
Pagi harinya, Tiara mengerjabkan kedua matanya, dia tertidur disofa ruang tamu, diana yang kebetulan keluar dari musholla kecil yang berada dalam rumahnya, menghampiri tiara yang nampak tertidur disoffa dan berniat membangunkannya.
"Tiara, ayo bangun. kamu telat tuh subuhannya, ayo bangun sayang. ." ujar diana sambil menggoyang goyangkan bahu tiara. .
tiara pun terbangun dan memincingkan matanya dan mengucek ngucek kedua matanya. .
"Astagfirullah, ,tante tiara bangun nya kesiangan tiara mau ambil wudhu ya tan. ."
diana menggeleng dan menghentikan langkah tiara.
"ini sudah jam 06.00 sayang, ,kamu udah telat. .yasudah kamu mandi dulu gih, tante mau belanja bikin sarapan pagi buat kalian, ,"
"yah, ,gak subuhan deh, ,yaudah tante tiara naik keatas dulu ya" , ,ujar tiara namun langkHnya terhenti
"tiara, ,suami kamu mana,, kok kamu tidur disoffa, atau jangan jangan semalem kamu kecapekan tempur sama suami kamu, terus kamu ngindarin dia gitu. ." Goda diana.
"apa'an sih tante ngaco deh, ,"
"terus kenapa mukanya merah gitu, ," goda diana lagi.
"tadi malam mas rival ada urusan mendadak tante, dan keliatannya soal kerja'an jadi mas rival pergi, ,trus aku ketiduran nunggu mas rival tapi ternyata belum pulang juga. ." ucap tiara dengan wajah lesu. .
"sudah gak usah manyun gitu dong nanti jelek loh, ," udah cepetan mandi sana, ,bau?? "
"iya iya tiara mandi,, yasudah tiara ke kamar dulu ya tan,, ," ucap tiara lalu pergi ke kamarnya. .
---------
sudah hampir jam 07.00 namun belum ada tanda tanda rival pulang kerumah membuat wajah tiara muram dan ditekuk. .sehingga makanann yang didepannya cuma dia liatin saja sambil terus mantengin jam tangannya.
tiara memutuskan untuk tetap kembali bekerja hari ini, meskipun baru kemarin acara pernikahaannya diadakan, namun tiara tetep bersikukuh ingin tetap bekerja hari ini, apalagi kejadian semalam saat suaminya pergi meninggalkannya begitu saja, membuat moodnya langsung berubah.
"Tiara, ,kamu hari ini mau berangkat kerja ,"tanya diana
"iya tan males dirumah, ," balas tiara dengan nada bete'nya
"kalian kan baru saja nikah, masak sudah mau masuk kerja sih aneh, lagian kamu ini ya kalau kamu khawatir sama suamimu ya ditelpon dong, ,pa susahnya sih. ." seru diana dengan sedikit ngegas. .
"hape, nya mati gk bisa dihubungi, ," ucap tiara dengan wajah datar, dan terus mengaduk aduk makannanya. .
"Tiara tiara, sebenarnya kalian ada masalah apa sih, ,"? tanya diana. .
tiba tiba terdengar suara mobil dari luar, yang tak lain mobil dari suaminya, rival. .
"asslamualaikum tante, ," ucap rival sambil melangkahkan kakinya masuk kedalam ruang makan. dan memberi salam ke tantenya. .
"pagi sayang, ," ujar rival lagi lalu mencium kening tiara didepan diana,, sontak membuat tiara kaget akan perlakuan manis rival. .
"walaikum salam, , rival ayo duduk sarapan bareng" seru diana. .
namun tiara hanya diam dan menatap suaminya dengan senyum sinis, dan tatapan sorot mata dengan penuh tanda tanya, karena tiara tak mau berdebat jika sedang dimeja makan. .
"tiara ayo kamu ambilin suami makannanya dong". .seru diana
tiara hanya diam dan mulai mengambil piring milik rival dan mulai mengambil nasi goreng dan lauk pauk kedalam piring rival, lalu menyodorkan ke rival.
"inih makannanya, ," ucap tiara datar tanpa ekspresi. .
"Terimakasih sayang, ," jawab rival dengan entengnya dan rasa bersalah.
membuat tiara kesel menatap wajah suaminya yang tanpa bersalah. .
__ADS_1
"oiya tante hari ini saya ingin mengajak tiara untuk tinggal dirumah baru saya, ,apa tante boleh mengijinkan tiara untuk tinggal bersama saya. ." tanya rival tanpa basa basi
membuat tiara kaget dan melototkan kedua bola matanya
"permintaan macam apa ini, tanpa basa basi ngajak aku tinggal dirumahnya, tanpa memikirkan perasaan tante, dan tanpa persetujuanku pula, udah ngilang sejak semalem sekarang datang datang membuat bualan semacam inj, bener bener menyebalkan", ,gerutu tiara. .
" tante tak keberatan nak rival, justru itu lebih bagus,, tante tak punya alasan untuk tak memberi ijin pada kalian, kalian kan sudah sah jadi suami istri, ," celetuk diana sambil tersenyum lebar. .
"tapi tan. "--- ucap tiara
"tiara, kamu itu sudah jadi istri sah rival jadi apapun keputusan suami kamu, kamu harus menuruti dan mentaatinya, lagian ini juga sudah tugasmu menemani suamimu dimanapun berada, ,jangan pernah membantah suamimu ya sayang dan jadi istri yang baik, ," ujar diaana
"gimana sayang, kamu dengar kan apa yang dikatakan tante diana"-- , , ujar rival sambil menggengam erat tangan tiara. dan memberikan senyum palsu terbaiknya. .
"oke deh, ,yasudah aku siap siap beresin baju baju dulu, jadi setelah pulang krja nanti sudah beres semua dan tinggal bawa. " ucap tiara
"kerja, ,?? memang siapa yang akan kerja hari ini. ."? tanya rival
"ya kita lah mas. .
"nggak ada kerja hari ini, sampai resepsi kita berlangsung, ,aku sudah kasih ijin kamu cuti mulai hari ini sampai minggu depan. ." ucap rival dengan tegas. .
"tapi mas, ,"---- ucapan tiara terpotong saat rival menatap dirinya dengan tatapan tajam. .
akhirnya tiara menghala dan tak membantah suaminya itu lagi. .
------------
Didalam mobil rival tak henti hentinya mengajak tiara ngobrol dan mencoba mencairkan suasAna hati tiara yang sudah dibuatnya kesal. rival terpaksa bersikap manis kepada tiara, supaya tak menimbulkan curiga kalau dirinya hanya memanfaatkan tiara untuk menutupi hubungannya dengan freyya, supaya papanya segera mengalihkan semua harta warisannya atas nama dirinya.
untuk sementara ini dia harus bermain drama dulu dengan tiara.
lalu mendapat lirikan tajam dari tiara. .
"apa katamu bilang,sayang, ,"?????? tanya tiara heran mendengar kata kata yang terlontar dari suaminya untuk pertama kalinya
rival menganggup mantap.
"iya sayang, ,ya wajar dong kan kamu istriku"? ucap rival dengan santai. .
"tadi malam kamu kemana, kok gak pulang.. "?? ucap tiara judes. .
"kan aku sudah bilang kalau aku ada urusan kerjaan kok tanya lagi sih, ," ucap rival dengan kesal
"udah itu aja, "??
"iya sayang, ," ~ ucap rival. .
"gak bohong, ,"?
"beneran sayang, suwer kewer kewer deh, ,"? ucap rival dengan mencubit gemas bibir tiara yang sedang manyun. .
"awas kalau macem macem, ," ancam tiara. .
"macem macem ditempat tidur boleh kan sayang"?? Goda rival sambil mengerlingkan matanya. .
"ihhhhh dasar mesummm. .!!!!" ucap tiara dengan kesal dan mencubit kecil perut rival. .
lalu tak terasa mobil mereka sudah sampai didepan rumah baru mereka.
rumah dengan berpagar warna cokelat dan bercat putih itu rumah baru rival, ,rumahnya nampak cantik namun juga tak terlalu besar itu rumah mereka. .
__ADS_1
"ayo turun sayang, ,"? ucap rival sambil merangkul bahu tiara. .
tiara nampak senang dan suka akan desain dan tatanan rapi rumah baru yang akan dia tinggali itu. .
"gimana kamu suka sayang, ,"? tanya rival
"bagus mas rumahnya, cantik aku suka" , ,seru tiara. .
"syukurlah kalau kamu suka, ,"
tiba tiba datang wanita paruh baya sekitar umur 40 tahun menghampiri mereka.
"kenalin sayang ini bi marni yang bakal bantu kamu keperluanmu disini, kalau ada apa apa kamu panggil bi marni saja,,,
oiya bi marni kenalin ini tiara istri saya, ," ujar rival memperkenalkan istri dan pembantunya itu. .
"oiya bi tolong kamu bantu ambil koper istri saya yang masih dimobil, ," seru rival. .
"injihh tuan, nyonya... "
"terimakasih bu,, tapi tolong panggil tiara saja ya bu,,, " ujar tiara lembut. .
"tapi nyonya, ,"?
"ibu, ,umur ibu jauh lebih tua dari saya,, dan saya pantesnya panggil bukan bibi, almh ibu saya dulu mengajarkan saya untuk menghormati yang lebih tua, jadi saya mohon ibu panggil saya nak tiara saja, ,"? seru tiara dengan tutur bahasa lembut.
rival yang melihat perdebatan kecil antara istri dan pembantunya itu, membuat dia tercengang akan tingkah laku tiara yang sangat lembuh jika didepan orang yang lebih tua. .dia merasa kagum akan sisi lain dari istrinya itu. .
"ba baik nak tiara, bibi, ,eh maksudnya ibu, ambil barang barang nak tiara ya dulu. .permisi tuan, ," seru bi marna lalu bergegas pergi
tiara hanya tersenyum saat melihat pembantunya pergi untuk mengambil koper kopernya.
sedang rival tengah mematung wajah istrinya.
lalu tiara menyadarkan lamunan suaminya itu.
"mas, ,kok bengong sih, ,ayo kita kekamar" ucap tiara sambil menggoyang goyangkan tangan rival. .
rival terdiam dan terus menatap wajah cantik istrinya itu dalam. .
lalu tiara mencupit pelan perut rival hingga tersadar dari lamunanya. .
"mas, mas,, kok bengong sihh, ,ayo kekamar mana kamarnya, ," ucap tiara sambil mencubit perut rival dengan sedikit kesal
"au, ,kok dicubit sih, ,"? sentak rival
"habisnya bengong mulu, kesambet lohhhh"???.
"nggak apa apa kalau setanya cantik kayak kamu, ,"? Goda rival
"ih, ,gombal yuk ah ke kamar, ," ujar tiara lalu melangkahkan kakinya dan meninggalkan suaminya yang masih terdiam ditempat. .
"*sumpah demi apapun saat ini aku benar benar egois, aku rasa ingin memiliki mereka dua duanya.. huffttt" gerutu rival.
lalu segera dia menyusul istrinya yang tengah masuk kedalam kamar utama. .
.
.
bersambung*. .
__ADS_1