
Waktu berlalu dengan sangat cepat sudah 3 Bulan Nelson menetap di Jakarta begitu juga dengan Aruna.
Semenjak Aruna memutuskan ikut Nelson menetap di Jakarta Nelson memberikan sebuah apartment untuk Aruna tinggal dan apartment itu berada di depan apartment Nelson saja ,Karena Tuan apartment itu ingin pindah ke kota lain dan menjual apartment nya jadi kebetulan pada saat itu Nelson juga sedang mencari apartment untuk Aruna tinggal jadi saat apartment di depannya ngin jual Nelson pun langsung memberinya.
Dan apartment yang dulu Nelson memberikanya kepada Dania tinggal, sekarang Nelson jarang tinggal di dalam sana karena Nelson memilih tinggal bersama ibunya hanya sesekali dalam seminggu Nelson akan tinggal di apartment itu.
Begitu juga dengan Dania, perutnya sudah semakin kelihatan buncitnya dan Zillan semakin overprotective terhadap Dania.
Seperti biasa ,saat sudah berada di dalam kantornya hal yang pertama Zillan kerjakan adalah melihat CCTV rumahnya mengawasi aktivitas Dania dan itu membuat Kenzy sangat kesal lalu dengan diam-diam Kenzy memberitahukan kepada Dania dan Dania pun segera menelepon Zillan sambil menatap kamera yang terpasang di dalam rumahnya .
"Apa yang sedang kamu lakukan di kantor, apakah sangat seru menonton drama dari saya."Ucap Dania saat itu.
"Jika kamu tidak bekerja dengan benar di perusahaan mu, jangan kamu pulang kerumah."Sambungnya lagi lalu segera mematikan ponselnya.
Zillan menatap bingun dengan ponsel yang sudah di matika oleh istrinya.Lalu baru saja Dania mematikan ponselnya ia mengirimkan pesan kepada Zillan dan Zillan sangat terkejut ketika membuka pesan dari Dania.
Ternyata Dania mengirimkan beberapa video dan video itu adalah dirinya dengan pakain yang berbeda-beda dari setiap harinya sedang melihat kamera yang ada di dalam ponselnya dan video itu Kenzy yang kirim kepada Dania.
__ADS_1
Lalu Zillan pun menatap tajam Kenzy yang memang kebetulan duduk di depannya mejanya.
"Sialan,,Dasar pengkhianat.. Keluar sana dari kantor saya sekarang dan bulan ini kamu tidak dapat bonus."Ucap Zillan dengan kesal.Gara-gara sahabatnya ini ia di marahi oleh istrinya dan juga di ancam oleh istrinya tidak boleh pulang ke rumah jika tidak bekerja dengan benar.
"Apa-apaan kamu ini ,Lan.Kok main lempar Pena aja."Ucap Kenzy juga kesal.
"Masih berani tanya apaan lagi,gara-gara kamu kirim video ke Dania, Dania tidak izinkan saya pulang ke rumah jika tidak bekerja dengan benar."Ucap Zillan.
Ppfffff.... Akhirnya Kenzy tidak bisa menahan tawanya mendengar ancaman dari Dania kepada Zillan.
Zillan yang begitu arogan dan kejam takut dengan ancaman istrinya dengan tidak boleh pulang kerumahnya bisa membuatnya menjadi gila.
Yaa... Setelah di sidang dengan bukti yang sangat kuat pengacara yang di cari oleh Chris tidak bisa melakukan apa-apa dan akhirnya Azelea di hukum sesuai dengan yang tertulis di dalam Undang-undang dasar (UUD).
"Azelea, apakah kamu baik-baik saja,Sayang."Tanya Zelina kepada Azelea.
"Menurut mama apakah saya akan baik-baik saja berada di dalam sini."Ucap Azelea dan membuat kedua orang tuanya pun menjadi sedih.
__ADS_1
"Maaf ,papa tidak bisa mengeluarkan mu,Sayang.Papa sudah berusaha."Ucap Chris.
"Apa gunanya Papa memiliki banyak uang tetapi tetap saja tidak bisa mengeluarkan saya dari sini."Ucap Azelea dan membuat Zelina dan Crish sangat sedih karena Azelea menyalahi Papanya yang tidak bisa mengeluarkannya dari penjara.
"Tidak boleh bilang begitu Sayang,Papa sudah sangat berusaha mengeluarkan mu tetapi bukti yang kamu lakukan itu sangat kuat Sayang."Ucap Zelina.
"Katakan pada mama,kenapa kamu melakukan semua ini."Sambungnya lagi.
"Karena saya membencinya ,saya ingin dia segera mati ."Ucap Azelea membuat kedua orang tua nya terkejut .
"Apa yang kamu katakan Azelea."Tanya Zelina tidak percaya dengan apa Azelea ucapkan.
"Sudahlah Mama,Papa.Kalian pulanglah tidak perlu khawatir Lea,percuma saja kalian mengkhawatirkan Lea kalau tidak bisa mengeluarkan Lea dari penjara."
"AZELEA."Teriak Chris yang sudah kehilangan kesabaran menghadapi sikap Azelea yang semakin tidak ada sopan santun nya lagi terhadap kedua orang tuanya.
"Apakah kamu menyalahi Papa tidak bisa mengeluarkanmu,hah."Sambungnya lagi.
__ADS_1
"Lea tidak berani menyalahi Papa."Ucap Azelea lalu ia mendorong kursi rodanya masuk ke dalam.
Zelina tidak bisa menahan tangisnya lagi melihat Perubahan Azelea, begitu juga dengan Crish ia tidak percaya Azelea benar-benar berubah seperti bukan dirinya lagi.