
Beberapa Hari kemudian Mami Sinta dan juga Nora berniat untuk berkunjung dirumah baru Putranyaa tersebut, bukan perkara yang sulit bagi Mami sinta untuk mencari tahu tempat tinggal anak dan menantunya sekarang.
Tok tok tok......
" Bang, berhenti kayaknya ada yang ngetuk pintu kamar nih.? "
Tiara mengehentikan aktivitas Nico yang sedari tadi mencumbunya tanpa henti. sedangkan Nico berdecak sebal karena tengah mengganggu aktivitasnya pagi pagi seperti ini.
" Ck, ganggu orang saja. ---"
" Husst, nggak boleh gitu siapa tau bibi ada perlu Babang. --"
Lalu tiara segera merapikan piyama tidurnya dan mengucir rambutnya panjangnya dan segera berdiri untuk membuka pintu kamarnya.
Ceklekk
" Ada apa Bi.? " tanya Tiara sambil merapikan sedikit rambutnya
" Maaf nyonya diluar ada nyonya besar sedang menunggu diruang tamu bersama nona muda."
" Mami.? "
" Betul nyonya muda. "
" Baiklah bi suruh mereka menunggu sebentar, saya akan segera turun. --"
" Baik nyonya, kalau begitu bibi permisi dulu. "
Setelah itu Tiara menutup pintu kamarnya lagi dan membangunkan suaminya yang masih terlihat malas malasan ditempat tidur itu.
" Bang Ayo bangun.. " tiara menggoyang goyangkan bahu suaminya itu
" Emmmh, ada apa sih sayang, suamimu ini masuk ngantuk yank, ----"
Nico menarik selimutnya kembali namun secepat kilat Tiara menahanya.
" Eitts eitss, ayo cepetan bangung. ---"
" Yank ini itu hari Weekend, aku masih ngantuk nih. " Gerutu Nico sambil memunggungi tiara.
" Diluar Ada Mami dan Nora Ko, cepetan Bangun. "
__ADS_1
Nico langsung kaget mendengar Ucapan istrinya tersebut.
" Mami?"
" Hmmm.! "
" Ngapain Coba.? "
" ya mana aku tau babang. " Desah Tiara sambil mencubit gemas pipi tiara.
" Aduh sakit tauk. ?"
" Ya mangkanya cepetan bangun.! "
" Ya sudah kita mandi bareng sekalian Ya.? " Nico mengerlingkan matanya, dan segera berdiri lalu menggendong istrinya.
sumpah demi apapun Suami Tiara ini benar benar membuat tiara kewalahan. jangan salah mereka mandi bukan sekedar mandi saja namun mandi mereka akan berubah menjadi aktivitas seperti tadi malam.
" Dasar mesuum. "
" Biarin week mesum sama istri sendiri. --"
**************
" Lama sekali sih turunnya, ngapain aja sih kalian.? " Ujar Nora tak terima karena dibuat kesal menunggu saudara kembarnya yang barusan saja turun bersama sang istri.
" Ya itu urusan kami ya wajar Dong, kami kan sepasang suami istri pasti banyak sekali urusan yang harus diselesaikan dulu. " ujar nico dengan datar.
" Maaf Mih, Nora, sudah menunggu lama, emm kalian mau dibuatin minuman apa.? " tanya Tiara memecah keheningan.
" Nggak usah sok baik, kami disini datang kesini gak perlu basa basi. " Timpal mami sinta
" Ehmm, maaf ada kepentingan apa Mami dan juga nora datang kerumah kami. ?" potong Nico cepat
" Mami sekaran mau tanya sama kamu siapa sebenarnya wanita sialan itu.? " sentak mami sinta sambil menunjuk nunjuk jarinya ke tepat wajah tiara.
" Apa maksud mami.? "
Kali ini nada Bicara Nico sedikit tak suka dan tak ramah pada mami tirinya tersebut.
" Sudahlah Nak kamu tidak perlu lagi menutup nutupi status ssbelumnya istrikamu yang murahan ini.------"
__ADS_1
" Mami Cukup kalau mami kesini hanya untuk menghina istri Nico mending sekarang Mami dan Nora Keluar dari sini Keluarrrrr. " Usir nico
" Mami bukan nya menghina istrimu nak tapi itulah faktanya, Istrimu itu seorang Janda murahan yang baru saja diceraikan mantan suaminya belum genap tiga hari sudah menikahi kamu iya kan.? " Bentak mami sinta
" Stop , saya tidak perduli apa kata omongan anda barusan, dan jangan pernah menghina Tiara Lagi, yang jelas anda hanyalah Mami sambungku bukan Mami kandungku jadi Stop mencampuri kehidupanku.!! " Sentak Nico dengan tatapan tak ramah, dia bahkan sudah tidak basa basi lagu untuk tidak menyebut mami pada wanita yang telah merawatnya sedari kecil.
" Nico jaga ucapanmu. "
" Jangan Mengajarimu, tau apa kamu soal wanita ini.? "
" Cukup Cukup. hik hiks hiks" mami sinta terlihat menangis dan mengiba. " Mami sadar mami bukan mami kandungmu tapi percayalah nak mami hanya ingin kasih yang terbaik buatmu, wanita itu tidak pantas menjadi istrimu. ------"
" Cukup mih, sekarang Keluar kalian dari Rumah kami KELUAR. .!!!!!!!!!!" teriak Nico
" Kamu akan menyesal nico. " Ujar Nora lalu mengajak mami sinta pergi dari rumah Nico. " Ayo mih kita pergi dari sini, biarin anak durhaka ini.suatu saat dia akan menyesal karena telah membela wanita murahan ini"
Lalu tanpa pikir panjang Nora dan mami Sinta pergi keluar dari rumah Nico.
Lalu Nico berbalik menatap manik mata istrinya yang sudah berkaca kaca.
" Sayang kamu baik baik saja? "
Namun tiara hanya terdiam, Nico dengan reflek menarik tangan istrinya untuk menenggelamkan Tiara kedalam pelukan dada bidang miliknya
" Maafkan atas kelakuan mamiku dan juga saudaraku ya sayang. -------?"
Nico terus menghujami kecupan di puncak rambut kepala Tiara, sedangkan tiara terus terisak didalam pelukan suaminya tersebut.
aku bersumpah tak kubiarkan seorangpun menyakitimu lagi, maafkan aku.
Semoga Nico selalu melindungi tiara dalam keadaa suka maupun duka. semoga mereka berdua bisa melewati badai rumah tangga mereka.
.
.
_ bersambung. _
Hai hai hari ini aku udah Up Dua episode ya jangan Lupa kasih like dan komen jika kalian Suka.
Terimakasih.
__ADS_1