keatas karena Adanya isakan dari tangisnya dia tetap Masih Menangis, walau tangisannya terdengar pelan dan Lirih, namun tetap saja Membuat Nico menjadi Frustasi karena istrinya itu tetap merajuk dan menangis


" Ayo lah yang jangan Gitu dong, yasudah deh aku carikan. makan sekarang ya, aku keluar sekarang ya kamu tunggu bentar aku nggak lama kok, kamu jangan Nangis ya yang. " Tutur Nico dengan Nada paniknya sedangkan Tiara pun Masih tetap tidak bergeming dan masih lanjut dengan Isakan tangisnya


Dia pun Langsung menyambar kaos miliknya untul dipakai dan memakai celana pendek yang biasa kenakan sehari hari, lalu meraih ponsel dan juga kunci Mobilnya untuk pergi mencari makanan untuk sang istri tecinta lagi lagi kebiasaan tengah malam ini kembali pada istrinya dan Diapun Tidak boleh mengelus ini semua demi Calon bayi dan juga Istrinya, malam malam harus kembali menerjang Hawa dingin untuk Membelah jalanan untuk mencari makanan.


mau pesen Go food pun rasanya tidak mungkin karena sudah terlalu malam, belum juga nunggunya pasti lama keburu istrinya itu benar benar merajuk karena Rasa lapar sudah menyerangnya akibat Ulahnya sendiri sih, karena memang dia sendiri yang meminta Haknya sehingga membuat Tenaga Sang istri terkuras habis.maka mau tidak mau dia harus mencarikan Asupan lagi untuk memulihkan Tenaga Istrinya yang terkuras habis oleh kelakuannya tadi.


Cup


" Aku tinggal sebentar ya sayang, nggak lama" Ujar nya buru buru sambil mendaratkan kecupannya dikening istrinya,lalu langsung pergi keluar dari kamarnya.


Tiara pun Tak menghiraukannya dan hanya terdiam saja sambil sesekali Sesenggukan.


.


.


********


" Sayang, maaf ya Aku agak lama. " Cicitnya Setibanya masuk kedalam Kamarnya kembali sambil membawa Kantong plastik yang berisi makanan MCD Itu. untung didekat komplek perumahannya dekat dengan Outlet Cabang makanan Populer Tersebut. hingga tanpa pikir panjang dia langsung mendatangi outlet itu yang ternyata Cabang yang 24 jam beruntung sekali dia hingga dia membeli beberapa paket makanan itu tanpa Mau tau apa nanti istrinya mau memakannya atau tidak yang jelas dia tidak akan membiarkan Istri dan Calon bayinya itu kelaparan.


Dia pun. menutup kembali pintu kamarnya lalu meletakan kantong plastik berisi beberapa paket menu makanan. itu pada meja Nakas dekat Tempat tidurnya itu


Lalu diapun beringsut untuk membangunkan Istrinya yang ternyata sudah Tertidur pulas.


Perlahan merangkak naik keatas tempat tidur tapi langkahnya terhenti saat ada sebuah Guling yang memberi pembatas antara dirinya dan istrinya


" Yank, bangun kamu sudah tidur ya, aku Udah bawakan kamu makanan, kamu makan dulu gih mumpung belum dingin nanti nggak enak"


Tuturnya namun tak ada suara Tiara menyaut


lalu diapun menghentak pelan Bahu istrinya membuat Tiara menggeliat


" Yank.-----" sambil menghentak pelan bahu tiara


" Hmm apa sih. " Cicit tiara dengan Malas


" Ayo bangun makan dulu. "

__ADS_1


" Nggak mau, aku ngantuk.! " Ketus tiara sambil kembali memunggungi nico lagi


" Yang bangun. "


" Apasih kamu, ganggu saja, aku ngantuk.! " Cetus Tiara sambil menepis tangan Nico


" Bangun makan dulu yang, tadi katanya laper ya aku suapin kamu. " seketika langsung Tiara memutar Tubuhnya dan menatap Nico yang masih tadi dipunggunginya itu.


" Denger nggak sih aku ngantuk. kalau mau makan, makan saja sendiri, aku udah napsu." Ketusnya lagi membuat Nico melongo takjub melihat wajah istrinya yang Sudah kesal itu


" Satu lagi tidurnya jangan deket deket, nanti aku engap, dah aku mau tidur. " Dengan Cepat Tiara langsung memunggungi Nico lagi dan. menarik selimutnya lagi hingga sampai keataa untuk menutupi Tubuhnya, lalu segera memejamkam matanya kembali


Nico menelan Ludahnya kasar, ya kali ini istrinya benar benar tengah merajuk padanya sampai sampai merentangkan Guling sebagai pembatas tidur.


Sabar Ko Sabar, istrimu ini Hanya ingin menguji mentalmu saja kok, ingat Demi Calon Anak Lo, sabar Ya sabar Ko.


begitulah Batinya saat ini yang berusaha membesarkan Hatinya sendiri. dia harus pasrah Untuk. malam ini tidur Hanya memeluk Guling saja karena Tidak bisa memeluk tubuh isrtinya yang tengah merajuk dan sudah dipastikan kali ini dia yang akan dibuat kelimpungan Susah untuk memejamkan kedua matanya lagi karena tidur memeluk Tubuh istrinya sudah menjadi Hal paten dalam Ritual tidurnya.


Hahaha sabar Ya NIco. .


.


.


_bersambung_


Hai readers kalau tidak keberatan Mampir ke cerita Baru aku lagi yang berjudul


AKIBAT HUBUNGAN TERLARANG


Ceritanya juga tidak kalah seru kok


Kali ini Author nggak konsisten lagi karena Bikin Cerita tentang kehidupan seputaran Kehidupan Rumah tangga, entah kenapa Author Lebih Dapat Feell di Genree itu dibanding Di Genree keuwuan Remaja.


tetap jangan kuatir Author tetap berusaha lanjutin Cerita


Si Cupu Penakluk Hati


Tapi Agak Slow Update Ya. karena memang Menulis itu Harus dapat Feell yang bagus supaya Ceritanya nggak acak adul.


terimakasih buat reasders yang masih mau. menjaga Cerita author sampai saat ini dan kasih dukungannya buat author.


Semoga suka

__ADS_1


Happy reading.


__ADS_2