Goresan Luka Mutiara

Goresan Luka Mutiara
Dilamar Predir Tampan


__ADS_3

Hai hai aku kembali Lagi Ya, mumpung imajinasiku sama cerita ini Lagi baik dan juga moodku yang sedikit mendukung.


Selamat membaca ya guys... semoga syuka...!!!!!!!!!!!!


---------


Malam harinya tiara gak bisa tidur karena terus mengingat ucapan Nico tadi siang pagi dikantornya.


Dia mondar mandir kesana kemari seperti setrikaan yang terus bolak balik berdiri dari tempat duduknya


dengan Meletakan tangan kanannya disisi pinggang kanan rampingnya sambil menggigit jari telunjuknya dengan sesekali.


Diana yang baru masuk kedalam Kamar Tiara menatap heran pada keponakan kesayangannya itu.


pasalnya kata Melly semenjak pulang dari kantor Nico, Tiara terlihat murung dan Diam saat Melly dan diana menanyakan sebenarnya apa yang terjadi.


bahkan sampai saat ini Tiara masih belum mau membuka suaranya.


" Ra, Kamu kok belum tidur.? " ujar Diana saat mendaratkan pantatnya diatas ranjang kasur tiara.


" Eh tante, ada apa tan.? " tanya tiara.


" kamu masih belum mau cerita sama tante.?"


Tiara terdiam dan menggingit bibir bawahnya dan seperti sedang memikirkan sesuatu.


" Eh i itu tan, aku. -- " Ujar Tiara menjeda ucapannya karena sedikit gugup


Diana mengelus rambut panjang tiara yang tergerai indah saat duduk disampingnya itu dengan Lembut.


" Tiara sayang, kamu tahu kan, semenjak kepergian papa dan mamamu, kamu sekarang sudah jadi tanggung jawab tante sekarang, jadi kamu jangan pernah merasa sungkan untuk bercerita sama tante nak. " Ujar Diana dengan Lembut


" Ma maafkan tiara tante, -- " cicit tiara


" Kenapa sayang, apa tadi kamu dimarahin sama bosmu dihari pertama kali bekerja.? " tanya Diana


Eh, kok aku jadi takut dan gugup gini sih mau ngomong sama tante, aduh aku harus jelasin tante apa ya, perihal Lamaran nico besok, ayo tiara berpikir keras ra ayo


" Tiara....? "


" Iya tante. --


tiara tersentak saat Diana menyentuh lengan Tiara dan membuatnya sedikit canggung sekaligus bingung harus berkata apa, Ingin jujur Tapi takutnya tante diana malah curiga kenapa tiba tiba bosnya mau melamarnya dan kenal dari mana, gak mungkin kan tujuan dia menikahi nico karena sebuah paksaan dari mantan suaminya sebagai penebus hutang, mau bilang Kalau dia tidak bekerja dikantor nico takut tantenya marah karena sudah berbohong apalagi niat nico besok untuk melamarnya pasti akan kacau karena kebohongannya itu. dia benar benar bingung saat ini.


" Tante...?! "


" Iya sayang kenapa..? " tanya diana dengan Lembut


" Kalau misalkan nih ya, tiba tiba ada seseorang melamar Tiara dan mau menikahi tiara, Gimana tanggapan tante...? " cicit Tiara dengan gugup dan meremas ujung kaosnya


Diana tersentak kaget dahinya mengerut dan menatap wajah keponakannya itu.


" Melamar..?? " Tanya Diana dengan memicingkan matanya


" Ini Cuma Seandaianya ada kok tante.. -- "


" memangnya siapa yang mau melamarmu tiara..? " tanya Diana dengan menaatap wajah tiara dengan serius.


Tiara terus berfiikir keras, lalu dengan cepat menggelengkan kepalanya, dia tak ingin tantenya tau kalau Nico besok akan datang melamarnya dia akan bikin lamaran nico terkesan mendadak supaya tantenya bisa tau sendiri dan menilai nico itu orang nya seperti apa.


" Eh enggak kok tan nggak ada, Tiara kaj baru saja resmi bercerai dari mas rival, nggak mungkin tiara mau dilamar Cowok tan. " Ujar Tiara sambil menyengir kuda


" Oh ya sudah, kirain Beneran dilamar cowok Ra, kalau sampek iya tante sendiri yang kepengen mengenal pria tersebut dan langsung menyeleseksi supaya tau baik enggaknya buatmu, " ujar Diana dengan lembut. " Tante cuma ingin yang terbaik buat kamu sayang, tante nggak ingin ada orang yang sakitin kamu lagi tante ingin kamu bahagia nak. " Ujarnya dan langsung meneteskan Air matanya karena terharu


Tiara langsung berhambur ke pelukan Diana.


" terimakasih ya tante, tiara sayang banget sama tante... "


" Iya sayang tante juga sayang sekali sama Tiara, sekarang kamu tidur ya biar besok nggak telat berangkat kerjanya.! "


Setelah itu Diana melepaskan pelukannya tiara sudah membaringkan tubuhnya lalu diana menyelimuti Tiara dengan penuh kasih sayang dan mencium kening tiara lalu mematikan lampu tiara dan mengganti dengan lampu tidurnya. setelah itu diana pergi keluar dari kamar tiara dan kembali kekamarnya.


------------------


Keesokan paginya, Melly sudah tiba dirumah Tiara tepat pukul 07.00 karena seperti biasa melly akan selalu menyempatkan sarapanya dirumah tiara dan memakan masakan tante diana yang sudah melekat dan cocok dilidahnya itu. maklum Orang tua melly sama sama sibuk kerja dan Melly hanya diurus oleh pembantu rumah tangganya saja.


" assalamualaikum tante. "


" walaikum salam melly.! "


Melly menghampiri diana yang tengah sibuk menyiapkan sarapan untuk nya dan untuk tiara.


" masak apa tan, wah baunya wangi banget pasti enak nih.! " Ujar Melly sambil mendudukan bokongnya dikursi makan


" Iya, kamu buruan sarapan dulu, biar nggak telat. tante bangunin tiara dulu ya. "


" Hah, " Melly kaget. " Tiara belun bangun tan, jam berapa nih kok masih molor aja tuh anak. " ujar Melly.


" Udah kamu makan aja dulu ya. --


Lalu langkah Diana tiba tiba terhenti saat melihat Sebuah mobil pajero warna hitam berhenti tepat didepan halaman Rumahnya.

__ADS_1


Melly yang tanpa sengaja melihat dari Jendela dekat dapur langsung berdiri dan menghampiri Diana yang tengah berdiri diruang tamu dan menatap kearah depan.


" Mobio siapa tuh tan..? " celetuk melly yang sudah berada dibelakang tante diana


" tante nggak tau melly.! "


Lalu seketika mata melly terbelalak saat melihat Sosok pria yang dia kenal. sedang membukakan pintu mobil penumpang.


" Woahh pak Arya..? "


Melly berungkali mengerjabkan kedua bola matanya. diana pun menoleh kearah melly.


" Itu bukannya pria kemarin yang minta ijin bawa Tiara keluar karena urusan kerjaan ya mell.? " tanya Tante diana


" Bener banget tan, itu pak arya siganteng itu tan.. " celetuk Melly dengan heboh.


Sedangkan Kini Nico sudah keluar dari pintu mobilnya dengan menatap rumah Tiara dengan gaya coll nya dengan memakai khas kaca hitamnya


" Benar ini rumahnya gadis itu arya.? " tanya nico


" Benar tuan muda..! "


Lalu Nico berjalan mendahului Arya menuju Rumah Tiara.


Arya mengetuk pintu kaca Rumah tiara.


kaca itu terlihat tampak gelap bila dilihat dari luar namun dari dalam bisa melihat siapa orang yang datang untuk bertamu.


tok tok tok


" Permisi..!! "


Ceklekkk


Arya Kaget saat melihat Melly berdiri tepat disamping Diana yang tengah membukakan pintu itu.


" maaf cari siapa ya nak..? " tanya diana


"assalamualaikum tante. " ujar Arya dan Nico bersamaan


"walaikumsalam. " saut diana dan melly


" Maaf tante tiara nya ada tante..? " ujar Nico dengan Lembut dan ramah. dan menyalami punggung tangan Diana dan diikuti oleh Arya. membuat Arya tersenyum getir karena melihat sisi lain dari bos besarnya ini.


wah si bos benar benar pintar soal ambil hati calon mertua, salut banget gue.


" Ada nak ada, ayo silahkan masuk..!" ujar diana sambil mempersilahkan masuk kedalam.


" nggak perlu repot repot tante kami disini cuma sebentar saja. --" ujar Nico dengan sopan


" Tante nggak ngerasa direpotin kok ,tante ambilin minum dulu ya nak.? "


Nico menganggukan kepalanya dan tersenyum manis. " terimakasih tante. "


Lalu diangguki kepala oleh diana setelah itu diana kembali kedapur dan mengambil dua gelas cangkir yang berisi teh dan beberapa cemilan dalam wadah toples.


" Diminum dulu nak, teh nya, maaf seadanya,"


" Terimakasih tante. " ujar nico dan arya lalu menyeruput masing masing tehnya.


" Oiya kalau boleh tau nak arya datang kesini ada kepentingan apa ya, dan.? ---


pertannyaan Diana terhenti saat melihat pria tampan yang sangat terlihat ramah itu.


karena sebelumnya Arya sudah memperkenalkan dirinya walau pertemuan pertamanya kemarin


" Oiya tante perkenalkan, Ini bos saya, namanya Tuan Muda Nico, dan tuan Ini tante diana tantenya tiara. !" ujar Arya membuka percakapan.


" Nico tante.. "


" Diana.! "


" saya melly tuan temannya tiara.! " cengir Melly dan mendapat delikan tajam dari Arya.


sontak membuat Melly cemberut


" maaf kalau boleh tau ada kepentingan apa ya nak arya dan nak nico datang kemari pagi pagi sekali.? " tanya Diana


Bibir Arya mengatup kembali saat nico dengan cepat menjawab pertanyaan Dians dengan senyum ramahnya


" sebelumnya kami minta maaf tante kerana kehadiran kami sudah mengganggu ketenangan anda, namun hari ini saya datang kemari karena akan ada sesuatu yang mau saya bicarakan tante dan juga tiara disini.! "


perkataan lembut dan sopan Nico membuat melly beberapa mengerjabkan matanya karena kagum melihat pria tampan yang sangat ramah tidak seperti anak buahnya itu.


" maaf bicara soal apa ya nak.? " tanya diana dengan penuh penasaran


" Maaf apa tiara sebelumnya tidak mengatakan tentang kehadiran kami.? " tanya nico dengan khas senyum ramahnya


" Tidak ada nak..!! "


Huh benar benar ya tuh cewek, Keras kepala sekali, Awas aja dia, akan aku hukum nanti.

__ADS_1


Nico segera menepis amarahnya karena tiara dengan sengaja tak memberitahukan pada diana seperti yang dia minta kemarin perihal kedatangannya untuk melamarnya.


dia segera mengulas senyum terbaiknya kembali.


" Begini tante, maaf kalau sebelumnya saya lancang, maksud kedatangan kami dengan niat baik, " Ujar Nico menjeda ucapanya lalu menatap diana dengan serius. " Saya ingin melamar Keponakan tante dan menjadikan Tiara sebagai istri saya...! " ujar Nico dengan suara tegas dan mantap.


Diana dan Melly membelalakan kedua matanya beberapa kali juga terlihat mengerjabkan kedua matanya. dan saling bertukar pandangan.


" Kamu serius nak,? ingin melamar Keponakan tante.? " tanya diana dengan serius


" Sungguh tante, saya sangat serius.! "


" Hah.. " Melly melongo mendapat jawaban dari nico beruntung sekali sahabatnya itu dikelilingi oleh pria pria kaya tampan dan mapan itu


" Tapi, apa Nak nico sudah membicarakan semua ini sama tiara.? " tanya diana


" Kami sudah sepakat tante untuk menjalin hubungan yang lebih serius, karena saya disini tidak berniat untuk bermain main, saya berniat Untuk mencari istri sebagai pendamping hidup saya tante..! " ujar Nico dengan mantap. " dan saya memilih keponakan tante untuk menjadi istri saya. "


" Emm, baiklah tante nggak bisa memutuskan semuanya sendirian, bagaimanapun juga keputusan ada ditangan tiara, " ujar diana lalu menoleh kearah melly. " mel tolong kamu panggilkan tiara ya. "


" Iya tante.! "


Melly segera berdiri dari tempat duduknya belum sempat dia beranjak melangkahkan kakinya tiba tiba tiara sudah turun dari tangga dan sudah berada tepat diruang tamu dengan tampilan yang enggak banget.


Tampilan khas orang bangun tidak dengan masih terbalut piama berwarna Pink soft dan rambut yang masih sedikit acaka acakan meskipun dengan rambut tergelung kebalakang dan menampilkan leher jenjag putih miliknya dan beberapa selur rambut yang menempel tak beraturan menggantung tepat sisi wajahnya.


" Hoahhhh, Ada apa sih tan kok berisik sekali??.." ujar Tiara tanpa menyadari sosok pria yang tengah duduk diruang tamu saat ini.


sontak membuat semua orang yang ada disana membelalakan matanya melihat penampilan Tiara yang baru saja banguun tidur.


" Boss,Ada bidadari habis bangun tidur. " bisik Arya tepat ditelinga Nico.


" Berisik Lo..." Timpal Nico yang tanpa berkedip menatap Tiara yang tengah berada didepannya dan tanpa sadar Nico sudah berdiri dari tempat duduknya.


Melly yang peka akan kebodohan tiara langsung mendekati tubuh tiara dan menarik lengan tiara lalu menangkup kedua pipi tiara untuk segara sadar dari tidurnya dan mengalihkan wajah tiara untuk menatap wajah pria tampan yang sekarang sedang berdiri didepan menatapnya


" Apa'an sih mell, --" decak Tiara dengan setengah kesadaranya


" Hemm, noh Lihat. "


Kedua tangan Melly menangkup pipi tiara untuk menatap nico yang tengah berdiri tak jauh didepannya.


Lalu


blass..


Tiara lalu membulatkan kedua matanya lebar lebar, netranya menangkap sosok pria yang tak asing didepannya.


" NICO....!! " Ujar Tiara


Lalu.


" Arggghhh Tidakkk....!!! " teriak Tiara seketika langsung membalikan tubuhnya kebelakang untuk tak menatap nico yang berada didelapanya itu..


nafasnya tersengal sengal sungguh dia sangat kaget mendapati pria itu benar benar datang kerumahnya dalam keadaan dirinya yang masih sangat amburadul.


" Ihh kenapa kamu gak bilang bilang sih mell, kalau itu bocah datang kesini. " Bisik Tiara pada melly.


" Hah bocahh...? " mana bocahnya " tanya Melly dengan polos.


" Dasar Dodol, bocahnya ya nico itu ddodol" bisik pelan tiara. "


"tiara...." Panggil diana.


" Aduh ****** deh gue ******. " gumam Tiara. " iya tante.... " Ujar tiara tanpa menoleh kedepan.


" Ini Ada tamu cariin kamu Loh.. "


" Ti tiara kekamar dulu ya tan...!! "


ucap Tiara lalu berlari kecil menaiki tangga dan da masuk kedalam kamarnya


sumpah demi apapun tiara sangat malu sekali.


" maaf ya nak, tiara memang begitu orangnya dia pemalu, tapi dia sebenarnya dia anaknya baik kok. maaf juga momentnya kurang pas karena penampilan keponakan tadi yang terkesan kurang enak dilihat tadi. " ujar Diana dengan lembut dan tak enak hati.


" Nggak apa apa tante Tiara Cantik..!!!? "


hanya itu yang keluar pertama kali dari bibir Nico dan tanpa sadar dia masih berdiri, membuat Arya menggelengkan kepalanya.


.


.


bersambung.


Aku udah update malem malam ya, mungkin besok nggak bisa Up ontime.


jangan Lupa kasih like dan komen ya kalau suka. dan juga kasih vote nya juga.


terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2