Istri Yang Hilang

Istri Yang Hilang
Ep 65 Memulangkan Aruna ke Amerika


__ADS_3

"Bagaimana dengan Azelea,Crish."Tanya Zelina kepada Crish saat ia sudah sadar dari pingsannya dan Crish hanya menggelengkan kepalanya tanpa bisa berkata apa pun.


"Kenapa Azelea bisa jadi begini,kenapa ia ingin mencelakai orang sampai ingin membunuh orang itu.Sebenarnya apa yang terjadi dengan Azelea."Ucap Zelina tidak percaya dengan apa yang Azelea lakukan.


Crish hanya menghela napasnya menenangkan istrinya dengan memeluknya erat.Crish sendiri tidak mengerti kenapa anak kesayangan mereka begitu kejam, sedangkan dirinya saja tidak begitu kejam.


"Tenanglah saya akan mencari pengacara yang terbaik untuk Azelea."Ucap Chris menenangkan Zelina.


Sementara di perusahaan ZZ group Zillan dan Kenzy yang sudah mendapatkan kabar penangkapan Azelea dan sudah di tetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana tersenyum senang.


"Langkah selanjutnya minta polisi jaga baik-baik Azelea di dalam sana."Ucap Zillan dengan tersenyum puas .


Yang di maksud jaga baik-baik dari Zillan bukanlah benar-benar jaga baik-baik tetapi tentu saja sedikit main-main di dalam sana.


"Okey."Ucap Kenzy.


Di saat yang sama Nelson hari ini ke perusahaan pusat NS group.Aruna yang mendapati kedatangan Nelson sangat senang.Sudah beberapa hari ini Nelson tidak datang keperusahaan pusat NS group.Entah apa yang di sibukkan oleh Nelson tidak bisa ke keperusahaannya dan membuat Aruna menjadi rindu padanya.


"Pak Nelson,apakah anda membutuhkan sesuatu."Tanya Aruna ketika Nelson sudah duduk di kursi kebesarannya.

__ADS_1


"Apakah perusahaan di Amerika sana baik-baik saja."Tanya Nelson kepada Aruna.


"Ya.. Semuanya baik-baik saja."Ucap Aruna.


"Aruna ,saya berencana akan tetap menetap di sini jadi saya akan pulangkan kamu ke Amerika untuk melanjutkan pekerjaan yang ada di sana."Ucap Nelson menatap Aruna yang ada di depannya.


Deggg...


Mendengar Nelson akan memulangkannya kembali ke Amerika tiba-tiba Aruna merasa sangat sedih .


"Baik Pak."Ucap Aruna tidak bersemangat menundukkan kepalanya dan Nelson juga merasakan ketidak semangat Aruna,tetapi Nelson tidak mengerti kenapa mood wanita tiba-tiba menjadi tidak baik.


Aruna langsung mendongakkan kep menatap Nelson kembali dengan bersemangat.


"Benarkah Pak Nelson,saya tetap bisa di sini bersama anda ?."Tanya Aruna dan membuat Nelson menjadi bingun.


"Ya..Bersama saya kerja di sini ."Ucap Nelson memperjelas jika Aruna tetap bisa di sini bekerja dengannya bukan bersama dengannya dengan maksud lain.


Aruna tiba-tiba menjadi malu karena ia sadar ia sudah salah bicara.

__ADS_1


"Iya..Itu maksud saya,Pak ."Ucap Aruna dengan wajah yang sudah merah.


Nelson yang melihat tingkah Aruna dan wajah merahnya tiba-tiba ia ingat Zillia beberapa hari yang lalu juga begitu.


"Kenapa wajahnya jadi merah seperti yang Zillia alami saat malu, apakah saya telah mempermalukannya dengan perkataan saya barusan?"Batin Nelson.


"Jadi kamu..."


"Baik Pak,saya akan mengikuti bapak bekerja di sini."Ucap Aruna dengan semangat.


"Tetapi... Apakah tidak apa-apa jika kamu meninggalkan keluarga mu yang ada di Amerika."Tanya Nelson.


"Saya hidup sendiri di sana ,Pak.Kedua orang tua saya sudah meninggal dan saya putri tunggal dari kedua orang tua saya,Pak."Ucap Aruna dengan sedih ketika mengingat orang tuanya.


"Maaf."Ucap Nelson merasakan nada sedih dari Aruna.


"Gak pa-pa,Pak."Ucap Aruna


"Baiklah... Kembali lah ke tempat kerja mu."Ucap Nelson.

__ADS_1


"Baik Pak "Ucap Aruna lalu keluar dari ruang Nelson.


__ADS_2