Istri Yang Hilang

Istri Yang Hilang
Ep 56 Kepanikan Estu.


__ADS_3

Sekarang Nelson sudah berada di ruangan tempat terbaringnya Sasa.Melihat Sasa terbaring di sana dengan banyak alat medis hati Nelson sangat sakit.


Tangan Nelson menyentuh kaca yang bisa melihat Sasa dari luar ruangan itu.


"My princess, Daddy percaya kamu pasti bisa melewati masa kritis ini.Daddy di sini menunggumu, bukankah kamu ingin Daddy di sini, Sayang.Sekarang Daddy sudah di sini kamu cepatlah bangun jangan biarkan Daddy sendirian yang merawat Mamy.Bukankah kita selalu sama-sama rawat Mamy kalau Mamy sedang sakit, sekarang tangan Mamy terluka nanti Sasa bantu Daddy suapi Mamy makan dong.Kalau gak nanti Daddy gak bisa pergi kerja loh..Jadi Sasa,Sayang.Ayo bangun bantu Daddy rawat Mamy."Ucap Nelson dengan sangat sedih melihat seorang anak yang sudah dia rawat selama 5 tahun ini terbaring lemah di sana.


Deggg...


Aruna terkejut mendengar apa yang di ucapkan oleh Nelson barusan.


"Daddy,Mamy..Apakah Pak Nelson sudah menikah dan seorang anak yang terbaring di sana benarkah anak dari Pak Nelson.Astagaaa ternyata saya benar-benar tidak mengetahui tentang kehidupan Pak Nelson."Batin Aruna.


Lalu Aruna melihat Nelson begitu sedih ingin menenangkannya tetapi ia terlambat selangkah ,baru saja tangannya hendak mengelus bahu Nelson, Zillia duluan mengelus bahu Nelson dan akhirnya tangannya berhenti di udara sejenak kemudian ia menariknya kembali.


"Tenanglah Kak Nelson, Sasa pasti bisa melewatinya."Ucap Zillia kepada Nelson.


Lalu tak berselang lama Nelson pun menuju ke ruangan ICU di mana Zillan juga terbaring di sana dengan banyak alat medis di tubuhnya.


"Tuan."Panggil Nelson ketika melihat Estu sedang duduk di luar ruangan ICU.

__ADS_1


"Nelson."Panggil Estu ketika melihat Nelson berdiri di sana.


"Apakah kamu sudah melihat keadaan Dania dan Sasa."Tanya Estu dan di angguk oleh Nelson.


"Semoga saja Zillan tidak melupakan semua tentang dirinya dan Dania.Saya tidak tahu apa yang akan terjadi jika Zillan melupakan semuanya, apakah ia akan merawat Dania dan anak yang sedang di kandung oleh Dania sekarang."Ucap Estu menatap Zillan yang terbaring di sana lewat kaca jendera .


Nelson yang mendengar Estu berkata Dania sedang mengandung anak Zillan ia pun terkejut.


"A..Apa..Dania sedang mengandung."Tanya Nelson dengan terkejut dan di angguk oleh Estu.


"Iya,, Dania sedang hamil 5 minggu,Syukur saat mengalami pendarahan anaknya bisa di selamatkan."Ucap Estu lagi.


"Astagaaa..Zillan sudah tahu kehamilan Dania."Tanya Nelson.


Lalu Nelson melihat Zillan melewati kaca ruangan itu.


"Bangunlah Zillan, apakah kamu sudah dengar istri mu sedang hamil anak kedua mu,apakah kamu tidak ingin merawat mereka berdua seperti saat Dania sedang hamil Sasa.Apakah kamu ingin saya yang merawat mereka lagi,jika iya maaf kali ini kalau saya yang merawat mereka lagi saya tidak akan membiarkan mereka kembali kepadamu lagi."Ucap Nelson dan membuat orang-orang yang ada di sana terkejut menatapnya.


"Hah.. Istrinya..Jadi... Aduh... Kenapa kehidupan Pak Nelson begitu memusingkan."Batin Aruna yang juga melihat Zillan terbaring di dalam sana.

__ADS_1


"Tetapi kenapa saya merasa sangat familiar dengan pria itu ya.Di mana ya saya pernah melihatnya."Batin Aruna lagi.


"Saya masih pegang janji mu,jika kamu menyakiti Dania lagi jangan salahkan saya membawanya pergi darimu."Ucap Nelson lagi.


Lalu tiba-tiba perawat yang mengawasi Zillan di ruang ICU panik melihat monitor detak jantung Zillan dan segera menekan bel yang ada di sana lalu tak berselang lama beberapa dokter pun segera berlari masuk ke dalam ruanganya ICU memeriksa keadaan Zillan.


Estu dan yang lainnya berada di sana pun ikut panik melihat dokter berlari begitu cepat masuk ke dalam ruangan Zillan.


"Astagaaa...Apa terjadi pada Zillan ya Allah.. "Ucap Estu dengan khawatir.


"Tenanglah paman, Zillan tidak akan ada apa-apa."Ucap Kenzy yang juga berada di sana dari tadi lalu ia pun menatap Nelson dengan tidak suka apa yang Nelson katakan tadi.


"Apakah dia tidak tahu kalau Zillan sangat mencintai Dania, beraninya di depa Zillan berkata begitu."Batin Kenzy dengan geram.


Sebenarnya Kenzy bukan tidak menyukai Nelson,hanya saja Kenzy tidak suka apa yang baru Nelson ucapkan.Itu akan sangat menyakiti hati sahabatnya jika Nelson membawa Dania pergi dari Zillan.


"Sepertinya Pak Nelson benar-benar sangat mencintai wanita itu."Batin Aruna.


Jangan lupa klick like,favorit,hadiah, vote dan kommen ya ..🙏🙏🙏

__ADS_1


Terima kasih juga sudah dukung Author dengan terus baca Novel Author ini..🤗🤗🤗


Dan maaf ya jika terdapat banyak typo yang Salah 🙏🙏🙏


__ADS_2