Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 50


__ADS_3

Lima belas jam perjalanan udara dari Washington ke Indonesia kini sudah mereka tempuh. Dan pesawat sudah mendarat dengan baik.


"Arlla Irene Tari" teriak seorang wanita yang menyambut kedatangan mereka


"Dhiraa" teriak Irene juga


"Absurd" ucap Tari yang baru saja keluar dari pesawat dan Arlla hanya terkekeh


"Kalian apa kabar kangen tau sama kalian" ucap Dhira


"Ada apa nih tumben tumbenan" ucap Arlla


"Ada kabar bagus ya" ucap Tari


"Heheheh kalian tau aja" ucap Dhira


"Udah ketebak" ucap Irene


"Ada apa sih" tanya Arlla


Beberapa pengawal membawa barang ketiga wanita itu


"Kalian masih inget gak sama Pak Ario" tanya Dhira.


"Ingat lah" ucap ketiga wanita itu serempak


"Emang kenapa? " tanya Arlla


"Lima hari kalian tinggal aku mulai deket sama. dia" ucap Dhira dengan rona di pipinya


"Wah wah wah ada yang gak jomblo lagi nih" ucap Irene


"Tau aja gue kan belum cerita" ucap Dhira


"Hah? padahal gue ngarang loh" ucap Irene


"Kamu udah jadian sama dia" tanya Arlla

__ADS_1


"Iya" ucap Dhira


"Hah? Padahal dia sedingin es kayak gitu cepet banget lu ngeluluhinnya" ucap Arlla


"Ishhh"


"Oh ya lu udah liat belum besok sidang cerai lo loh" ucap Dhira


"Udah tau" ucap Arlla datar sambil masuk ke dalam mobil


Dua jam perjalanan dari bandara menuju rumah


"Langsung masukin aja barang barangnya" ucap Arlla sambil masuk ke dalam rumahnya dan menuju ke kamar pribadinya


Bug


Arlla membanting tubuhnya di atas kasur dan tidur dengan posisi tengkurap


"Huh!! Dahlah mau gimana lagi semuanya udah terlanjur" ucap Arlla sambil menitikkan air matanya


Di raih Handphone nya yang ada di dalam tas dan melihat sepuluh rekaman vidio satu per satu


"Udah cukup kamu buat pernikahan ku hancur" ucap Arlla dengan sinis


Drtt.. drtt...


"Assalamualaikum ma" sapa Arlla


"Waalaikumsalam sayang gimana kabar kamu" tanya Mama Sandra


"Aku udah pulang ma" ucap Arlla


"Oh ya mama kesana sekarang" ucap Mama Sandra


"Gak usah ma aku capek ada apa ma" tanya Arlla


"Oh gimana besok" tanya Mama Sandra

__ADS_1


"Mama lagi sama Mama Rena ya" ucap Arlla


"Kok kamu tau" ucap Mama Sandra


"Hmm tau lah aku kan putrinya pasti tau" ucap Arlla


"Sayang maafin mama ya" ucap Mama Rena


"Ma gak ada yang perlu di maafin" ucap Arlla


"Besok mama temenin ya" ucap Mama Rena


"Iya" ucap Arlla


Keesokan harinya


Tok tok tok


Tiga ketuk palu dari hakim sudah berbunyi dan tandanya itu Arlla kini sudah bukan lagi istri Gio


"Baguslah kini aku menjadi istri satu satunya Mas Gio" ucap Lela dengan percaya diri


Kini mereka semua sudah berada di luar ruangan. Ada Sandra, Rena, Rei dan juga Rendra yang ikut hadir dalam keputusan akhir hakim


"Dan baguslah Arlla sudah bebas dari laki laki seperti dia" ucap Sandra


Sedangkan Arlla hanya diam saja


"Dan baguslah sekarang anak saya akan segera dijadikan istri sah di mata hukum" ucap Tika


"Heh!! Semoga kamu gak nyesel sama apa yang menjadi pilihan kamu" ucap Rendra


"Sekarang kamu bukan lagi suami dari Arlla dan sekarang juga kamu juga bukan anak papa dan mama" ucap Mama Rena


"Ma pa" protes Gio


"Itu sudah menjadi resiko kamu" ucap Papa Rei

__ADS_1


"La... ini semua gara gara kamu!!" ucap Gio sambil menunjuk Arlla


__ADS_2