Goresan Luka Mutiara

Goresan Luka Mutiara
Satu langkah Dari Sammy.


__ADS_3

Setelah mendengar Kabar Rival beratnya untuk mendapatkan Tiara kembali membuat Sammy Tertawa puas, Akhirnya saingan terberatnya itu Bisa disingkirkan Juga tanpa Harus bersusah payah. memang Roni sahabatnya selalu Bisa Diandalkan.


Kini Satu langkah dari sammy Akan Dimulai dia Akan Berupaya melakukan pendekatan pada Keluarga tiara terlebih Dulu.


Brukkk.


" Awas Tante. " Seru Sammy saat melihat Tante Diana sedang kesusahan mengambil Sebuah Pampers berukuran Besar dari Atas Rak yang berada di Supermarket dan hampir saja jatuh semua Menimpa Tante Diana jika saja Sammy tak menahan Rak tersebut yang tadi sempat Goyang karena mendapat tarikan keras saat tante diana Akan mengambil pampers yang ukurannya Cukup besar.


" Terimakasih sudah membantu Tante. "


sebenarnya tante Diana Malas jika harus bertemu dengan Pria yang dulu pernah menorekan Luka lama pada keponakannya itu tapi berhubung Sammy Membantunya dari Kejadian tadi tante merasa tidak enak dan terpaksa bersikap biasa biasa saja sama sammy.


Sammy pun tersenyum penuh arti.


" Sama sama tante. "


" Ya sudah tante ke kasir dulu ya Sam, mau bayar Dulu. "


" Tunggu bentar tante, biar sekalian saja sammy yang bayar tan, Sammy Juga Mau sekalian Bayar Ini." Ujar Sammy sambil memperlihat Sebuah Botol Air minum di tangannya.


Kening tante Diana mengeryit saat melihat Sammy Tidak membawa barang belanjaan Apapun Cuma Ada Segelas botol minuman Jus saja ditanganny, bagi tante Tiara Sammy Ini Modus saja pikirnya.


" Tidak usah Sam, tante bisa bayar sendiri, lagian Barang belanjaan Tante banyak, kamu bayar sendiri Belanjaan kamu. "


Tante Diana berlalu melewati Sammy sambil mendorong Ranjang Belanjaannya menuju kasir sedangkan Sammy terus mengikutinya dari belakang..


" Tante tante, Sammy mohon biar Sammy Bayar Barang belanjaan Tante, Lagian belanjaan Semua ini buat Tiara kan.?! "


" Kok Tahu. ?!"


" Hehehe Nebak Aja sih tan boleh ya tan please." Ucap sammy Sambil memohon sedang Tante Diana menatapnya dengan Sinis.


" jangan Modus kamu, jangan Harap Tante Bakal ijinin Kamu buat Gangguin tiara lagi, awas minggir kamu. "


Usir tante Diana sambil Melenggangkan kakinya kearah kasih


" Ckkk, dasar Perawan Tua nenek Lampir, Awas Saja Dia. " Umpat Sammy lalu dia tetap keukeh Menghampiri Tante Diana yang Sekarang Sedang Ke kasir.


" Pakai ini saja mbak. " Seru Sammy sambil menyodorkan blackcard miliknya membuat Tante Diana Jengkelnya bukan main.


" Baik pak totalnya semua Tujuh Ratus sembilan puluy lima. " ucap sang kasir sambil menerima blackcard dari Sammy dan menggeseknya sebagai Alat pembayaran.


Setelah Usai transaksi tante Diana pun keluar Dari supermarket tersebut sammy terus saja Mengikuti tante diaana


" Sammy Antar Pulang Ya tante. " Serru Sammy yang kini mengekori tante Diana dibelakang


" Tidak usah tante bisa pulang Sendiri. " Ketus tante Diana dis berusaha bersikap tak acuh pada Mantan kekasih keponakannya dulu.


" Ayolah tante, tolong Jangan menolak niat baik sammy, " Rengek sammy


Tante Diana berhenti dari Langkahnya dan menatap sammy dengan tatapan tidak suka.


" Mau kamu Apa hah.?! "


Sammy Menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


" Sammy ingin bertemu Dengan Tiara tante, sammy Ingin tau keadaan Tiara saat ini. "


" Dia baik baik saja, jadi kamu jangan mengganggunya. " Seru Tante diana Sambil mulai berjalan Lagi namun sammy tetap mengejarnya untuk menyakinkan tante Diana kalau dia sudah berubah.


" Tante, saya mohon tante biarkan saya Bertemu dengan Tiara sebentar saja, saya ingin meminta maaf dan menebus kesalahan saya dulu tante, saya mohon. " Ucap sammy sambil mengatupkaj kedua tangannya untuk memohoh kemurahan hati pada Tante Diana.


Tante Diana menghela nafas Panjangnya dia nampak Menyerah Karena sammy terus berusaha Memohon. belas kasihanya.


" Saya mohon tante, saya juga Minta maaf sama tante, atas tindakan saya dan orang tua saya dulu pada. tante dan juga tiara saya mohon tante, ijinkan saya untuk menebus kesalahan saya. "


Tante Diana Nampak Bingung dan terkejut saat Sammy Tiba tiba bersimpuh di kakinya dan memohon.


" Sammy, bangun jangan seperti ini malu dilihat orang. " Tante Diana berusaha menyuruh sammy bangun dari bersimpuhnya.


" Saya tidak akan Bangun sebelum tante memaafkan Kesalahan serta kekhilafan saya, dan mau mengijinkan saya untuk bertemu tiara kembali tante, saya mohon. " Ujar Sammy dengan Penuh mengiba.


" Baiklah kalau begitu Ayo cepat bangun. "


" Sungguh tante, mau memaafkan kesalahan saya.?"


" Ya cepat bangunlah saya Risih kamu seperti ini.! "


Sammy pun segera Bangun dan berucap terimakasih pada tante diana


" Terimakasih tante terimaksih. "

__ADS_1


" Ya. "


" Kalau begitu saya boleh kan tante mengantar tante pulang Dan bertemu dengan Tiara.?! " Tanya Sammy dengan penuh Harap


" Terserahlah, pusing Tante ngadepin kamu. " Tante Diana memijat Keninngya karna pening


" Baiklah tante, silahkan masuk ke mobil saya, biar sammy yang bawa belanjaan tante, sammy akan mengantarkan tante Pulang. "


" Hmm.! "


dengan Malas Tante diana masuk kedalam mobil Sammy.sedangkan Sammy Nampak sekali Raut wajahnya Bahagia karena berhasil membujuk tante dari wanita yang masih dicintainya itu.


Tante Diana sudah Duduk di kursi belakang sedangkan Sammy Sudah Duduk dibalik kursi kemudinya dan langsung melesatkan kendaraannya kerumah Tiara.


Tidak terlalu lama akhirnya mobil yang sammy Sudah mendarat di pelataran Halaman Rumah Nico dan tiara


tante Diana segera turun dari mobil disusul Sammy. yang juga ikut turun


" Biar sammy saja yang bawain barang belanjaannya tante. " Dengan sigap Sammy Beralih menenteng Dua kantong Plastik belanjaan diselingi senyum merekahnya sedangkan tante Diana mampak pusing Akan kelakuan sammy yang sangat menyebalkan menurutnya.


" Terserah lah terserah. "


Lalu tante Diana pun Membuka pintu Rumah dan masuk kedalam, disana sudah Ada tiara bersama Cylla dan Baby Vier berada Diruang keluarga sambil menonton Acara televisi.


" *Assalamualaikum. " seru Tante diana dan Sammy bersamaan.


" Walaikumsalam. " Jawab tiara dan Cylla*


kedua mata Tiara membulat saat melihat Tantenya membawa seseorang yang tidak asing Baginya.


" Hallo Anak manis.? " sapa sammy pada Cylla


" Hallo om Ganteng. " Celetuk Cylla sambil meraih punggung tangan sammy Untuk diciumnya. " Daffa Mana om.? "


" Wach Om seneng nih Dapat pujian Dari Gadis manis seperti cylla. " Ujar Sammy sambil melirik Tiara yang kini masih melongo disampingnya.


" Iya Dong, Om kan memang tidak kalah Ganteng Seperti Daddy Nya Cylla, tapi Tetap Daddy Cylla yang paling Ganteng. Hihi. " kelakar Cylla diiringi tawa tawa renyahnya.


" Iya iya om tau Cylla, daddy Cylla memang yang paling gantenh, Buktinya mamanya Cylla Cinta banget kan sama Daddy nya Cylla. " Kelakar Sammy sambil tersenyum tipis pada Tiara, lalu dengan Cepat Tiara membuang mukanya.


" Ehem, Cylla Kamu kekamar dulu ya sama dedek Vier, Mama mau bicara sama Om sammy Dulu. " Seru Tiara lalu memanggil bi tatik yang kebetulan lewat Disana dan menitipkan baby Vier dan Cylla untuk diantarkan kekamar mereka.


" Bi tatik, Saya titip Anak anak sebentar Ya bawa mereka masuk kekamarnya. " Seru Tiara sambil meyerahkan baby Vier pada bi tatik


" Baik nyonya, ayo nona Cylla kita kekamar. "


" Iya Bi, Om Cylla kekamar dulu ya, dadah om."


" Iya Manis. "


Lalu setelah Bi tatik bersama Anak anak masuk pergi Masuk kedalam kamar, kini Ganti Tiara yang langsung memberonding Pria didepanya ini dengan beberapa pertanyaan.


" Untuk Apa Kamu datang kesini?! " Ucap Tiara dengan Nada tak Ramah.


" Aku Hanya ingin meminta maaf sama kamu Ra, aku menyesal dulu sudah Pernah menyakitimu, aku menyesal ra, tolong Maafin aku. " Ujar Sammy Menatap Tiara dengan tatapan yang Begitu Dalam, sedangkan Tiara langsung membuang mukanya tidak ingin menatap wajah mantan kekasihnya itu


" Sekarang kamu bisa pergi dari rumah saya.!"


" Tapi Ra aku mohon maafin Aku. "


Tiara menatap Sammy dengan tatapan tajam dan Raut wajah penuh tidak kesukaan.


" Aku sudah memaafkanmu, sekarang kamu bisa pergi dari sini, dan tolong jangan pernah ganggu lagi kehidupanku dan juga kehidupan keluargaku. " Sentak Tiara.


" Ra aku kesini hanya ingin memastikan keadaanmu saja Ra. "


" Apa yang ingin kamu pastikan dari keadaanku, aku baik baik saja dan kamu tidak perlu tau tentang keadaanku. " ketus tiara


" Aku tau Ra, kamu sangat Terpukul Atas kepergian suami kamu yang tidak tau Rimbanya, mungkin saja Dia sudah Mati Ra, jadi kamu Harus Bisa mengikhlaskan Suami kamu dan mencoba membuka hati Untuk Pria lain, kamu butuh Sosok yang Bisa melindungi kamu Tiara. " Seru Sammy dengan Semua Tipu muslihatnya


" Tutup mulutmu, jangan sekali kali kamu Bilang Suamiku Seperti itu, Dia masih Hidup dan Aku Yakin Dia nanti pasti kembali. " Ujar Tiara dengan nads suara setengah Membentak.


Sammy Hanya menghela nafas panjang mendengar wanita yang Masih begitu dia cintai sangat keras kepala..


" Tapi Ra Aku tidak ingin kamu terus terpuruk atas kepergian suamimu. "


" Diam kataku, dan Cepat Pergi dari sini, aku tidak ingin orang orang melihat kalau ada pria asing datang kerumahku dan berfikiran Macam macam padaku Sam.! "


" Tapi Ra. -----"


" Kami dengar gak sih Sam, Aku sedang menjaga Marwahku sebagai seoraang Istri. ingat sam aku ini seorang wanita bersuami dan kamu Seorang pria beristri sangat Tidak pantas jika kamu datang Kerumah Seorang wanita yang sudah berkeluarga. " Ujar Tiara dengan menahan kesal.

__ADS_1


Melihat Sikap Tiara yang nampak berubah kesal dan frutasi membuat Sammy menyerah dan Segera pulang.


" Oke ra oke, kamu tenang ya, tahan emosi kamu, kamu lagi hamil ra, kamu tidak boleh Emosi. " Ujar Sammy sambil mendaratkan Tangannya untuk mengelus ngelus perut Buncit tiara yang tertutup oleh baju Rumahan tiara, namun dengan Cepat Tiara menampik Tangan kekar Milik sammy.


" Jangan sekali kali menyentuhku. " Ujar Tiara yang Sudah Tidak bisa Membendung Air matanya lagi.


" Oke ra oke aku minta maaf, oke aku pulang sekarang. " Ujar Sammy berusaha menenangkan Tiara yang kini Sudah mulai menangis.


" PERGI KATAKU PERGI.!!!!" Bentak Tiara


" Oke aku akan pergi, tapi Aku akan tetap berusaha Menemui mu lagi Aku akan berusaha mengambil hatimu kembali. "


" PERGI. ------?" Teriak Tiara dengan sisa tenaganya.


Lalu Akhirnya sammy Pun Pergi dari Rumah Tiara. seketika Langsung Tiara menjatuhkan tubuhnya di atas sofa dengan Isak tangisnya.


Mas Nico kamu dimana mas, aku lelah dengan semua ini, kemana lagi aku harus mencarimu, aku takut Pria itu datang lagi ingin mengganggu. keluarga kita.


--------


" TIDAK. . . .!!!!!"


" Gilang Kamu kenapa sayang.?! " Ujar Mira sambil mengelus Dahi gilang yang Sedang berkeringat.


Gilang Mengatur Nafasnya dengan terengah engah Ternyata meraka berdua kini sedang Berada disatu Ranjang Tempat tidur.


" Sayang, hei kamu kenapa? " Tanya mira sambil menangkup pipi Gilang Yang terlihat memucat. " Kamu mimpi Buruk.?! "


" Aku mimpi buruk Lagi Mira. "


" Sssst. tenanglah Ada aku gilang. " Mira memeluk Erat kembali tubuh Gilang.


" Tapi Mira. "


" Udah Ya, kamu Harus istirahat bukankah besok kita Akan ke rumah mama papaku untuk melamarku, jadi kamu sekarang harus istirahat Dulu, supaya besok Bisa Fress dalam perjalanan kita. "


" Mira.?! " Lirih Gilang


" Ya sayang. " Ujar Mira dengan suara lembutnya


" Apa kita tunda Dulu Acara pergi ke rumah orang Tuamu untuk melamarmu, aku takut masih ragu dengan Jati diriku yang Sebenarnya Mira." Ucap Gilang dengan penuh kehati hatian


Dengan Cepat Rauh Wajah Emira menjadi muram dan menatap tajam Gilang.


" Enggak bisa Gilang, Kamu ingat kamu udah Tidurin Aku, aku takut Nanti aku bisa Hamil jika kamu tidak segera Menikahiku. " Ujar Mira dengan Wajah memberengut. Gilang Nampak frustasi dan mengusap wajahnya kasar lalu beralih menatap wajah Emira yang kini mulai Menangis


" Mira maafkan Aku, tapi Aku bener bener masih Ragu mira. " jawabnya dengan tatapan sendu dan wajah gusarnya.


" Kamu jahat Gilang, kamu pikir Setelah aku Tidak Suci lagi akan Ada pria yang mau menikah denganku Ingat gilang kamu yang Sudah Mengambil Mahkotaku apa kamu lupa setelah Apa yang Sudah aku berikan semua kekamu. " ucap Emira dengan suara seraknya dan terus menumpahkan air matanya.


Gilang yang Tidak tega melihat Seorang wanita menangis didepannya pun merasa Luluh dan bersalah, karena Dia sendiri yang membuat Emira terluka, dengan segera dia menarik tubuh emira kedalam pelukanya dan menciumi Pucuk kepala milik emira.


" Maafkan Aku emira maafkan aku. "


Emira tetap terdiam dan Terisak didalam pelukan Gilang yang membuatnya Nyaman.


" AKU JANJI AKAN MENIKAHIMU. "


Mendengar Kata kata yang keluar Dari Bibir Gilang membuat Senyum Emira kembali Mereka dibalik pelukan gilang. dia semakin erat Mengeratkan Pelukanya pada Gilang.


Akhirnya Aku bisa Membuatmu Menjadi Milikku Sayang, aku bahagia sekali.


Lalu mereka kembali membaringkan tubuh mereka kembali ke tempat Tidur dan langsung menutup Tubuh mereka dengan Selimut Tebal itu lagi.


.


.


.


_ Bersambung _


Hayo Siapa yang Udah mulai gereget Dan ingin menghujat Tokoh Tokohnya.


Author Tunggu ya Kritik dan sarannya.


semoga Syuka.


udah Aku masih bonus ya buat Up hari ini.


Happy Reading

__ADS_1


__ADS_2