Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 101


__ADS_3

Selama satu bulan penuh Arlla tinggal di rumah mewah nya yang tersembunyi dengan Satya dan Cleo yang menjaga mereka


Terkadang saat Arlla menginginkan sesuatu maka Satya dan Cleo lah yang mencari nya sampai ke tengah kota


Arlla selalu memantau perkembangan perusahaan nya di gedung pencakar langit yang pernah dia datangi


Seluruh data perkembangan perusahaan nya berada di gedung Asyila Group Utama yang tersembunyi itu dan di sana pula banyak dokumen penting tersimpan dengan rapi bahkan musuh musuh bisnis Arlla selalu mengincar gedung itu


"Arlla hari ini kau akan ke kota" tanya Cleo saat sarapan


"Iya kak" ucap Arlla sambil memakan sandwich yang ada di tangannya


"Aku berangkat dulu" ucap Arlla dan berdiri kemudian menaiki lift untuk turun dari lantai sepuluh itu untuk ke lantai dasar


"Aku khawatir sama dia" ucap Satya


"Biarkan dia bisa jaga diri dia bukan wanita sembarangan" ucap Cleo


Arlla memasuki mobilnya dan melajukan memecah jalanan menuju gerbang gerbang tinggi sepanjang 3 km


Setelah 10 gerbang itu terbuka satu persatu mobilnya berjalan di tengah tengah hutan lebat sepanjang 5 km


2 jam perjalanan Arlla pergi ke Asyila Group Utama terlebih dahulu untuk mengecek beberapa pekerjaan nya


Setelah dari sana Arlla pergi ke pusat kota perjalanan satu jam dari Asyila Group


"Hallo Irene" sapa Arlla dari balik sambungan telepon sambil menyetir


"Kenapa La" tanya Irene


"Gue ada di kota sekarang tapi gue gak ke kantor ya aku akan ke apartemen dekat kantor nanti kamu sama yang lain kesana aja" ucap Arlla

__ADS_1


"Siap" kemudian sambungan terputus


Arlla mengarahkan mobilnya menuju sebuah supermarket terlebih dahulu


Di apartemen, pastinya tidak akan ada apa apa karena sudah lama dia tinggal akhirnya Arlla memutuskan belanja beberapa makanan dan bahan makanan untuk persediaan


Arlla mendorong troli menyusuri supermarket itu sambil mengambil satu persatu bahan makanan yang akan dia perlukan nanti


"Arlla" sapa seseorang membuat tubuhnya menegang


Dia membalikkan badannya dan menemukan Gio dan Lela yang sedang belanja juga


"Hai"


"Hai apa kabar lama kita gak ketemu terakhir kali satu bulan yang lalu ya" ucap Lela


"Aku baik"


"Kamu lagi belanja" tanya Gio


"Hehehe maaf aku... oh ya kenapa sendiri" tanya Gio


"Gak apa apa lagi ingin sendiri aja yang lain sibuk" ucap Arlla


"Oh"


"Aku duluan ya aku udah selesai" ucap Arlla kemudian menuju kasir untuk membayar belanjaan nya kemudian pergi


Sedangkan Lela dan Gio masih harus berbelanja beberapa keperluan kemudian pergi menuju kasir untuk membayar


Karena uang mereka tak cukup akhirnya mereka mengurangi beberapa dari belanjaan mereka

__ADS_1


"Maaf ya" ucap Gio karena merasa tidak bisa menjadi suami yang baik


"Gak apa apa mungkin ini karma untuk kita" ucap Lela


"Manusia terkadang khilaf asal mau bertobat saja" ucap Gio sambil tersenyum


"Gio" sapa seseorang


"Mama" ucap Lela


"Jangan panggil saya mama saya bukan mama kamu" ucap Mama Rena


"Maafin kita ma kita nyesel kami janji gak akan ngulangin kesalahan yang dulu lagi" ucap Gio


Mama Rena menghela nafasnya sejenak sejujurnya dia sangat rindu dengan anak nya namun dia masih sangat kecewa


"Kamu janji" tanya Mama Rena


"Iya ma"


Mama Rena menganggukkan kepalanya kemudian berucap


"Saya maafin kalian" ucap Mama Rena


"Makasih ma" ucap Gio dan Lela kemudian mereka memeluk Mama Rena bersamaan


"Ini udah berapa bulan" tanya Mama Rena


"Udah tujuh bulan ma" ucap Lela sambil tersenyum


"Oh maaf ya kalian gak bisa balik sama mama karena mama gak tau papa udah maafin kalian apa enggak" ucap Mama Rena

__ADS_1


"Gak apa ma" Mama Rena kemudian masuk ke dalam supermarket untuk belanja sedangkan Gio dan Lela berjalan kaki menuju rumah kontrakan mereka


Jangan lupa like dan komen


__ADS_2