Istri Yang Hilang

Istri Yang Hilang
Ep 58 Dania sadar


__ADS_3

Setelah kepergian Zillia dan Aruna,Nelson pun segera ke kamar pasien Dania dan duduk di kursi yang ada di samping tempat tidur Dania lalu kedua tangan Nelson mengenggam tangan Dania.


"Jika kamu sudah puas tidur cepatlah bangun,apakah kamu ingin Sasa seorang berjuang di sana, Dania."Ucap Nelson dengan pelan.


"Begitu juga dengan Zillan, apakah kamu tahu Zillan baru saja melewati masa kritisnya, Tetapi... Zillan terkena cedera pada otaknya setelah bangun tidak ada yang tahu apakah dia akan baik-baik saja.Oleh karena itu cepatlah bangun,Dania.Suamimu dan anakmu sangat membutuhkanmu."Sambungnya lagi.


"Dan saya sangat merindukan mu,Dania."Batin Nelson.Lalu tak berselang lama Nelson pun tertidur dengan kepalanya terbaring di samping ranjang pasien Dania dan satu tangannya masih memegang tangan Dania.


Keesokan harinya tanpa Nelson sadari Dania sudah bangun dari kesadarannya dengan pelan ia membukakan matanya dan menyadari ia sekarang berada di rumah sakit lalu Dania menoleh ke samping dan mendapati Nelson ketiduran di sampingnya dengan memegang tangannya.


"Nelson."Panggil Dania dengan suara yang pelan tapi Nelson masih belum sadar.


"Nelson."Panggil Dania lagi dengan sedikit menggerakkan tangannya dan akhirnya dengan pelan Nelson pun sadar.


"Dania."Panggil Nelson langsung beranjak dari kursinya dan berpindah duduk ke ranjang pasien Dania dengan memegang tangan Dania.


"Bagaimana perasaanmu sekarang,apakah ada yang sakit."Tanya Nelson.


"Haus."Ucap Dania pelan dan Nelson pun segera menuangkan air minum kepada Dania.

__ADS_1


Nelson membantu Dania duduk dari tempat baringnya lalu memberika air minum kepada Dania,setelah Dania minum Nelson meletakkan kembali gelasnya lalu ia pun memeluk Dania dengan erat.


"Kamu tahu,setelah saya mendengar kamu Kecelakaan mobil saya sangat khawatir."Ucap Nelson.


"Maaf ,telah membuatmu khawatir tentang diriku lagi,Nel."Ucap Dania membalas pelukan Nelson.


Lalu tiba-tiba Dania melepaskan pelukan Nelson dan bertanya kepada Nelson bagaimana keadaan Zillan dan Sasa lalu Nelson pun berkata jujur kepada Dania keadaan Zillan dan Sasa.


Dania yang mendengar itu langsung hendak turun dari tempat tidurnya tetapi di tahan oleh Nelson.


"Sabar Dania,kamu baru sadar jangan langsung kesana dulu."Ucap Nelson dan memeluk erat Dania yang lagi nangis.


"Tenanglah Dania, apakah kamu lupa Sasa sangat kuat ia pasti bisa melewatinya,hmm.Dan Zillan tidak akan melupakan semua hal ,apakah kamu lupa Zillan sangat mencintai mu mana mungkin dia bisa melupakanmu."Ucap Nelson menguatkan Dania.Tetapi hatinya sangat sakit ketika mengatakan Zillan sangat mencintainya.


"Mbak Dania."Panggil Zillia saat bersama Aruna masuk ke dalam kamar Dania.


"Mbak Dania, akhirnya kamu sudah sadar ,Mbak."Ucap Zillia dengan senang dan Dania pun melepaskan pelukannya dari Nelson lalu menatap Zillia.


"Hisk.. Zillia.. Hiks.."Panggil Dania lalu memeluk Zillia.

__ADS_1


"Tenanglah Mbak Dania, semua akan baik-baik saja."Ucap Zillia dan Dania pun mengangguk kepalanya.


"Pak Nelson, sarapanlah dulu ini semua Nona Zillia yang memberinya."Ucap Aruna lalu Nelson pun menoleh ke arahnya dan melihat paper bag yang di pegang oleh Aruna.


"Terima kasih."Ucap Nelson lalu mengambil paper dari tangan Aruna dan Aruna mengangguk kepalanya.


"Dania,kamu sarapanlah dulu Dania.Setelah sarapan kita ke tempat Sasa dan Zillan,Hm."Ucap Nelson dengan lembut kepada Dania lalu Dania pun melepaskan pelukannya dari Zillia.


Dan sikap Nelson itu membuat Aruna dan Zillia cemburu apalagi Nelson dengan bersikeras ingin menyuapi Dania dengan penuh cinta.


"Jangan cemburu Zillia mereka adalah sahabat dekat dan Dania adalah istri kakakmu."Batin Zillia walaupun pun ia tahu Nelson masih mencintai Dania.


"Kelihatannya Pak Nelson benar-benar sangat mencintai wanita itu."Batin Aruna.


Jangan lupa klick like,favorit,hadiah, vote dan kommen ya ..🙏🙏🙏


Terima kasih juga sudah dukung Author dengan terus baca Novel Author ini..🤗🤗🤗


Dan maaf ya jika terdapat banyak typo yang Salah 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2