
Kini Rival sudah berada didepan rumah megahnya. sepulang dari kantor dia merasa capek dan langsung ingin menaiki tangga, karena memang kamarnya terletak dilantai atas, hingga dia tak melihat seorang pria paruh baya yang sedang duduk santai dengan membaca koran diruang tamu. .
"Rival, ,"teriak Arman jordiansyah, ,
Rival pun menoleh dan melihat kearah papanya yang memanggilnya, dengan berjalan sedikit malas rival menghampiri papanya yang sudah memasang tampang wajah yang serius. .
"iya pa kenapa. ."? tanya rival dengan sedikit malas
"papa mau tanya sama kamu, ,"
"tanya apa sih pah"?
"Rival kamu tau sendiri kan kalau mama sama papa kamu ini semakin tua, ,"?
"iya rival tau. ."ucap rival datar
"kapan kamu akan mengenalkan calon istrimu ke papa dan mama, ,papa ingin kamu segera menikah rival, usia kamu juga sudah matang rival, ,27 tahun, ,kamu tahu itu kan"? tanya arman dengan menggebu gebu
"iya pah rival tau, ,"
"Terus kapan kamu menikah, ,"? jangan jangan kamu masih berhubungan dengan wanita matrealistis itu, apa benar rival"?? bentak arman dengan selidik
rival mendengus kesal karena papanya menyebut nama wanitanya itu.
"Namanya freyya pa dan Rival hanya ingin menikah sama Freyya pa"?
"Jangan mimpi kamu rival.. kalau sampai kamu menikah dengan wanita itu, papa tak akan segan segan untuk mencoret daftar namamu dari warisan papa, dan papa pastikan kamu tak akan mendapatkan seperserpun harta papa, karena jika sampai itu terjadi ,akan papa pastikan semua aset dan seluruh kekayaan papa akan papa serahkan saudara sepupu kamu, , "? ujar arman dengan nada mengancam. .
"maksud papa sammy,, anaknya tante renita dan om roy"? tanya rival dan tersenyum sinis.
"Bukan, ,suatu saat kamu pasti akan tau siapa yaang papa sebut tadi, ,
ingat kamu boleh menikah dengan wanita manapun asal wanita itu baik dan bukan wanita seperti pilihanmu, wanita tak punya sopan santun dan sangat metrealistis, papa sangat tidak suka,, " tukas arman.
Rival hanya terdiam dan mendengus kesal. .
papanya menghentikan langkahnya dan memberi peringatan lagi kepada rival. .
"Pikirkan baik baik menikah dengan wanita lain yang lebih baik dari wanitamu itu "? atau keluarga dari ini dan hidup dijalanan. ." ujar arman sambil menepuk nepuk bahu putranya tersebut lalu pergi. .
Rival membanting semua yang ada didepannya Vas bunga maupun Gelas air minum papanya tadi dan menumpahkan kekesalannya.
Prankkkkkkk brakkkkkkk
"sialan, ,papa benar benar sedang mengancamku,, kayanya memang tidak ada pilihan lain, aku harus menikahi gadis itu,
arghhhhh sial sial sial, ," ucap rival lalu berlalu pergi kekamarnya. .
******
Keesokan harinya Rival langsung meminta asisten pribadinya yang bernama doni untuk mencari tau tentang Tiara wanita yang saat ini ingin dia nikahi sebagai alasan satu satunya supaya papanya tak mencabut semua fasilitas dan menghapus dia dari daftar warisan. .
Terlihat kini Mutiara sedang buru buru karena dia berangkat sedikit telat dan ditambah kemacetan ibu kota membuat dirinya lagi lagi melihat pergelangan jam tangan yang melingkarnya, ,
kali ini tiara naik bus kota, karena melly sedang ada acara keluarga, jadi melly izin tidak masuk kerja. .
Tiba tiba tiara tak sengaja menabrak seseorang pria yang baru saja keluar dari mobil,,,karena tiara sedang buru buru untuk menghadiri rapat penting bersama bossnya jadi dia berjalan dengan sedikit berlari kecil karena tak ingin takut telat. .
Brukkkkkkk
namun saat tiara akan jatuh tersungkur dengan sigap pria yang baru keluar itu menopang tubuh tiara, supaya tidak jatuh ke tanah. .
mata mereka sejenak beradu pandang. .
terlihat pria itu sangat tampan dengan mata hazzel yang tertutup dengan kaca mata hitamnya, ,tubuhnya yang tegap dan kulitnya putih menambah aura ketampanan tersebut.
ya dia pria itu adalah rekan bisnis Rival. ..
Nico Cornelius. pemilik PT gemilang grup perusahaan yang bergerak dibidang Pertambangan dan industri dan sekaligus pemegang saham terbesar ke dua di Perusahan rival.
__ADS_1
usianya baru 24 Tahun. .namun diusia mudanya dia sudah menjadi salah satu orang terkaya di negara ini. .
"Ehemm hemmm "niko berdehem. .
sontak membuat tiara kaget dan menjauhkan tubuhnya dari niko. .
"maaf pak, ," ucap tiara dan menundukan kepalanya. .
"minggir saya mau lewat. " ujar niko datar dan berlalu meninggalkan tiara yang tengah mematung dengan menyenggol bahu tiara sehingga membuat tiara mau terjatuh. .
"ih,, sarap tuh orang, sial banget nih gue hari ini, ,udah kena macet, terus ketemu orang kaya gitu. "ucap tiara sambil memunguti berkas berkas yang bertebaran jatuh ke tanah. .
-------
tiara langsung bergegas siap siap masuk keruangannya, ,dan menyiapkan berkas berkas penting untuk bahan meeting dengan client penting perusahaan. .
tiara mengetuk pintu ruangan yang bertuliskan "Ruang direktur" yang tak lain adalah rival.
"Masuk" suara dari dalam ruangan yang tak lain adalah rival
"permisi pak, saya mau mengantarkan berkas berkas untuk meeting hari ini pak, ,"ujar tiara.
"taruh dimeja,,,
tiba tiba terdengar ponsel rival bergetar dan terlihat nama kontak doni sedang menelpon
"hallo bos client penting dari PT gemilang sudah tiba diruang meeting, harap anda segera hadir" ~ doni
"baik saya segara kesana" ujar rival lalu mengakhiri telponnya
"oiya tiara kamu ikut saya keruang meeting client penting kita sudah datang" ujar rival berjalan mendahului tiara. .
"siap pak" kata tiara lalu berjalan dibelakang rival bosnya. .
rival tipe orang yang profesional dia tak pernah mencampur adukan masalah pribadinya dengan dikantor, ,jadi rival menahan untuk tidak meminta jawaban dari tiara soal permintaanya kemarin jika masih didalam jam kerja. .
-----
Rival berjabat tangan dengan client pentingnya, pemilik saham terbesar kedua diperusahaanya, ya pria itu adalah nico. pria yang barusan tadi berpapasan dengan tiara dan bertabrakan dengan tiara waktu diarea parkiran. depan kantor. .
"senang bertemu dengan anda tuan muda Niko, ," ujar rival sambil berjabat tangan dengan niko dan melebarkan senyum ramahnya. .
sebaliknya niko membalas senyuman ramah selama meeting dimulai dari tadi tiara menundukan pandanganya, dia gak nyangka client penting yang dimaksud adalah pria yang sempat bertabrakan dengannya tadi pagi. .
sedangkan niko sesekali melirik tiara yang dari tak berani melihat kearahnya. .
akhirnya meeting pun selesai, dan Niko bersama asisten pribadinya arya, pergi meninggalkan ruangan meeting dan kembali kekantornya kembali. .
*******
"Tiara,, "? panggil rival. .
"iya pak"
"nanti siang kamu temani saya makan siang, dan jangan lupa kamu harus memberikan jawaban nya untuku"? ucap rival
"ba baik pak"? ucap tiara dengan gugup. .
"dan satu hal lagi saya gak ingin ada kata penolakan, kamu ngerti:?
tiara pun mengangguk
"iya mengerti pak". . ucap tiara dengan lirih. .
tepat pukul 12.00 siang tiara dan rival keluar dari ruangannya dan bergegas untuk istirahat makan siang.mereka makan direstoran seefood ternama. .
"ayo cepat makanan, setelah ini kamu harus memberikan jawaban yang memuaskan untukku. ."
tiara hanya terdiam dan tak menanggapi dengan serius perkataan bosnya. .dan terus menyantap hidangan makanan didepannya.
__ADS_1
setelah selasai makan, rival berfikir bahwa gadis yang didepannya perlu ia yakinkan supaya mau menerima pinangannya. .rival mencoba menggenggam erat tangan tiara sehingga membuat tiara salah tingkah. .
ya rival memang jagonya kalau soal menaklakukan wanita.
"Tiara, bagaimana kamu sudah menemukan jawaban pertanyaanku kemarin untukku, ," ucap rival dengan lirih dan tatapan sendu...
tiara tersentah dan hanya terdiam
rival semakin mengeratkan tangannya menggenggam tangan tiara. .
dengan tatapan yang penuh meyakinkan. .
"tiara maukah kamu menjadi istriku dan menjadi ibu dari anak anakku, ,"? tanya rival dengan tatapan serius hingga menusuk kejantung tiara. .
deg
jantung tiara berdegub kencang, untuk kedua kalinya dia merasakan getaran dihatinya setelah pasca putus dari sammy kini merasakan getaran itu lagi mungkinkah dia mulai menyukai bosnya yang terkenal angkuh dan sombong ini. .
tiara diam sejenak, dia kembali teringat kata kata tantenya, ,bahwa kata orang jaman dulu tidak baik menolak pinangan dari orang lain, apalagi jika orang tersebut baik sama kita, dan punya niat baik, lagian umur tiara sudah tidak muda lagi dia juga ingin membahagiakan tantenya, hanya diana keluarga satu satunya yang dimiliki tiara.
tiara pun menganggukan kepalanya pelan, pertanda dia menyetujui pinangan dari pria yang sekarang ada didepanya, yang notabenya seorang bos . .
"iya pak saya bersedia, ," ucap tiara dengan ragu ragu. .
"yesss. ." ucap rival dengan melepaskan tangan tiara dan senyum kegirangan seperti anak kecil yang baru saja mendapatkan permen. ..
sejujurnya rival juga tak mengerti kenapa dia respen dan kegirangan mendengar jawaban tiara.
"aku gak tau tiara aku senang mendengar jawabanmu karena aku beneran suka denganmu atau hanya sekedar senang karena papa tidak akan mencoret namaku dari daftar warisannya, yang jelas aku senang
maafkan aku freyya kali ini aku harus mengesampingkan kamu dulu demi impian kita berdua, ,"ujar rival hati dan terus memandangi wajah tiara yang sudah tersipu malu.
"nanti malem aku akan jemput kamu, aku akan kenalin kamu ke mama papa aku" seru rivall
tiara kaget bukan kepalang mendengar ucapan rival, sumpah demi apa dia sangat senang sekali, tapi disisi lain dia bingung apa dia harus menceritakan semua massalalunya atau harusnya menyimpannya dengan rapat.
"tapi pak, apa gak terlalu cepat ya, sedangkan kita baru beberapa hari kenal, ,"? tanya tiara dengan gugup. .
"kita bisa belajar saling kenal setelah kita menikah tiara, ,aku harap kamu bisa menerima keputusanku ini"? ujar rival dengan tatapan maut yang meyakinkan.
"tapi pak,, apa bapak yakin menikahi saya, saya hanya seorang wanita yang jauh dari kata sempurna lo pak, saya meraasa tak pantas, ,"ucap tiara dengan menundukan wajanhya.
lalu rival mengangkat wajah tiara dan menyentuh dagu tiara untuk menatapnya. .
"dengar aku tiara, apapun keadaan kamu aku menerima apa adanya, ,aku yang akan menyempurna kekuranganmu dengan kelebihanku, begitupun sebaliknya, ,aku tulus ingin menikahimu tiara aku janji akan membuatmu bahagia dan menjamin semua kehidupan keluargamu, ,"?ucap rival dengan serius dan tatapan mata sendunya
hingga membuat hati tiara meleleh. .
"terimaksih pak. ." ujar tiara
"mas, panggil aku mas rival, " sergah rival
"tapi pak, bapak ini atasan saya,
"tapi kamu sebentar lagi akan jadi istri sah saya "Mutiara Azzalika". ...
bluoooooossssssss
pipi tiara mereno seketika mendengar kataa kata lembut dari pria yang dia pikir sangat kolot dan sombong.
dibalik kesombongannya dia masih punya sisi baik untuk bisa meluluhkan hati seorang wanita. .
.
.
bersambung. .
oke kakak readers tinggalin like dan komenya ya jika suka dengan novel baru ku ini. .
__ADS_1
termakasih๐๐๐๐๐