
Di rumah Arlla langsung menagih janji pada suaminya
"Mana kucing kecil nya" tanya Arlla
Kucing kecil yang di maksud bukan kucing biasa melainkan harimau kecil
"Udah ada di taman belakang " ucap Alendra
"Umur berapa" tanya Arlla
"Umur setahun"
"Wah bagus dong entar bisa jadi temen anak kita" ucap Arlla santai sambil berjalan menuju taman belakang dengan riang
"Hah? Temen?" Alendra berjalan menyusul istrinya yang sudah lebih dulu ke taman belakang
Kandang kecil sudah di siapkan Alendra di samping kolam ikan
"Mas" rengek Arlla
"Mau apa"
"Jangan di taruh di luar nanti kalau kehujanan gimana" ucap Arlla
"Terus?"
"Di taruh di dalam aja ya di kamar" ucap Arlla dengan berbinar
"Jangan!!"
"Kenapa?"
"Maksudnya jangan di kamar kita gimana kalau di taruh di kamar bawah aja ruangan khusus harimau kecil ini" ucap Alendra
"Ok"
__ADS_1
Arlla mengambil harimau kecil itu dan menggendong nya seperti bayi kemudian berjalan menuju sebuah kamar tamu kosong yang ada di lantai bawah
Alendra hanya bisa menghela nafas panjang saja. Menuruti permintaan istrinya yang benar benar membuat nya sport jantung
Biasanya orang orang memelihara kucing lucu atau tidak kelinci lah ini istrinya meminta harimau sebagai hewan peliharaan
Hewan yang cukup berbahaya dan sangat extrim bila di dekati
Alendra menyusul istrinya dan melihat kamar tamu yang sudah di rubah Arlla menjadi sedemikian rupa untuk tempat harimau kecil nya
"Mas" rengek Arlla
Alendra langsung tegang apalagi kali ini yang di minta oleh istrinya
"Ada apa" tanya Alendra lembut
"Satu lagi ya" ucap Arlla dengan tatapan memohon yang bisa membuat Alendra tak berkutik
"Kan udah ada satu itu sayang" ucap Alendra
"Ini cowo aku mau yang cewe jadi sepasang gitu" ucap Arlla
"Ok besok ya" ucap Alendra kemudian
"Makasih" ucap Arlla sambil mencium pipi suaminya sekilas
"Yaudah tidur yuk" ajak Alendra
"Bye Mica" ucap Arlla kemudian menutup pintu kamar itu
Alendra dan Arlla masuk ke dalam kamar mereka dan tidur
Sedangkan di paviliun tempat para pelayan beristirahat
"Yang di bawa tuan Alendra tadi apa? Kucing? Tapi kok gak kaya kucing" ucap Sie
__ADS_1
"Gatau tapi aku denger tadi katanya harimau kecil" ucap Misa
"Hah? Harimau?" seru mereka semua dengan serempak
"Iya ngidam nya si nyonya" ucap Misa
"Ngidam nya gitu amat" ucap Ila sambil bergidik ngeri
"Udah santai aja kalau di rawat dari kecil nantinya pasti jinak" ucap Ani
"Kaya gak takut aja iya sekarang masih kecil kalau besok besok udah gede beda lagi ceritanya" ucap Nina
"Udah udah tidur besok harus kerja" ucap Diron
Akhirnya mereka semua bubar dan masuk ke dalam kamar masing masing karena hari semakin larut
Keesokan harinya setelah mandi dan sholat subuh Arlla sudah asik dengan hewan peliharaan baru nya
Mulai dari memberi makan, memandikannya sampai bermain bersama. Bahkan harimau kecil itu tak memberontak saat terkena air.
Tok.. tok.. tok
"Nyonya manggil kami" tanya Pak Beni dan di belakangnya ada Diron
"Iya bisa bantu saya" ucap Arlla
"Bisa"
"Ini kasur di bawa ke kamar sebelah aja buat ruangan ini kosong ok" ucap Arlla
"Siap nyonya" ucap Diron sambil mengangguk
Arlla membawa harimau kecilnya ke taman belakang untuk bermain bahkan tak jarang dia mengambil pose dengan hewan kecil nya itu
Jangan lupa like dan komen
__ADS_1