Istri Yang Hilang

Istri Yang Hilang
Ep 55 Aruna cemburu


__ADS_3

"Zillia." Panggil pelan Nelson ketika ia sudah sampai Jakarta dan langsung mengunjungi rumah sakit yang sudah di beritahukan oleh Zillia Sebelumnya.


"Kak Nelson."Panggil Zillia terkejut kepada Nelson ketika ia melihat Nelson sudah berada di depan pintu kamar penginapan Dania.Lalu dengan reflesk Zillia langsung berlari mendekati Nelson dan memeluk Nelson dengan erat.


"Kak Nelson." Hiks...Nelson mendengar tangisan Zillia ia pun membalas memeluk Zillia ,tetapi entah kenapa Nelson merasa kenyaman saat memeluk Zillia dan karena merasa nyaman ia pun memeluk Zillia dengan erat.


Rasa tidak nyaman di hatinya dari semalam pun sudah tidak terasakan olehnya lagi.Padahal saat masih di dalam jet pribadinya ia masih terasa tidak nyaman di hatinya.Mungkin Nelson juga membutuhkan pelukan seseorang agar bisa menenangkan hatinya.Jika tadi saat di dalam kantornya saat Nelson jatuh dan Aruna yang memegang lengannya membawanya duduk kembali di kursi kebesarannya dan memeluknya untuk menenangkannya mungkin Nelson juga akan membalas pelukan Aruna.


Deggg...Aruna yang berdiri di samping Nelson merasa cemburu ketika melihat Nelson memeluk Zillia begitu erat dan melihat bibir Nelson menempel di atas kepala Zillia dengan memejamkan matanya.

__ADS_1


Bibir Nelson memang menempel di atas kepala Zillia saat Nelson memeluknya tetapi itu bukan suatu ciuman yang Aruna pikirkan.Nelson hanya merasa Nyaman ketika memeluk Zillia dengan posisi yang Aruna lihat.


"Zillia,apakah wanita ini yang menelepon Pak Nelson saat di Amerika.Tetapi dia siapanya Pak Nelson,kenapa Pak Nelson memeluknya penuh kasih sayang."Batin Aruna.


"Sudah ya, Zillia.Jangan nangis lagi.Hmm. "Ucap Nelson kepada Zillia dengan lembut dan ibu jari Nelson sebelah kiri dan sebelah kanan menyeka air mata Zillia yang masih jatuh.


Lalu Zillia pun melepaskan kedua tangannya yang masih memeluk Nelson tadi dan berjalan mendekati ranjang pasien Dania di ikuti oleh Nelson dan Aruna.


"Cepatlah sadar Dania,saya sudah kembali ke sini.Apakah kamu tidak ingin menyambutku,hmm."Ucap Nelson setelah membukakan matanya dan meletakkan tangan Dania di depan dadanya lalu tangan yang satunya lagi mengelus pipi Dania dengan lembut.

__ADS_1


Aruna melihat air bening yang keluar dari mata Nelson ia pun terkejut melihatnya.


"Dania,apakah Dania yang di sebut Pak Nelson waktu itu adalah wanita ini.Sepertinya Pak Nelson sangat mencintainya."Batin Aruna dengan cemburu.


Pernah sekali Nelson ketiduran di dalam kantornya dan ia tertidur di kursi kebesarannya lalu saat itu tanpa Nelson sadar Aruna masuk ke dalam kantornya mengantar dokumen untuknya padahal Aruna sudah mengetuk beberapa kali pintu kantornya dan tidak di dengar oleh Nelson lalu tanpa persetujuan Nelson,Aruna masuk kedalam kantornya karena Aruna mengira Nelson tidak berada di dalam kantornya.Lalu saat masuk kedalam Aruna mendapati Nelson ketiduran di kursi kebesarannya dan dengan pelan Aruna pun meletakkan dokumen yang di bawanya tadi di meja kerja Nelson, tetapi Aruna tidak langsung keluar dari kantornya setelah meletakkan dokumen itu, Aruna mengambil Jas Nelson yang Nelson gantung di belakang kursinya menutupi tubuh Nelson di depan dadanya.Lalu dengan reflesk dan tanpa sadar Nelson memegang tangan Aruna dan mengingau "Dania.Jangan pergi, jangan tinggalkan saya."


Sedangkan Zillia tentu saja ia juga sedikit cemburu melihat Nelson bersikap begitu lembut terhadap Dania walaupun ia tahu kakak iparnya hanya mencintai kakaknya.


Jangan lupa klick like,favorit,hadiah, vote dan kommen ya ..🙏🙏🙏

__ADS_1


Terima kasih juga sudah dukung Author dengan terus baca Novel Author ini..🤗🤗🤗


Dan maaf ya jika terdapat banyak typo yang Salah 🙏🙏🙏


__ADS_2