
"Apakah kamu tahu siapa yang melakukan ini pada mu,Lea."Tanya Crish,Papa Azelea dan Azelea hanya menggelengkan kepalanya menandakan ia tidak tahu.
Tentu saja Azelea tidak berani mengatakan siapa yang melakukannya jika pun ia mengatakannya orang tuanya pun tidak akan bisa melakukan apa-apa karena Azelea lah yang terlebih dahulu menyakiti Dania , istri Zillan Donzello.Siapa yang tidak tahu akibatnya jika telah mengganggu keluarga Donzello.
Apalagi jika orang tuanya tahu kecelakaan yang di alami oleh Dania 5 tahun yang lalu dalangnya adalah dirinya mungkin saja mereka akan membawanya keluar negeri dan tidak akan membiarkan ia pulang ke sini lagi tanpa keluarga Donzello yang akan turun tangan membawanya pergi dari sini.
Jika bukan karena Zelina,ibunya Azelea dulu sering membantu ibunya Zillan , perusahaan ayahnya sekarang akan mengalami bangkrut dan tidak akan bisa memulai dari nol lagi, walaupun bisa itu akan sangat sulit.Katena semua orang tahu kuasanya keluarga Donzello.
"Pa,Ma... Siapa yang membawa Lea ke rumah sakit."Tanya Azelea tiba-tiba,ia berharap Zillan memerintah anak buahnya yang membawanya ke rumah sakit setelah menyakitinya.Setidaknya dengan begini Zillan masih ada sedikit rasa peduli terhadapnya tetapi sayangnya harapan tetaplah tinggal harapan.
"Seorang pria paru baya menemukan mu di tengah hutan saat ia sedang mencari kayu di sana "Ucap ibunya.
"A..apa..Menemukan ku di tengah hutan ?"Tanya Azelea tidak percaya.
"Benar Lea."Ucap ibunya.
__ADS_1
"Begitu kejamkah kamu terhadap ku , Zillan.Setelah menyakiti ku kamu membuang ku ke tengah hutan."Batin Azelea mengepalkan selimutnya dengan erat.
"Dania Wijaya, semua karena kamu.Karena kamu Zillan tidak menikah dengan ku,karena kamu Zillan menyakiti ku.Semua karena kamu, karena kamu."Batin Azelea dan terlihat sangat emosi.
"Lea,,apakah kamu baik-baik saja."Tanya ibunya khawatir ketika melihat napas Azelea Naik turun.
"Saya baik-baik saja ,Ma.Lea sekarang ingin istirahat."Ucap Azelea lalu menutup matanya walaupun tidak benar-benar tidur.
"Baiklah,, kalau begitu istirahatlah."Ucap Zelina,ibunya Azelea.
Dania yang melihat itu ia tiba-tiba teringat saat Zillan masih tidak tahu Sasa adalah anaknya ,Zillan memberikan banyak barang untuk Sasa dan tiba-tiba ia tersenyum saat mengingat Zillan ingin memberikan sepatu untuk Sasa dan tidak tahu ukurannya sepatu Sasa,Zillan akan mengambil semua size dalam satu model.
Zillan yang melihat Dania sedang senyum sendiri ia pun mendekati Dania.
"Apa yang kamu pikirkan,Sayang.Kok senyum-senyum sendiri.Hmm."Tanya Zillan kepada Dania dan tanpa malu kedua tanganya memeluk pinggang Dania.
__ADS_1
"Mas,lepaskan..Malu,sini banyak orang."Ucap Dania ingin melepaskan tangan Zillan tapi Zillan tidak peduli tatapan orang-orang yang lewat di sana sedang menatap mereka dengan tersenyum.
" Biarin,,biar dunia tahu kalau kamu hanya milikku,milik Zillan Donzello."Ucap Zillan segera mencium kening Dania.
"Mas.."Teriak Dania dengan kesal dan membuat Zillan semakin ingin menggodanya.
"Mamy,Papi...Sasa lapal."Ucap Sasa.
"Baiklah kalau begitu kita pergi cari makan dulu."Ucap Zillan lalu menggendong Sasa dan merangkul bahu Dania.
"Kalian bawa semua itu pulang dulu."Ucap Zillan kepada salah satu bodyguardnya."
"Baik Tuan."Lalu mereka pun membawa semua belanjaan Zillan pergi dari sana .
"Ayo...Papi bawa Sasa dan Mamy makan enak-enak."Ucap Zillan dan Dania hanya menggelengkan kepalanya.
__ADS_1