Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 167


__ADS_3

Selama lima menit perjalanan akhirnya mereka sampai di rumah sakit


"Dokter Lichyia ada pasien kritis" ucap salah satu suster disana


"Dimana"


"Di ruang ICU" ucap suster tersebut. Lichyia, suster Lia dan perawat itu berlari menuju lift untuk sampai ke lantai tiga


"Panggilkan Dokter Dimas sekarang" perintah Lichyia dan mulai melakukan tindakan


Hingga tiga puluh menit kemudian Lichyia dan para tim medis lainnya keluar dari ruangan ICU itu dengan wajah sedih karena telah gagal menolong orang tersebut


"Maaf kami sudah berusaha semaksimal mungkin tetapi takdir berkata lain nyawa Tuan Dio tidak bisa kami selamatkan" ucap Lichyia dan seketika suara tangis dari pihak keluarga menggema di seluruh penjuru ruangan


.


.


.


Lichyia duduk termenung sambil memangku wajah nya menggunakan telapak tangannya yang bertumpu pada meja di ruangannya. Pikirannya kembali pada kejadian beberapa jam yang lalu melihat Arel yang berada di restaurant dengan seorang wanita kemudian bertemu di toko perhiasan meskipun tanpa genggaman tangan tetapi Lichyia bisa merasakan ada sesuatu di antara mereka


Meskipun alasan yang di berikan Arel padanya sedikit masuk akal namun insting wanita nya mengatakan ada ketidak beresan dari Arel dan wanita itu

__ADS_1


"Siapa dia sebenarnya" gumam Lichyia


"Apa aku harus menyelidiki nya.... tapi jangan Lichyia... kamu jangan suudzon sama suami kamu gak baik" ucap Lichyia sambil menepuk kening nya sendiri


"Dok gak pulang? Ini udah waktunya loh udah lewat lima menit" ucap Lia yang baru saja masuk ke dalam ruangannya


"Eh iya saya pulang dulu ya" ucap Lichyia dan memakai tas kecil milik nya yang berada di atas meja


"Hati hati dok" ucap Lia sambil keluar dari ruangan itu menyusul Lichyia


Lichyia mengendarai mobilnya dengan sedikit tidak fokus.Beberapa meter di depannya kendaraan tampak padat


**Cittt...


Braakk**...


Dengan wajah bersalah Lichyia keluar dari mobilnya melihat mobil di depannya yang dia tabrak. Pengendara mobil tersebut ikut keluar saat merasa ada seseorang yang menabrak mobil milik nya


"Hei nona!! Ada masalah apa kau denganku kenapa menabrak mobil milikku" ucap laki laki pemilik mobil tersebut


"Maaf pak saya benar benar tidak sengaja saya minta maaf saya akan mengganti kerugiannya" ucap Lichyia dan masuk ke dalam mobil nya mengambil tas milik nya


Lichyia mengambil beberapa lembar uang berwarna merah berjumlah 20 dan memberikannya pada laki laki yang dia tabrak mobilnya tersebut

__ADS_1


"Saya benar benar minta maaf" ucap Lichyia


"Hm gak masalah" laki laki itu kembali masuk ke dalam mobilnya


Lichyia bernafas lega dan bersandar pada bagian depan mobilnya


"Astagfirullah Lichyia kau ini kenapa" ucap Lichyia menyalahkan dirinya sendiri


Lichyia mengedarkan pandangan nya sejenak dan matanya seketika menajam saat melihat sebuah mobil yang cukup dia kenali


"Arel dan wanita itu LAGI" ucap Lichyia dan segera masuk ke dalam mobilnya


Matanya terus mengarah ke arah mobil milik sang suami. Perlahan jalanan mulai terlihat lenggang


Mobil Lichyia berada tepat di belakang mobil pajero hitam milik Arel. Lichyia terus saja mengikuti ke arah mana Arel pergi membawa wanita itu pergi


Wanita berstatus sebagai istri dari Arel merasa cemas dan khawatir pikirannya mulai membayangkan hal yang tidak tidak. Bahkan saat ini dia langsung negatif thingking saat melihat Arel membelokkan mobilnya memasuki sebuah hotel yang cukup mewah


"Astaga!! Apa yang Arel lakukan... Astagfirullah" Lichyia menutup mulutnya. Rasa takut menghantui wanita itu


"Ya Allah semoga Arel tidak melakukan hal yang tidak tidak" ucap Lichyia memohon


HAYOLOH AREL MAU NGAPAIN TUH... IKUT MASUK ATAU ENGGAK

__ADS_1


JAWABANNYA ADA DI BAB SELANJUTNYA


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN


__ADS_2