Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 55


__ADS_3

"Keterlaluan kamu" bentak Mama Rena


Dan di dapur


"Gila tuan Gio membunuh non Arlla bener bener gak bisa di biarin" ucap Sie sambil hendak keluar


"Jangan!! jangan buat kekacauan" ucap Ila


"Tapi.. "


"Aku juga greget sama dia" ucap Misa


"Ku bunuh aja sekalian tuh orang masuk penjara gak peduli" ucap Nina


"Kalian gak usah ikut ikut dia gak bakal bisa keluar dari rumah ini dengan keadaan baik baik aja" ucap Ani


"Paling paling juga entar sekarat" ucap Ila


"Apalagi tuh si Lela bakalan jadi apa tuh" ucap Ratih


Kembali ke ruang tamu


"Maafkan saya tante" ucap Gio memohon


Bug bug bug


Pukulan maut yang sudah sedari tadi Viko tahan kini sudah melayang


Bug bug bug


Pukulan dari Papa Rendra untuk meluapkan amarahnya


Bug bug bug bug bug


Tubuh Gio terpontang panting karena pukulan dari papa nya sendiri


Plakk


Satu tamparan manis dari Mama Sandra untuk Gio

__ADS_1


Plak plak


Dua kali tamparan dari Mama Rena


Dia benar benar kecewa dengan anaknya. Bahkan kali ini Gio bukan hanya melukai namun juga membunuh


Plak


Satu tamparan dari Irene untuk Lela


"Ini semua pasti gara gara ide dari lo kan" ucap Irene yang suaranya sudah naik satu oktaf


Plak


Plak


Dua tamparan secara bersamaan untuk Lela dari Dhira dan Tari


Namun itu semua belum cukup sampai disitu. Berapa kali mereka memukul dan menampar tidak membuat hati mereka lega


Plak


Satu tamparan dari tangan mulus Mama Sandra. Kini wajahnya sudah memerah menahan marah


Bug bug bug


Namun tiba tiba Irene pergi dari ruang tamu dan berjalan menuju dapur


"Ada apa nona" tanya Nina


"Mana pisau" ucap Irene


"Buat apa nona"


"MANA PISAU SAYA BILANG SAYA BUTUH PISAU" bentak Irene dengan nada yang tinggi


Tanpa menunggu lama Irene mengambil pisau sendiri yang berada di belakang tubuh para pelayan itu dengan menerobos tubuh tubuh mereka


Irene kembali ke ruang tamu dengan membawa pisau di tangannya

__ADS_1


"Lo yang buat Arlla mati kan" ucap Irene pelan


"Dan kini giliran gue yang buat lo nyusul Arlla" ucap Irene


Matanya memerah dan tangannya menggenggam erat pisau


"Lu jangan gila Irene" bentak Lela


"LU YANG GILA LELA!! KALIAN BERDUA GILA SAMPE SAMPE BUNUH SAHABAT GUE" bentak Irene


"JIKA KALIAN BISA BUNUH ARLLA GUE BISA BUNUH KALIAN" ucap Irene


Lela yang hendak mendekat ke arah Irene langsung di tarik oleh Tari dan Dhira


"Mau kemana lo hah!!" ucap Tari dengan nada tinggi


Dhira mencengkeram tangan Lela dengan sangat kuat hingga kuku panjangnya menancap dalam ke kulit Lela hingga meneteskan darah


Sedangkan Gio di tahan oleh Papa Rei dan juga Viko


Saat Irene mendekati Lela hendak melukai wanita itu tiba tiba...


"Tunggu Irene" ucap Mama Sandra


Mama Sandra mendekati Irene dan mengambil pisau itu dari tangan Irene


"Biar aku aja yang lakukan" Ucap Mama Sandra penuh dendam


Mama Sandra mendekati Lela dengan membawa pisau


"Kamu jangan gila" ucap Lela gemetar ketakutan


Namun saat ini tidak ada ampun lagi bagi mereka


"Jika aku harus membunuh maka akan ku bunuh bahkan polisi pun aku gak TAKUT!!" ucap Mama Sandra


Jlebbb


"Awwwwww" teriak Lela kesakitan

__ADS_1


Sebuah pisau menancap bagian punggungnya dengan dalam hingga darah segar mulai keluar dan menetes ke lantai


Jangan lupa like dan komen ya


__ADS_2