Goresan Luka Mutiara

Goresan Luka Mutiara
Malam Ini milik kita Berdua


__ADS_3

Terlihat Tiara Sedang berguling guling diatas tempat tidur miliknya, Ya saat Ini memang Tiara masih tidur sendiri didalam kamarnya.


meskipun Nico sudah menyuruhnya tidur dikamar utama milik suaminya tersebut, namun tiara belum terbiasa untuk tidur didalam kamar nico yang kini juga sudah jadi kamarnya.


akhirnya dia masih tidur untuk istirahat sejenak dikamarnya dulu yang letaknya berhadapan dengan kamar Nico.


karena Nico belum pulang dari Urusannya, karena Setelah pertemuan didalam ruang keluarga tadi Nico mendapat telpon dari Arya kalau ada beberapa masalah di proyeknya, yang mengharuskannya sedikt turun tangan Untuk masalah yang sebenarnya terlalu kecil untuknya.


Kruk Kruk kruk...


Suara bunyi perut tiara terdengar kalau cacing cacing diperutnya sedang menahan Lapar...


Lalu dengan segera bangkit dari tidurnya dan Duduk menyila diatas kasur.


" Aduh, Laper banget perutku ya, sepertinya cacing cacingnya lagi minta asupan gizi nih. "


Jam Sudah menunjukan Pukul 10.00malam itu tandanya Semua orang yang ada dirumahnya ini sudah pada tidur dikamarnya masing masing.


" Udah jam Sepuluh, tapi kenapa Nico belum pulang Juga Sih. -" gerutu Tiara lalu menyabar ponselnya dan mencari kontak Suaminya lalu dia menepuk jidatnya karna selama ini dia tidak menyimpan nomor suaminya karena memang selama ini mereka sama sama tidak saling bertukar nomor handpone mereka.


maklumlah seperti apa kisah awal pernikahan mereka


" Aduh lupa lagi, aku kan gak punya Nomor hapenya Nico, bagaimana coba aku bisa hubungin dia, Huh.. " Gerutu tiara dan menyebikan bibirnya


Tanpa pikir panjang lagi Tiara beranjak dari kasurnya, dan melangkah keluar kamar dan pergi kebawah untuk kedapur. memasak makanan yang dia bisa makan untuk mengganjak cacing cacing perutnya yang sudah berteriak teriak minta asupan makanan itu.


TIara membuka lemari dapur yang disana terdapat beberapa Macam rasa Mie instan. lalu mengambilnya dua bungkus mie instan rasa kuah. Setelah itu tiara menyalakan kompor dan menaruh panci diatasnya yang sudah berisikan Air untuk memasaknya.


setelah itu Tiara membuka kulkas yang biasa dia sentuh sehari hari, karena tiara memang suka sekali membantu bi Lastri untuk memasak. lalu diambilnya satu ikat sayur sawi dan dia iris menjadi beberapa potong bagian. lalu menuangkan bumbu mie instan tersebut dalam sebuah mangkok.


Air yang sudah mendidih dia tuangkan kedalam mangkoknya lalu setengahnya lagi ditaroh lagi diatas kompor untuk merebus dan Sayurnya bersamaan.


setelah Mie dan sayurnya tadi matang Tiara menuangkanya kedalam wadah mangkoknya yang tadi sudah berisi kuah dan juga mie yang jado satu. lalu mengaduknya sebentar membuat rata dengan bumbunya.


Lalu belum sempat tiara memutar tubuhnya untuk duduk dikursi meja makan, tiba tiba ada tangan kekar yang tiba tiba merengkuhnya dari belakang hingga membuat tiara tersentak kaget. apalagi dalam keadaan lampu dapur yang sedikit meremang karena Lampu utama dapur dimatikan hanya menyisakan lampu kecil yang menerangi tiara saat memasak tadi.


Dengan Cepat tiara menghentak kakinya menginjak seseorang yang tengah memeluknya dari belakang itu. hingga membuat orang itu menggaduh kesakitan.


" Aduh Sakit Ra. ------" Ujar seseorang itu sambil menjinjing pelan kakinya yang tadi diinjak tiara dengan kencang.


" Rasain..!!! Lagian siapa kamu main meluk aku sembarangan malam malam gini.! " Gerutu tiara sambil menghindar ingin menuju saklar lampu utama dapur.


belum sampai Tiara meraih Saklar lampu tersebut tiba tiba seseorang itu sudah menyerangnya lagi bahkan wajahnya di Hadapkan pada wajah tiara dengan cepat dan sangat dekat. membuat tiara berteriak karena melihat wajah putih dan sedikit pucat itu tepat didapannya dengan minim cahaya lampu.


" Arghhhh Setan.!!!!? Teriak Tiara yang langsung dibekap mulutnya oleh Tangan besar Orang itu yang tak lain adalah suaminya sendiri.

__ADS_1


" Ssssssssttttt, jangan keras keras Ra. ----


" Hmmmphhhhhhhhh hmmmmmphhhhh. "


" Ini aku suamimu Ra.? " ujarnya dengan sudaj melepaskan bekapan tangannya dari mulut tiara.


" Nico.. --" Seru tiara.


Lalu Nico meraih saklar lampu dan menyalakan lampu dapur tersebut.


Cekrekkkk


" Ihhh dasar nyebelin jahat, kamu mau bikin aku jantungan Hah.? " Ujar Tiara sambil menyebikan bibirnya


Nico hanya terkekeh dan menatap pada istrinya yang tengah manyun itu


" Lagian Sama Suami sendiri gak ngenalin, suami ganteng kayak gini dibilang Setan. " Cibir Nico dengan mengusap Lembut Anak rambut tiara.


" Idihhhhh, Maunya...--


" Maunya aku malam ini memakanmu.? " Timpal Nico sambil terkekeh menggoda istrinya itu.


Tiara memukul mukul kecil dada bidang suaminya itu.


Lalu


Happ


" Lepasin aku Ko lepas, aku mau turun. aku bisa jalan sendiri. --" protes tiara sambil mengayun ayunkan kedua kakinya


" Nggak akan, malam ini aku akan membuatmu Lemas, dan melanjutkan kegiatan kita tadi pagi yang mendapatkan gangguan dari setan kecil tadi. -" ujar Nico sambil terus membopong tubuh istrinya


" Tapi perutku Laper ko, cacing cacing perutku sudah pada demo. --"


" Tenang sayang, Aku sudah menyiapkanmu amunisi setelah pertempuran malam kita ini oke. " Ujar Nico sambil berlalu meninggalkan dapur dan berjalan menyusuri anak tangga untuk menuju kamarnya.


Lalu Nico membuka pintu kamarnya dengan tangan satunya dan menutup pintu kamarnya dengan bantuan tendangan kecil dari kakinya tak lupa juga dia mengunci kamarnya, jaga jaga nanti kalau ada setan masuk dan menganggu aktivitasnya saat ini.


Lalu


Bruk.


Nico membaringkan tubuh istrinya itu dengan pelan kedalam Ranjang kingsize nya tersebut dan langsung menindih tubuh tiara, dan menahan satu sikunya untuknya badanya lalu tangan kanannya dia gunakan untuk mengusap bibir ranum Tiara.


Nico tersenyum lembut lalu mendaratkan bibirnya di bibir Tiara, dengan memberikan ******* dan gigitan kecil pada bibir tiara.

__ADS_1


Tangan kananya sudah menyusup dibalik piyama tidur milik tiara hingga menyentuh benda kenyal milik tiara dan memainkannya disana.


Sedang Nico terus menghujami tiara dengan ******* ******* kecil dibibir tiara dan mengecup lembut Leher jenjang putih Tiara menambah Tanda keunguan merah seperti tadi pagi saat dia memberi tanda kissmark pada leher jenjang Tiara.


Membuat Tubuh Tiara semakin meremang dan menggeliat. karena mendapat Sentuhan sentuhan lembut dari suaminya itu.


Tiara kembali melenguh dan tanpa sadar mengucapkan Nama Nico disela sela Merasakan Kecupan kecupan Kecil saat Nico terus menghujami Kecupan lembut Di Tulang selangka Leher Jenjang putih miliknya. lalu beralih pada Bibir Tipis dan mungil milik tiara bibir yang selalu membuat Candu untuk terus m*nyesap dan Menginvasi kedalam Rongga Milik tiara. Seakan Tubuh Tiara menjadi meremang. merasakan Sentuhan sentuhan Lembut Dari milik suaminya itu.


" Ko..! "


Desah Tiara disela sela ciuman panas yang di berikan Nico dilehernya, menambah gairah Nico semakin memuncak dan meletup letup mendengar Tiara menyebut namanya dalam meraih Surga Duniawinya.


Lalu aktivitas mereka akan terus berlanjut pada tahap penyatuan tubuh mereka.


dengan Berhasilnya milik inti Nico menembus Kedalam Inti milik Tiara, membuat Nico mengggerang penuh kenikmatan.


Akhirnya mereka Melakukan kewajiban nya sebagai suami istri, dan beberapa kali Nico menyemburkan Bibitnya kedalam Rahim istrinya itu.


Cup.


Nico mengecup Kening Tiara yang terlihat sedikit kesakitan karena ulah aksi Intinya tersebut. dan mengakhiri kenikmatan surga duniawinya dengan mengecup kilas bibir tiara lalu terakhir mengecup Kening tiara.


Nico tersenyum Menatap wajah Cantik istrinya tersebut.


" Terimaksih ya sayang akhirnya kamu menjadi milikku malam ini...!!!"


" malam ini menjadi milik kita berdua. "


.


.


.


.


Et dah et dah. et dah..


gimana mau lanjut .????.


Maafkan authornya ya yang masih Banyak typo dalam penyampaiannya.


Jangan Lupa kasih Like dan komen juga vote kalau kalian suka.


Terimakasih.

__ADS_1


Maaf ini Tahap Revisi ya karena Pada Bab Ini Pihak Mangatoon Mengajukan Revisi ulang pada bab ini karena Pada mendapat Kontrak dari pihak Mangatonnya


Happy reading


__ADS_2