Goresan Luka Mutiara

Goresan Luka Mutiara
Kemurkaan dan Emosi rival


__ADS_3

Kurang tiga hari lagi acara persiapan resepsi tiara dan rival akan dimulai, ,


terlihat hubungan tiara dan rival nampak mulai hangat meski rival harus pintar pintar membagi waktu dengan freyya kekasihnya dan menemui freyya diam diam tanpa sepengetahuhan istrinya. .


Rival mulai merasa terbiasa akan hadirnya tiara sebagai sosok istri dan mengurusi keperluannya sehari hari.


membuat dirinya terkadang lupa untuk mengunjungi freyya, hingga membuat freyya terkadang kesal dan merasa cemburu. .


malam itu ,malam ketiga dihari pernikahaannya tiba tiba rival sedang ingin meminta haknya kepada tiara, namun terjadi kejadian yang terduga yang membuat rival kesal dan pergi meninggalkan


tiara begitu saja.


tiba tiba rival menghampiri tiara didapur dan memeluk tiara dari belakang, saat suasana rumah sepi, karena pembantunya hanya bekerja paruh waktu saja. .


blepppp


"mas rival, kamu ngagetin aku aja sih, ,"?


"sayang aku kangen nih sama kamu, ,"? ujar rival sambil menenggelamkan kepalanya ditengkuk belakang tiara dan posisi memeluk tiara. .


"mas, aku lagi masak nih lagi nyiapin makan malam kita, ,"? ucap tiara gugup karena takut rival akan memintah haknya,


tiara takut dan masih belum siap jika suaminya itu tiba tiba menginginkan haknya, jujur dia belum siap dan masih trauma apalagi perasaan takut, karena tiara belum berani memberitahu rival tentang massalalunya. .dia sangat takut rival dan murka jika tau, padahal hubungan mereka lagi hangat hangatnya. .


jadi selama menikah rival dan tiara belum pernah melakukan hubungan suami istri.


tiara butuh waktu dia akan memberitahu keadaanya setelah acara resepsi pernikahan mereka yang akan mereka selenggarakan minggu depan. .


"yang, ,udah pergi belum itunya, ,"? tanya rival menggantung


"apanya sih mas. ."?


"tamunya lah, ,apa lagi coba, ,udah mupeng nih, ,"? ucap rival sedikit kesal karena istrinya berbelit belit. .


"aduh mati aku, bener kan mas rival lagi mau minta haknya, ya allah aku harus bagaimana ini, aku takut nanti jika aku berkata jujur mas rival pasti murka, tapi aku takut kalau aku ketahuan bohong mas rival pasti lebih murka lagi. ."gumam tiara dalam hati dan cemas**


"kok diem sih, ,yasudah habis kamu masak kamu langsung mandi terus kekamar ya, ,mas tunggu, ,okeh. .muachhhhh. ." ucap rival mencium pipi tiara dan langsung berlari masuk kekamar. .

__ADS_1


setelah rival pergi masuk kekamarnya, tiara tak henti hentinya memegang dadanya yang tengah meronta ronta mau copot. .dia cemas dan bingung. .


setelah semua hidangan makannanya selesai tiara segera menyiapkan diruang makan, setelah selesai dia bergegas kekamar..


dengan langkah takut dan hati hati tiara mulai masuk kedalam kamarnya, terlihat suaminya masih sibuk dengan laptonya dan duduk diatas tempat tidurnya. .


Ceklekk


"udah selesai masaknya, " tanya rival tanpa mengalihkan pandangannya kearah tiara dan terus menatap layar laptopnya. .


"su sudah mas, ," jawab tiara gugup


"ya sudah kamu mandi gih, habis kamu mandi mas yang mandi, ," jawab rival dengan nada datar


lalu tiara segera mengambil handuk dan piyama tidurnya lalu brgegas menuju kekamar mandi. .


dia terus berfikir bagaimana caranya supaya suaminya tak meminta haknya sekarang.tapi fikirannya telah diselimuti rasa takut sehingga tak bisa berfikir untuk mencari cara. .


sampai akhirnya tiara selesai dengan ritual mandinya. .dan keluar kamar mandi dengan memakai piyama dan mengeringkan rambut panjangnya yang basah itu dengan handuk kecilnya. .


ceklekk kamar mandi terbuka.


"emm mas, aku aku sudah selesai mandinya, " ucap tiara gugup. .


lalu rival menutup laptopnya dan tersenyum melangkah kearah tiara. .


"oke sayang, tunggu ya mas mau mandi dulu biar gak gerah, ," Goda rival dan berbisik ke daun telinga tiara.


membuat wajah tiara bersemu meerah, bagaimanapun tiara sangat gugup dan takut, meskipun ini yang kedua kalinya tiara akan menyerahkan dirinya untuk seorang pria, yang sekarang notabennya adalah suami sahnya, bagaimanapun dia masih trauma atas dulu yang pernah dialami tiara, saat dengan teganya kekasihnya mengambil kehormatannya dengan cara paksa. .


setelah itu terlihat tiara sangat gelisah menunggu suaminya keluar dari kamar mandi, sumpah demi apa dia sangat cemas takut dan gelisah serta belum siap. .untuk melakukan hubungan suami istri meskipun dengan suaminya sendiri. .


terlihat rival keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melingkar dan melilit diperutnya dengan menampilkan dada bidang rival dan rambut rival yang masih basah. .


tangan tiara cemas dan gemetar saat suaminya menghampirinya dab memegang kedua bahunya. .


"kamu baik baik saja tiara, "? tanya rival dengan tatapan maut yang siap menerkam mangsanya.

__ADS_1


tiara hanya bisa mengganguk dengan tangan yang masih bergemetar.


"aku mulai ya sayang, ," seru rival


tanpa menunggu anggukan tiara, rival langsung menyerang tiara dan membaring tiara dikasur, lalu rival menindih tubuh tiara. dan mengunci kedua tangan tiara..


mata mereka saling beradu pandang.


perlahan rival mencium kening tiara lalu turun ke hidung dan kedua pipi tiara, lalu menciumi bibir muda tiara dengan lembut, ,sentuhan demi sentuhan tiara mulai merasakan gemetar tubuhnya yang sangat hebat. .


kini salah satu tangan rival sudah menyelusup dibalik piyama tiara dan membuka satu persatu kancing baju tiara.


hingga menampilkan gundukan benda padat dan kenyal tiara dibalik baju piyama tiara.


lalu rival mulai meremas kedua p*y*d*r*a tiara. tangan rival sudah bergerilnya membuka bawahan tiara dan hingga kini hanya menampilkan celana dalam tiara


saat rival akan membuka celana dalam tiara dan ingin memasukan juniornya.. tiba tiba tiara menjerit keras dan menangis sejadinya sehingga membuat rival mengurungkan niatnya bingung dan juga khawatir melihat tiara yang berteriak dan menangis histeris.


"arghhhhhhhhhhhh,,,,, " teriak tiara dengan diikuti isakak tangis.


"tiara kamu kenapa,,, "sentak rival dan sontak membuatnya berdiri dan menjauhkan diri dari tiara. .


"jangan sentuh aku jangan sentuh aku, huhuhu hiks hikss "---- tiara menangis tersedu sedu. .


"tiara aku ini suamimu kamu ini kenapa, "? tanya ardan sambil mencengkram bahu tiara yang sedang terduduk diatas ranjang


"aku mohon mas jangan sentuh aku, aku belun siap. .huhuhu hiks hiks. .


"arggggghjjhhhhhh sial. " teriak rival dan sangat frustasi lalu berlari membuka lemari bajunya dan memakai baju dan celana panjangya lalu pergi meninggalkan tiara yang tengah menangis dikamar dan membanting pintu kamar dengan keras. .


Brakkkkkkkkkk


"*maafin aku mas maafin aku, aku sudah mengecewakanmu dan buat kamu marah. maafin aku maas aku belum siap maafin aku. hik hiks hiks, " batin tiara dan terus memegangi lututnya dan menangis tersedu sedu diatas kasur melihat kepergian suaminya yang penuh dengan emosi. .


.


.

__ADS_1


.


bersambung*. .


__ADS_2