Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 145


__ADS_3

Lichyia berlari menuju ruang UGD sambil memakai jas putih kebanggaan nya meninggalkan Arel sendiri yang termangu di dalam mobil


"Ck lupa cara berterimakasih" ucap Arel kesal dan mengendarai mobilnya menuju apartemen milik nya.


Sedangkan di rumah Arlla berjalan mondar mandir di depan pintu dengan wajah cemas


Drtt.. drtt...


Panggilan di ponsel nya membuat atensi wanita itu teralih


"Bagaimana" tanya Arlla to the poin


"Bukti sudah ada nyonya dan sudah saya kirim pada anda" ucap seseorang di balik sana


Arlla mengecek ponsel nya dan benar sebuah pesan bergambar masuk. Arlla beralih pada aplikasi banking dan mengetikkan sejumlah nominal dan mengirim nya pada orang yang masih dalam sambungan telepon


"Bagus bayaran mu sudah aku kirim"


"Terima kasih nyonya" ucap seseorang di seberang sana dan memutus sambungan telepon


Arlla berjalan masuk ke dalam rumah dan mengambil kunci mobil serta jaket kulit milik nya


"Kau mau kemana" tanya Alendra


"Apartemen Arel" ucap Arlla singkat


"Tidak bisa kah besok"

__ADS_1


"Ada hal yang lebih penting dari pi ada menunggu besok" ucap Arlla


"Aku akan ikut" ucap Alendra dan mengambil kunci mobil yang ada di tangan istrinya


Sepuluh menit perjalanan mereka sampai di gedung menjulang tinggi


Arlla memencet bel berulang kali saat pintu tak kunjung terbuka


"Sabar" ucap Alendra


Ceklek


"Mama ada apa mama kesini" tanya Arel


Arlla menyerobot masuk ke dalam apartemen putra nya dan duduk dengan manis di sofa


"Mama mau kamu jauhin Kinara" ucap Arlla


Arel hanya mendengus sebal


"Ma!! Jika mama kesini hanya untuk membahas soal itu lebih baik mama pulang Arel capek mau istirahat" ucap Arel


Arlla mengambil ponselnya dan memberikan pada putra nya


"Apa. dengan itu kau masih belum percaya" tanya Arlla sinis


Sebuah foto yang menampilkan Kinara yang bergelayut manja dengan seorang pembisnis di kota ini yang sudah berumur

__ADS_1


Arel menatap tajam foto yang ada di ponsel milik mama nya


"Dari mana mama dapet foto itu" tanya Arel


"Apa itu penting?"


"Itu penting bagi ku"


"Ok kalau menurut mu penting mama akan kasih tau.... mama dapet itu dari orang suruhan mama beberapa menit yang lalu dia berada di club malam ilegal yang ada di ...... " ucap Arlla


"Aku gak percaya" ucap Arel


Arlla menghembuskan nafas kesal dan tangannya sudah mencengkeram kuat sudah ada bukti dan putra nya tetap tidak percaya pada nya


"Ok kalau kamu gak percaya kita kesana sama sama dan kau saksikan sendiri kekasih mu yang pelacur itu" ucap Arlla menantang


"Enggak aku gak mau" ucap Arel dengan wajah pucat


Hal ini hal pertama bagi Arel karena selama ini Arlla selalu melarang anak anak nya untuk masuk apalagi mendekati sebuah club malam namun malam ini Arlla sendiri yang menantang untuk masuk ke dalam club asal bisa membuktikan jika Kinara memang bukan wanita baik baik


Arel takut,,, takut akan kenyataan yang dia terima nanti namun lain dengan hati nya yang masih memendam cinta yang besar untuk wanita itu


"Kenapa? Kau takut? Mama sudah memberi bukti jika kau masih nekad mama gak akan segan segan mengeluarkan mu dari silsilah keluarga" ucap Arlla


"Ma!! Gak bisa gitu dong mau bagaimana pun Arel tetap. anak kita" ucap Alendra


"Terserah tapi untuk kali ini mama TIDAK MAU DI BANTAH SEDIKIT PUN" ucap Arlla tegas dan keluar dari apartemen Arel

__ADS_1


__ADS_2