Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 117


__ADS_3

Di rumah Arlla langsung menagih janji pada suaminya


"Mana kucing kecil nya" tanya Arlla


Kucing kecil yang di maksud bukan kucing biasa melainkan harimau kecil


"Udah ada di taman belakang " ucap Alendra


"Umur berapa" tanya Arlla


"Umur setahun"


"Wah bagus dong entar bisa jadi temen anak kita" ucap Arlla santai sambil berjalan menuju taman belakang dengan riang


"Hah? Temen?" Alendra berjalan menyusul istrinya yang sudah lebih dulu ke taman belakang


Kandang kecil sudah di siapkan Alendra di samping kolam ikan


"Mas" rengek Arlla


"Mau apa"


"Jangan di taruh di luar nanti kalau kehujanan gimana" ucap Arlla


"Terus?"


"Di taruh di dalam aja ya di kamar" ucap Arlla dengan berbinar


"Jangan!!"


"Kenapa?"


"Maksudnya jangan di kamar kita gimana kalau di taruh di kamar bawah aja ruangan khusus harimau kecil ini" ucap Alendra


"Ok"

__ADS_1


Arlla mengambil harimau kecil itu dan menggendong nya seperti bayi kemudian berjalan menuju sebuah kamar tamu kosong yang ada di lantai bawah


Alendra hanya bisa menghela nafas panjang saja. Menuruti permintaan istrinya yang benar benar membuat nya sport jantung


Biasanya orang orang memelihara kucing lucu atau tidak kelinci lah ini istrinya meminta harimau sebagai hewan peliharaan


Hewan yang cukup berbahaya dan sangat extrim bila di dekati


Alendra menyusul istrinya dan melihat kamar tamu yang sudah di rubah Arlla menjadi sedemikian rupa untuk tempat harimau kecil nya


"Mas" rengek Arlla


Alendra langsung tegang apalagi kali ini yang di minta oleh istrinya


"Ada apa" tanya Alendra lembut


"Satu lagi ya" ucap Arlla dengan tatapan memohon yang bisa membuat Alendra tak berkutik


"Kan udah ada satu itu sayang" ucap Alendra


"Ini cowo aku mau yang cewe jadi sepasang gitu" ucap Arlla


"Ok besok ya" ucap Alendra kemudian


"Makasih" ucap Arlla sambil mencium pipi suaminya sekilas


"Yaudah tidur yuk" ajak Alendra


"Bye Mica" ucap Arlla kemudian menutup pintu kamar itu


Alendra dan Arlla masuk ke dalam kamar mereka dan tidur


Sedangkan di paviliun tempat para pelayan beristirahat


"Yang di bawa tuan Alendra tadi apa? Kucing? Tapi kok gak kaya kucing" ucap Sie

__ADS_1


"Gatau tapi aku denger tadi katanya harimau kecil" ucap Misa


"Hah? Harimau?" seru mereka semua dengan serempak


"Iya ngidam nya si nyonya" ucap Misa


"Ngidam nya gitu amat" ucap Ila sambil bergidik ngeri


"Udah santai aja kalau di rawat dari kecil nantinya pasti jinak" ucap Ani


"Kaya gak takut aja iya sekarang masih kecil kalau besok besok udah gede beda lagi ceritanya" ucap Nina


"Udah udah tidur besok harus kerja" ucap Diron


Akhirnya mereka semua bubar dan masuk ke dalam kamar masing masing karena hari semakin larut


Keesokan harinya setelah mandi dan sholat subuh Arlla sudah asik dengan hewan peliharaan baru nya


Mulai dari memberi makan, memandikannya sampai bermain bersama. Bahkan harimau kecil itu tak memberontak saat terkena air.


Tok.. tok.. tok


"Nyonya manggil kami" tanya Pak Beni dan di belakangnya ada Diron


"Iya bisa bantu saya" ucap Arlla


"Bisa"


"Ini kasur di bawa ke kamar sebelah aja buat ruangan ini kosong ok" ucap Arlla


"Siap nyonya" ucap Diron sambil mengangguk


Arlla membawa harimau kecilnya ke taman belakang untuk bermain bahkan tak jarang dia mengambil pose dengan hewan kecil nya itu


Jangan lupa like dan komen

__ADS_1


__ADS_2