Islam Teman Sepiku

Islam Teman Sepiku
Bab 112


__ADS_3

Siang hari, Arsyad mengajak Zahra berkunjung ke rumah orang tuanya. Kedatangan Zahra disambut bahagia oleh sang ibu mertua. Hasan sedang ke kantor, dan biasanya akan pulang sore.


Arsyad dan ayahnya memiliki perusahaan masing-masing. Arsyad awalnya membantu mengolah perusahaan sang ayah. Namun, sejak selesai kuliah, dia memutuskan mendirikan perusahaan sendiri yang pada akhirnya berkembang seperti sekarang. Dan tentunya itu juga berkat bantuan serta bimbingan sang ayah.


...


Sore harinya, Aisyah mengajak Zahra ke kebun mini miliknya yang terletak di belakang rumah. Mertua dan menantu itu tampak mulai akrab. Keduanya menyiram beberapa tanaman yang Aisyah tanam disana. Kemudian, mencabut rumput liar yang mulai tumbuh.


Aisyah sangat suka berkebun. Makanya, Hasan menyiapkan lokasi khusus untuknya di belakang rumah.


Apapun yang bisa tumbuh, Aisyah tanam. Seperti sayur-sayuran, tomat, cabe dan beberapa buah-buahan seperti jeruk, sawo, mangga, anggur, alpukat dan beberapa jenis lainnya.


Sedang Zahra seolah tertular dengan hobby sang ibu mertua. Dia merasa sangat senang saat sang mertua mengajarinya cara berkebun yang baik. Sepertinya, Zahra akan membuat kebun kecil juga nanti di halaman rumahnya.

__ADS_1


Arsyad tersenyum melihat dua wanita di depannya. Dia pun menghampiri keduanya dengan membawa dua botol minuman segar.


"Terima kasih!" ucap Zahra saat Arsyad menyodorkan sebotol minuman yang sudah ia bukakan untuknya.


"Sudah sangat sore. Kita masuk yah bersih-bersih," Aisyah mengambil botol minuman Zahra lalu memberikannya pada Arsyad beserta botolnya sendiri. Lalu, Aisyah dengan santainya menggandeng tangan sang menantu melangkah ke arah rumah.


'Untung mama kandung!' batin Arsyad menatap dua botol di tangannya. Harusnya kan dia yang menggandeng istrinya itu. Eh, malah gandeng botol.


...


Yah, sesuai rencana. Besok Arsyad dan Zahra akan ke Belanda untuk mengecek perusahaan sebentar. Lalu, dari sana keduanya akan lanjut honey moon. Entahlah, honey moon atau hanya sekedar jalan-jalan.


"Ssttt, papa! Mereka itu pengantin baru. Butuh privasi untuk berduaan. Kalau disini yah nggak bebas nantinya. Kalau begitu kapan kita bisa punya cucu, iyakan?"

__ADS_1


Perkataan Aisyah membuat Arsyad dan Zahra tersedak liur sendiri.


ukhuk ukhuk


Batuk keduanya. Membuat Hasan dan Aisyah tersenyum sambil saling lirik.


"Kami pulang dulu ya mah, pah, assalamualaikum!"


Arsyad memilih segera cabut dari pada berada dalam situasi itu. Arsyad mencium punggung tangan Aisyah dan Hasan secara bergantian. Begitu oun dengan Zahra.


"Assalamualaikum!" ucapnya.


"Waalaikumsalam! Hati-hati yah sayang." Aisya terlihat lebih ceria saat memikirkan akan segera memiliki cucu. Tidak tahu saja, jika pasangan yang baru keluar itu tidak bisa memenuhi impiannya. Setidaknya dalam waktu dekat. Sepertinya!

__ADS_1


Sesampainya di rumah. Zahra mengemas pakaian yang akan ia bawa besok. Arsyad di sampingnya ikut membantu. Zahra sudah melarang, tapi suaminya itu tetap ingin ngebantu.


Ada adegan lucu saat Arsyad membantu mengemas pakaian Zahra. Arsyad, tak sengaja mengambil pakaian dalam Zahra yang sontak membuat Zahra merasa malu yang teramat. Arsyad pun, menjadi malu sendiri karena telah menyentuh barang pribadi istri yang belum ia gauli itu. Arsyad sontak melepasnya dan Zahra dengan lincah langsung mengambil dan memasukkannya ke dalam koper.


__ADS_2