Goresan Luka Mutiara

Goresan Luka Mutiara
Terungkap


__ADS_3

Seperti Janjinya pada sang sang Tante keesokan Harinya Nico langsung memboyong Istrinya itu untuk Tinggal dirumah baru mereka.


semalaman suntuk Arya mencari Hunian sebuah Mension yang Sangat terlihat megah karena berada di kawasan ELite, sesuai permintaan bos mudanya itu.


Terlihat Mobil mewah Nico yang dia tunggangi bersama istrinya sudah berhenti tepat di sebuah bangunan Rumah yang berdiri Kokoh dan menjulang tinggi karena Rumah mewah itu mempunyai tiga lantai dengan dilengkapi Pintu gerbang berwarna emas kecoklatan.


Terlihat seorang satpam membukakan pintu gerbang Lalu mobil pun masuk ke halaman Rumah megah yang halamanya sangat Luas itu, dan terdapat Air mancur di setiap sekeliling pelataran halaman Rumah mewah tersebut.


" Gimana sayang kamu suka nggak,? "


Pertanyaan itu keluar dari mulut Nico sambil mengeratkan tangannya di pinggang ramping tiara. Tiara hanya menganggukan kepalanya lalu tersenyum.


" Yaudah yuk kita ke kamar. ---" ujar Nico


Belum juga Tiara melangkahkan kakinya tiba tiba nico sudah mengangkat tubuh istrinya dalam gendonganya ala brydal.Tangan kekarnya yang kokoh itu semakin mengeratkan gendongannya kala tiara sedikit berontak mintak diturunkan.


"Nico Lepasin, turunkan aku. --------"


" Nggak akan sayang, --"


" Kamu hari ini kan harus bekerja.! "


" No, Khusus untuk Hari ini aku akan berdiam diri dirumah untuk membuat istriku Lemas Di Ranjang."


Tiara menyebikan bibirnya dan menahan kesal karena Suaminya tak mengindahkan permintaanya dan langsung membawanya pergi menaiki anak tangga untuk menuju kamarnya


Hari ini hari yang sangat melelahkan untuk tiara karena Ulah dari suaminya itu. bersiaplah Tiara pertempuran Diranjang panas akan segera dimulai.


---------------------


Pagi ini badan Tiara rasanya remuk redam setelah pergulatan semalam, bagaimana tidak remuk, dari pagi hingga sore malam Nico tidak berhenti henti menghanjarnya diatas ranjang, sehingga membuatnya Lelah sekali mereka berhenti bergulat hanya karna selingan untuk makan siang, malam dan juga Mandi, setelah mandi pun mereka melanjutkan aksinya kembali begitu keseharian kemarin.


Cup cup cup.


terlihat Nico sudah rapi dengan pakaian kerjanya, namun Tanpa henti dia menciumi jengkal wajah istrinya yang masih pulas karena tidurnya itu.


Karena Nico terus menghujami kecupan kecupan mesra disetiap jengkal wajahnya membuat Wanita cantik yang kini tertidur pulas itu terusik.


Cup cup cup.


Nico terus menghujami kecupan mulai dari kening hidung mata dan juga bibir tiara membuat tiara mengerjabkan kedua matanya dan mengerang karena menahan geli.


" Eunghhhhh. ."


Desahan Tiara membuat bibir Nico tertarik keaatas.


" Pagi sayang, -----?" sapaan nico diselangi kecupan manis di bibr tiara


" Emmh, udah jam berapa sekarang.? "


" Jam 7,-------"


" Hah,jam 7.....?"


Tiara langsung terhentak dari tidurnya lalu bangun dan duduk menyila diatas tempat tidurnya kedua matanya sudah terbuka lebar, namun Nico hanya terlihat santai melihat tingkah istrinya.


" Kenapa hemm.? " tanya Nico sambil membungkukan tubuhnya untuk melingkarkan tangannya di perut tiara


" Ko, Lepasin aku bangunya udah kesiangan nih, kenapa kamu juga gak bangunin aku sih, aku kan belum siapin sarapan buat kamu, aduh gimana nih. "


Nico Hanya terkekeh mendengar Cerocos istrinya.


" Sayang kenapa kamu jadi repot begini sih, Kamu lupa siapa suamimu, Dirumah sudah ART sayang buat apa kamu susah susah, sudah yang penting kamu diem duduk manis biar aku yang gendong kamu ke kamar mandi, aku tau kamu pasti masih sangat kelelahan karena pergulatan kita semalem. hemm. "


Nico sudah memberi ancang ancang untuk mengangkat tubuh istrinya namun segera tiara menahanya.


" Eh mau ngapain.? "


" memakanmu sekali lagi mau hem.? " goda nico


" Nggak nggak nggak aku bisa jalan sendiri nico. ----"


" Bilang apa barusan.? ??"

__ADS_1


" Nico, eh Lupa maksudku abang gantengku aku bisa jalan sendiri. ---" ralat Tiara sambil mengulas senyumnya


" Nggak bisa sebagai hukumanya tidak ada penolakan lagi... --"


Lalu secepat kilat Nico menggendong tubuh tiara ke dalam kamar mandi dan mendudukannya di closet lalu segera mengisi Air hangat ke dalam bath up setelah itu dia keluar ,tak lama kemudian Tiara pun segera membersihkan tubuhnya.


********************


" Babang Nico. -----" cicit Tiara


dia sebenarnya merasa geli atas panggilam yang diajukan oleh suaminya tersebut dan berancana nanti akan meminta suaminya supaya merubah panggilan sayang untuk suaminya itu


" Hmm iya sayang.? "


Nico menatap sang istri penuh cinta sambil menyuapkan beberapa sendok makannan dimulutnya


"Hari Ini melly mengajakku untuk pergi ke Yayasan panti asuhan karena ada acara bakti sosial. "


" Bagus dong kalau gitu. -----"


" Jadi kamu ngijinin aku buat pergi sama melly.? " tanya Tiara ragu ragu


Nico dengan gemas melihat tingkah istrinya itu walaupun usianya lebih muda darinya namun Nico melihat Sifat istrinya seperti anak kecil yang menggemaskan lalu dia dengan gemas mengusap rambut tiara dengan sedikit acak acakan.


" Ya pasti abang Ijinin Lah, apa sih yang nggak buat istriku tercinta... ----"


Wajah tiara langsung merah merona mendengar kata kata nico yang penuh perhatian, sungguh selama menikah dengan rival mantan suaminya dia tidak pernah mendapatkan kasih sayang seperti yang dilakukan oleh Nico.


" Makasih ya babangku tersayang. -"


" sama sama sayangku, tapi ingat pulangnya jangan Malam malam ya. --?"


" Siap bos, aku pastikan sudah dirumah sebelum kamu pulang kerja. oke.? " jawab Tiara dengan antusias.


Cup


Cup


Nico beranjak dari duduknya dan memberi kecupan di dahi dan juga bibir Tiara setelah tiara mencium punggung tanganya.


" Iya Babangku. "


" assalamualikum. " pamit nico lalu pergi


" walaikumsalam hati hati. " jawab tiara sambil melambaikan tangannya pada suamiya yang sudah berada didalam mobil dan pergi.


***************


" Oiya Ra am tinggal ke toilet dulu ya, " Ujar melly


Ya setelah dari tempat acara bakti sosial di yayasan panti asuhan tiara dan melly meyempatkan untuk mampir disebuat Caffe elite untuk mengisi perutnya yang sudah dari tadi demo karena keroncongan.


" Iya jangan Lama lama mel, udah sore juga soalnya. " Ujar Tiara disela sela mengunyah makananya


" oke cuma bentar kok. ----


" Ya sudah cepetan sana Gih. "


Akhirnya melly pun segera bergegas ke toilet kini hanya Tiara yang sendirian duduk sambil menikmati makananya.


namun tiba tiba Tiara teralihkan pandangannya kala ada dua wanita Cantik yang kini tengah menghampirinya.


" Ehh Elo, Ngapain Disini. .?" tanya salah satu wanita cantik yang bernama freyya


" Elo kenal sama cewek kampungan dan udik ini frey...?" tanya wanita satunya yang tak lain adala Sella ya wanita yang digadang gadang akan dijodohkan ibu mertuanya untuk suaminya.


" Enggak sebegitu kenal sih dan juga gak mau kenal, cuma apes Aja harus kenal sama dia karena dia itu Mantan Istrinya suami gue.? " Ujar Freyya dengan santai namun terkesan sinis menatap tiara.


" Whaaattttt.? " pekik sella kaget.


Mata Tiara membulat sempurna kala freyya memberitahukan status dirinya sebelumnya seakan tenggorokanya tercekat begitu saja.


" Iya, Dia yang dulu pernah critain ke Elo, tentang Rival yang mau nikahin gadis lain untuk menutupi hubungan kami dari kedua orang tuanya. " Ujar Freyya

__ADS_1


" Jadi wanita Kampung Ini JENDES.? " Sentak Sella dengan nada yang sengaja dia keraskan sehingga membuat orang mengalihkan pandanganya kearahnya.


" Yups, tepat sekali, tepatnya Janda Gatel yang tidak tau diri....!"


" Tutup mulut anda, Anda jangan Lancang seperti itu. ------" Potong tiara Cepat karena tak terima oleh ucapan freyya yang sudah keterlaluan.


" Heh, memang kenyataanya kan begitu, Kalau kamu itu hanya wanita gatel murahan yang baru saja diceraikan suami saya belum genap tiga hari sudah menikahi pria kaya, apalagi kalau bukan wanita murahan. Cih dasar wanita munafik. "


Plakkkk


dengan Reflek Tiara langsung mendaratkan tangannya di pipi mulus Freyya. Lalu dengan Geram freyya ingin membalas untuk menampar tiara namun tangannya menggantung di udara kala ada tangan kekar menahannya.


" Kurang ajar. -----"


Damm


" Ada apa ini.? "


terdengar Suara pria yang menahan tangan freyya, lalu segera freyya menyentakan tangannya hingga lepas dari cengkraman pria tersebut.


" Jangan ikut campur urusan kami. !" sentak freyya


" Anda tidak bisa berlaku kurang ajar pada pelanggan saya disini.? " ujar pria tersebut.


" Ya sudah frey kita pergi dari sini aja yuk. " ajak Sella sambil memegang lengan freyya


" awas kamu ya, " Ancam freyya dan sella bersamaan sambil menabrak tubuh Tiara yang tengah mematung namun tak juga membuat tubuh tiara berpindah.


Lalu freyya dan sella pun langsung keluar dari caffe tersebut.


Tiara merasakan detak jantungnya berdetak kencang kala dia harus bertemu lagi dengan pria yang tak asing baginya, Lalu dengan Cepat tiara membalikan badanya untuk segera pergi dari caffe tersebut dan menunggu melly di mobil namu langkahnya terhenti kala pria tersebut mencekal lengannya.


" Tiara tunggu. -------?"


" Lepasin aku sam, ----!" sentak tiara


Ya pria tersebut adalah Sammy Robinson pria yang sudah merenggut kesucian tiara dengan paksa, sekaligus pemilik Caffe mewah ini.


" Tiara please izinkan aku bicara denganmu sebentar.? "


" Aku nggak punya banyak waktu.! "


" please Ra, ku mohon.? "


" Nggak bisa sam aku harus pergi. "


Namun Melly akhirnya datang dan menghampiri tiara yang kini sedang bersama oleh pria yang tidak asing baginya.


" Tiara, -----"


Tiara dan sammy pun menoleh kearah belakang dan membuat Melly mengeratkan giginya.


" Dasar cowok brengsek Lepasin tangan


tiara." melly menyentak tangan sammy Kasar hingga terlepas.


" Mell tolong biarkan aku bicara sebentar dengan tiara mel.? " terlihat pria tersebut memohon pada melly.


" Nggak bisa, kamu harus sadar, tiara sudah menjadi milik orang dan sebaliknya kamu juga sudah punya istri jadi Stop menggangu tiara Lagi. Oke.? "


Lalu Melly segera menarik tangan tiara dan dengan segera mengajaknya keluar dari caffe tersebut.


sedangkan Sammy terlihat frustasi dan mengusap wajahnya dengan kasar.


Ah sial, Maafkan aku tiara aku sungguh menyesal..


.


.


.


_bersambung. _

__ADS_1


jangan Lupa like dan komen ya jika suka


terimakasih.


__ADS_2