
"Mbak...Kenapa...Kenapa kamu sembunyikan Sasa kepada kami ,,terutama kepada Kakak."Tanya Zillia dengan tidak sabar ketika ia bersama ayahnya tidak sabar untuk mengetahui hasil test DNA Sasa dan Zillan yang keluar hari ini.
"Iya Dania...Kamu tahu betapa bahagia ayah ketika ayah tahu Sasa adalah cucu ku.Kenapa kamu sembunyikan Sasa kepada Kami terutama kepada Zillan.Kamu sendiri sangat tahu Zillan sangat menunggu kehadiran seorang anak darimu."Ucap Estu tak kalah senang ketika melihat hasil test DNA Sasa dan Zillan di rumah sakit tadi.
Zillan yang tadi sudah beranjak dari duduknya ketika melihat adiknya dan ayahnya ia menatap mereka dengan bingun.Dania sembunyikan apa darinya..Dan Sasa..Apa maksud dari perkataan adik dan ayahnya Zillan sama sekali tidak mengerti.
Sedangkan Dania juga bingun menatap ayah mertuanya dan adik iparnya ,apa yang mereka katakan ...Apakah mereka sudah tahu tentang Sasa .Tapi dari mana mereka tahu tentang Sasa.
"Ayah..Lia..Apa yang sedang kalian katakan.Dania sembunyikan apa dari aku dan aku yang sangat menunggu kehadiran seorang anak dari Dania trus Sasa..Ada apa dengan Sasa."Tanya Zillan kepada Ayah dan adiknya.
Dania hanya diam saja karena ia juga ingin tahu dari mana Ayah mertuanya dan adik iparnya tahu tentang Sasa adalah anak kandung Zillan.
"Ini Kak...Cuba kakak lihat hasil test DNA Sasa dan kakak."Ucap Zillia dan menyerahkan amplop berwarna coklat yang berisi surat dari hasil test DNA Sasa dan Zillan.
"Kalian..."
"Maaf Dania,saat pertama kali ayah melihat Sasa ayah merasa Sasa ada sedikit mirip dengan Zillan jadi ...Ayah dan Zillia diam-diam mengambil hasil test DNA Sasa dan Zillan.Ternyata dugaan ayah benar bahwa Sasa adalah anak kamu Dan Zillan."Ucap Estu dengan wajah yang sangat senang .
Degggg.....
Sasa anak kandung aku....
Zillan yang mendengar ayahnya berkata 'Sasa adalah anak kandungnya' ia langsung menoleh ke arah Dania entah apa yang di pikirkan oleh Zillan , Dania tidak mengerti.
__ADS_1
"Benarkah... Sasa adalah anak kandung Aku."Tanya Zillan kepada Dania .Surat yang ada di tangannya pun belum ia buka.
"Benar..Dan itu hal yang belum selesai yang mau Aku katakan kepada mu."Ucap Dania.
Hening..Tidak ada yang berbicara beberapa saat.
"Bolehkah Aku menanyakan satu hal kepadamu."Tanya Zillan kepada Dania setelah diam sejenak dan di angguk oleh Dania.
"Apakah kamu bahagia bersama Nelson?"
"Tentu.." Ucap Dania setelah ia diam sejenak.
"Bolehkah Aku meminta satu hal lagi kepada mu..?"Tanya Zillan lagi dan di angguk oleh Dania.
"Tentu.."Jawab Dania setelah diam sejenak.
"Terima kasih."Ucap Zillan.
"Terima kasih...Apa maksudnya."Batin Dania terasa tidak nyaman dengan ucapan Zillan itu.
"Jadi apa rencana kalian sekarang?"Tanya Estu kepada Zillan dan Dania.
"Jika kamu sudah baikan hubungilah Aku "Ucap Zillan.
__ADS_1
"Kamu..."
"Berbahagialah bersama Nelson,Aku,,, merestui kalian dan baik-baiklah jaga Sasa."Ucap Zillan semakin menahan rasa sesaknya.
"Kenapa.."Tanya Dania dengan cepat.
"Aku tahu kamu sekarang lebih membutuhkan Nelson.Aku tahu Aku telah mengecewakanmu dan menyakitimu.Jika kamu bahagia bersama Nelson Aku akan merestui kalian."Ucap Zillan.
"Jadi kamu..Tetap mau kita berpisah."Tanya Dania kepada Zillan dan membuat Estu dan Zillia terkejut.
"Berpisah.."Ucap Estu dan Zillia bersamaan sedari tadi hanya mendengar Dania dan Zillan berbicara.
"Kak,,,kamu mau berpisah dengan Mbak Dania,apakah itu maksudnya kalian akan bercerai."Tanya Zillia dengan tidak percaya dan di angguk oleh Zillan.
"Kenapa,, Bukankah kakak sangat mencintai Mbak Dania."
"Benar,, bahkan saat mengetahui Dania meninggal kamu bahkan seperti orang gila.Sekarang kamu mau berpisah dengan Dania, apakah kamu tidak akan menyesal."Ucap Estu.
"Dania,,ayah mohon jangan berpisah dengan Zillan.Kamu tahu saat Zillan mengetahui kamu meninggal Zillan seperti orang sakit jiwa.Tiap hari menyesali perbuatannya dan menghukum dirinya sendiri ,Ayah tidak mau Zillan seperti itu lagi,,Ayah tidak mau Zillan akan menyesal melepaskan mu."Ucap Estu penuh harap .
"Benar Mbak..Kami semua tahu bagaimana kakak saat mengetahui kamu meninggal.Percayalah kakak sangat mencintai mu."Sambung Zillia.
"Cukup.Ayah..Lia.."Ucap Zillan.
__ADS_1