Goresan Luka Mutiara

Goresan Luka Mutiara
Aku merindukanmu kak. (Maukah kau menjadi istriku yang sesungguhnya? SELAMANYA.!


__ADS_3

Kecupan demi kecupan terus mendarat di puncak rambut Kepala tiara yang kini berada didalam dekapan tubuh suaminya itu.


beberapa kali tiara mengerjabkan kedua bola matanya, sungguh ini pelukan pertama dari suaminya tersebut, pelukan yang tiba tiba membuatnya merasa Nyaman aman dan darahnya berdesir hebat.


Entah apa yang Tiara rasakan saat ini.


Tiara bisa dengan jelas mendengar dan merasakan degub jantung Suaminya itu berdetak tidak karuan, tepat ditelinganya yang saat ini tubunnya berada dalam dekapan Suami kekarnya tersebut.


membuat Jantung tiara seakan ikut juga menari nari mendengar Irama jantung suaminya yang berdetak kencang tersebut.


"Ko Lepassssss. " Lirih Tiara dengan pelan


" Biarkan seperti ini dulu ra.----" ujar Nico yang tiba tiba ingat ketika Seseorang memanggil nama gadis kecilnya tersebut dengan Panggilan RA. "


Nico tersenyum kecil sambil terus mengeratkan pelukannya dan menghujami kecupan kecupan lembut puncak rambut kepala tiara.


" Maafkan aku kak, sungguh aku tak ada maksud untuk menyakitimu. " Gumamnya dengan terus mengeratkan pelukannya.


" Ko. ----


" Jangan bicara Lagi ra, Aku sungguh benar benar merindukanmu saat ini. " Ujar Nico dengan Lembut.


membuat Pipi tiara semakin memanas karena menahan malu dan juga haru, akhirnya suaminya bersikap lembut padanya meskipun sedikit membuatnya bingung.


Lalu perlihaan tiara mendongakan kepalanya untuk menatao wajah tampan suaminya tersebut. sehingga mata mereka berdua sakling beradu. terlihat dibalik sorot mata nico terdapat sebuah kerinduan pada sosok wanita yang tengah berada dalam dekapannya ini. berbeda dengan sorot mata tiara yang seakan menuntut jawaban atas tindakan suaminya saat ini yang membuat dirinya bingung.


"Kenapa ngeliati aku kaya gitu.? " tanya Nico lalu tersenyum lembut istrinya. " Ganteng ya aku kalau diliat semakin Dekat.? " Goda Nico sambil menyunggingkan bibirnya.


" Ih..Sombong banget Sih..!!" ujar tiara menyebikan bibirnya dan memukul mukul kecil dada bidang milik suaminya tersebut.


" Hahahaha, Kenyataanya begitu kan, aku Ganteng, Kaya dan Tampanku juga maksimal banyak Lo gadis diluaran sana yang ngejar ngejar Suamimu ini. -" ujarnya membanggakan diri.


" Idihh congkaknya mulai deh, dasar Bocah. "--


" Apa kamu bilang, kamu bilang aku bocah hemm. --- ujar Nico dengan mencoel gemas hidung mungil tiara dengan gemas.


" Lepasin ko, sakit tau nggak.!"


" Biarin, siapa suruh ngatain aku bocah, Gini gini meskipun kamu katain aku bocah aku bisa Loh, bikin kamu lemas diranjang bahkan bisa membuatkan beberapa ekor Bocah bahkan puluhan atau ratusan kalau kamu mampu. hehehe. ---" goda Nico disela kekehanya.


" Dasar Mesum.. huh.!!! " Ujar Tiara lalu mencubit gemas perut sispax milik suaminya itu.

__ADS_1


" sakit tau ra, --" pekik Nico " Udah mulai mancing mancing ni ya. ---" goda nico lagi sambil menyeringai.


" Kamu kenapa sih ko, kehabisan Obat atau kamu Lagi,?-----" ujar tiara sambil menempelkan telapak tangan nya pada kening Nico. " Tapi gak panas kok. !!!"


" Kamu pikir aku sakit gitu hem.? " tanya nico dengan gemas, entah Sumpah demi apapun perasaan Nico saat ini sedang berbunga bunga dan nggak bisa menjabarkan persaannya dengan kata kata. "


" Aneh aja gitu, Seorang Nico yang galaknya minta ampun kayak singa bisa jadi lembut kayak gini ,apa lagi sama aku, istri yang hanya kamu anggap sebagai mainanmu saja, Pasti kamu punya rencana sesuatu kan dibalik ini semua.? " tanya selidik tiara sambil menyebikan sudut bibirnya.


Mendengar kata kata yang barusn keluar dari mulut tiara, entah kenapa membuat hatinya semakin sakit dan dadanya semakin sesak. ada rasa bersalah yang mendalam dalam benaknya, karena selama ini sudah banyak menyakiti wanita yang kini tengah berada didepanya, yang ternyata wanita yang dulu pernah menjadi gadis kecil penolongnya. gadis kecil yang mampu membuat dirinya merasakan apa itu rasanya mencintai. gadis kecil yang tengah dia tunggu dan dia cari selama 12 tahun ini.


perlahan Nico mengusap pipi putih tiara membuat pipi tiara merona seketika.


Lalu Nico mengambil ponselnya dari kantong celananya lagi dan menunjukan Foto miliknya waktu kecil foto yang menampilkan badan gembul dan pipi gembul dirinya pada istrinya itu.


" Kamu ingat foto Siapa bocah kecil ini.? " tanya tiara sambil menunjukan foto seorang bocah kecil berada diatas sepeda dilayar ponselnya.


" Foto itu.------" Tiara menjeda ucapanya lalu ingatanya muncul pada sosok bocah kecil yang pernah dia tolong 14 tahun yang Lalu. " Jadi kamu. -----


Nico tersenyum lembut dan mengusap pipi tiara lembut dengan Tangan kanannya, sedang tiara sudah meraih ponsel nico dan digenggamanya.


" Apa kamu mengingatnya.? apa kamu mengingat bocah laki laki yang umurnya kisaran Sepuluh tahunan dikeroyok beberapa bocah brandal seusismu.? " tanya nico dengan lembut


" Jadi kamu. Bocah Laki laki gembul yang Penakut itu ya.? " ujar Tiara dan membuat kening Nico berkerut.


" Enak aja ngatain aku penakut.. -- sahut Nico dengan sedikit kesal.


" Hahahahaha. " namun Tiara malah membalas ucapan nico dengan gelak tawanya.


" Kenapa kamu ketawa. ---" Ketus nico.


" Habisnya kamu itu lucu banget Loh ko, sumpah gak beda jauh Sama waktu kamu kecil dulu sumpah. -" ujar tiara sambil menahan tawanya.


kamu cantik sekali kak kalau senyum.


bibir Nico tertarik keatas kala mengingat perkataannya waktu itu, saat pertama kali dia memuji gadis kecilnya kala itu gadis kecil yang sekarang sudah berubah menjadi wanita dewasa yang cantik dan lembut dan kini sudah menjadi Istrinya.


sungguh tuhan benar benar sangat adil dan mau mendengarkan doa doanya selama ini, hingga tanpa bersusah payah dan tanpa sengaja sudah mengabulkan doanya untuk menjadikan gadis kecilnya itu sebagai istrinya, dan tentunya seperti janjinya waktu dulu akan menjadikan gadis kecil itu satu satunya Ratu dihatinya sampai kapanpun..


" Aku Mencintaimu kak, aku sangat merindukanmu.! " ujar Nico dengan tatapan serius menatap wajah tiara.


sontak membuat Tiara menghentikan gelak tawanya tersebut dan membalas tatapan hangat dari pria yang menjadi suaminya saat ini, dan pria yang pernah menjadi bagian dari masa kecilnya itu.

__ADS_1


" I love you mutiara azzalika, aku cinta kamu ISTRIKu.!!!!!! "


Hanya itu kalimat itu yang saat ini keluar dari bibir suaminya yang dingin dan terkesan angkuh waktu itu.


tiara hanya menatao takjub pada suaminya tersebut dan beberapa kali mengerjabkan kedua bola mata indahnya itu


sungguh dia tidak menyangka, bahwa suami berondongnya itu mengungkapkan perasaanya saat ini....


" Tiara,, Maukah kau menjadi istriku sesungguhnya saat ini dan untuk selamanya.!!!!! "


.


.


.


semoga semoga ya semoga ini tidak mimpi semoga ini benar benar nyata, semoga ini sebuah tanda kebahagiannya yang telah datang menjemputnya. semoga Nico Tulus mencintai Nico, dan Tiara juga bisa menerima perasaan Nico dengan tulus, mengingat Tiara adalah tipekal wanita yang sangat sulit untuk jatuh cinta lagi dengan cinta yang baru.


dan segera mungkin move one dari massalalunya.


semoga saja kita doakan saja yang terbaik untuk mereka berdua.


.


.


.


.


_bersambung. _


.


.


jangan Lupa kasih like dan komen serta vote jika kalian suka ya.


.


.

__ADS_1


Terimakasih.


__ADS_2