
"Hentikan, ,jangan sakiti keponakanku nyonya sarah, dan kamu nyoya renita, berhenti memfitnah tiara. ." ?? bentak diana sambil memegangi kedua bahu tiara. .
semua tamu undangan melihat kearah keributan tersibut tak terkecuali pria tampan yang sejak dari tadi melihat kearah tiara.
"Sekarang juga kamu pergi dari rumah saya pergi, ,"? bentak sarah.
"tiara, sekarang kamu pulang dulu saja ya, susul suamimu, ," ucap Arman. .
"ma maafkan saya pa, ma maafkan Saya. ."
ucap tiara dengan tangis sesenggukan.
lalu diana menarik tangan dan mengajak tiara keluar dari gedung itu.
sesekali tiara menyerka matanya.
setelah tiba didepan lobby tiba tiba melly datang dan langsung menghampiri tiara dan memeluk tiara.
"ra, kamu kenapa. ? tiara kenpa tante, ," ucap melly bingung sambil terus mengusap punggung tiara.
"lebih baik kita bawa pulang tiara ke rumah,kondisinya sangat tidak baik". .ucap diana
melly pun mengangguk dan membawa tiara menuju ke mobil bersama diana.
tiara duduk disamping depan melly, sedang melly duduk dikursi kemudi, diana duduk dibelakang.
melly langsung melesatkan kendaraanya ke rumah diana.
sesampai dirumah melly meminta penjelasan semua apa yang barusan terjadi.
"Ra maaf ya, aku tadi telat dateng, ,kamu kenapa sih ra, apa yang terjadi sama kamu, ,"?
tanya melly, lalu tiara menceritakan semua kejadian di resepsi pernikahannya tadi
tiara menceritakan awal mula kejadian dinana renita menceritakan Aib Mass lalulunya didepan suami mertua dan juga tamu undangan lainya, dan terus memojokan tiara, sampe suaminya meninggalkan tiara diacara pesta pernikahannya tersebut lalu mama mertuanya menamparnya, suami dan mamanya tak memberikan ijin terlebih dulu menjelaskan apa yang sebenernya terjadi. .
"benar benar kurang ajar mereka, tak bermanusiawi, terlebih renita nenek peyot itu, ingin sekali ku robek mulutnya kucincang danging kriputnya itu lu kubuang kekandang tikus,,, benar benar menyebalkan. ." ucap melly dengan umpatan dan sumpah serapahnya.
tiara menggelengkan kepalanya
"mell aku takut aku malu, ini yang kutakutkan dari awal, ini semua salahku mel, andai saja mas rival tau dari awal pasti dia tidak akan kecewa seperti ini dan mama papa juga gk akan malu, semua salahku mel salahku. ."
ucap tiara sambil terus menangis dan merutuki kesalahanya.
"kamu sabar ra ini semua cobaan untukmu, aku yakin jika pak rival benar benar mencintaimu dia pasti bakal menerimamu apa adanya, percayalah. " ucap melly sambil terus menenangkan hati tiara. .
__ADS_1
"sekarang kamu tidur ya ra, tenangkan fikiranmu, besok aku akan antar kamu pulang kerumah suamimu. ." ucap melly lagi
tiara mengangguk dan mendongakan kepalanya dan menyerka airmatanya
"kamu temani aku tidur disini ya mel, aku takut.. "ujar tiara dengan wajah sedihnya
"iya bawel, " ucap melly
"yasudah aku kekamar mandi cuci muka dan ganti baju dulu ya, ,"? ucap tiara dan diangguki oleh melly lalu tiara segera bergegas kekamar mandi dan segera membersihkan badanya yang sudah lengket.
*******
terlihat seorang pria tampan berjalan ke arah apertemen milik kekasihya. pria itu tak lain adalah rival.
seketika seorang wanita cantik membukakan pintu apartemenya dan langsung memeluk pria tersebut. .
"sayang kamu kenapa mukanya kok kusut begitu, ,"? tanya freyya dengan mimik wajah bingung. .
"aku lelah aku capek aku mau tidur". . ujar rival dengan nada acuh. .
lalu mendaratkan pantatnya disofa milik freyya
"aku ambilin kamu minum dulu ya, ," ucap freyya
"aku mau minum bir. ." ucap rival dan diangguki oleh freyya.
freyya menuangkan minuman bir itu digelas mereka masing masing.
dengan sigap rival langsung meneguk minuman bir itu, sampai terasa rival sudah meminum sebotol birr itu. .
"sayang kamu sudah cukup banyak minum, sebenarnya ada sih, cerita dong sama aku, kenapa kamu jadi tiba tiba kesini, bukannya malam ini hari resepsi pernikahannmu. ."? tanya freyya. .
"aku benci dengan wanita Jal*ng itu. ." sentak rival sambil menggengam erat gelas yang dipegangnya denga sorot mata tajam yang berkilah. .
"tunggu tunggu masuk kamu siapa sih sayang, wanita siapa yang kami maksud. ."? tanya freyya
"kamu tidak sedang menuduhku kan rival. ."? tanya freyya dengan tatapan selidik. .
entah kenapa freyya merasa dirinya seperi apa yang rival sebutkan.
rival tertawa kecil. " gila yang bener saja, mana mungkin aku menganggapmu wanita seperti itu, kau ini wanitaku, satu satunya wanita yang sangat aku cintai, ," ujar rival sambil menatap lekat lekat freyya dan meletakan gelas yang digenggamnya dan ganti menggenggam tangan freyya. .
"terus siapa wanita yang kamu maksud ****** itu sayang, ,"? tanya freyya. .dengan wajah cemberutnya. .
"Tiara, ya dialah wanita ****** sesungguhny, wanita yang rela memberikan tubuhnya dengan pria lain yang tak lain adalah sepupuku sendiri, sammy, ,"? ucap rival dengan penuh emosi yang berapi api. .
__ADS_1
"apa, ,"? teriak freyya
"bahkan dia sudah pernah mengandung anak sammy namun mengalami keguguran, dia sengaja ingin menipuku dan tak menceritakan semuanya padaku, aku sunggu membenciny, ," ucap rival dengan pandangan lurus dan kosong
freyya pun mengusap bahu pria yang sangat dicintainya tersebut. .dan menenangkan rival.
"sudah lah sayang gk usah difikirkan, lagian gk penting juga kan buat kamu, kamu juga menikahinya dengan kepentingan lain dan hanya status saja kan supaya hubungan kita aman dan karirmu juga aman, ,"? ucap freyya dengan panjang kali lebar
rival pun mengangguk" ya seharussnya aku berfikit seperti itu, aku tak akan meperdulikannya lagi, ," ucap rival.
"yasudah kita kekamar yuk, kita habiskan malam kita berdua, supaya mood mu kembali lagi sayang, jangan cemberut lagi dong, nanti gantengnya ilang lohh.. " ujar freyya dengan senyum menggoda.
rival pun mengangguk dan tersenyum,lalu berkata" kamu memang wanita ku yang selalu aku banggakan setiap aku butuh itu sayang. ."
"malam ini aku akan memuaskan mu sayang. ."? bisik freyya dengan suara lirih. .
seketika langsung rival bangkit dari duduknya dan menarik tangan freyya dan mengangkat tubuh freyya lalu mengalungkan tangan freyya ke lehernya dan membopong tubuh freyya masuk kedalam kamar freyya dan menutup pintu kamar freyya dengan salah satu kakinya. .
Brakk
dilain tempat. .
seketika itu tiara bangun dari tidurnya,matanya langsung terbuka lebar, jantungnya berdetak lebih kencang, mengingat mimpi yang barusan dia rasakan. .
seketika itu melly ikut terbangun karena melihat tiara yang tiba tiba bangun dari tidurnya dan duduk disebelahnya. .
"lo kenapa sih ra kok tiba tiba bangun, ,"? tanya melly dengan bangun duduk sejajar dengan tiara. .
tiara menoleh kearah melly,
,"aku mimpi buruk mel,aku takut terjadi sesuatu sama mas rival aku takut. ."? ujar tiara dengan mimik wajah ketakutan. .
melly lalu merangkul bahu tiara dan menenangkanya.
"sudah lah ra ,cuma mimpi, dan itu hanya bunga tidur, sudah kamu jangan mikir macem macem, "
"tapi aku takut mel, semoga mas rival baik baik saja ya mel, ," ucap tiara
"iya, ,yasudah ayo kita tidur lagi, udah malem besok kita harus kerja, ,"? ucao melly lalu melepaskan tubuh tiara dan membaringkan tubuhnya lagi dikasur. .
tiara pun masih mematung dan berharap cemas"Ya Allah tolong lindungilah suamiku dimanapun dia berada, jagalah dia, amin" ucap tiara dalam hati lalu dia segera menyusul melly tidur dan merebahkan tubuhnya lalu melanjutkan tidurnya kembali.
.
.
__ADS_1
.
bersambung.