Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 113


__ADS_3

Rintik gerimis mulai berjatuhan satu persatu membuat siapapun yang terkena air nya akan merasa dingin


Seperti saat ini di tengah rasa sakit luar biasa yang dia alami Lela harus menahan kedinginan juga


Karena tak ada satu pun kendaraan yang lewat Gio dan Tika tidak bisa melakukan apapun


"Ada apa ini" tanya seorang perawat yang sedang berjalan menerpa hujan untuk bertugas ke rumah sakit


"Dia sepertinya akan melahirkan dan kami tidak bisa memvawanya ke rumah sakit apa kamu bisa menolongnya" tanya Gio


"Ok tapi apa disini" tanya perawat itu


"Dimana lagi bahkan disini tidak ada tempat perteduhan sama sekali" ucap Gio


Lela dengan di bantu perawat itu melahirkan di tengah jalan dan di tengah hujan deras sedangkan Gio berusaha menutupi tubuh istrinya dengan payung agar tidak terkena hujan


"Oeeekk oeeekk" suara tangis bayi yang baru saja lahir di dunia ini


Senyum manis mengembang di bibir Lela dan Gio kala melihat wajah anak mereka yang masih penuh darah


Seolah rasa sakit yang sebelumnya dia rasakan sirna sudah


Dengan terpaksa perawat itu memandikan putri kecil Lela dengan air hujan setelah itu menutupi nya dengan selimut yang ada di dalam tas Gio

__ADS_1


Perlengkapan bayi memang sudah di siapkan dua orang itu jauh jauh hari


"Kinara Anindya Putri Arnanda" ucap Gio memberi nama anaknya sambil mengambil putrinya daro gendongan perawat itu


"Arnanda?" tanya Lela


"Nama belakang ku"


"Makasih ya maaf kami tidak bisa memberikan apapun pada kamu" ucap Tika


"Tidak apa apa saya permisi dulu" ucap perawat itu lalu pergi dan meninggalkan payung miliknya untuk bayi kecil itu


"Lebih baik kita cari tempat teduh dulu" ajak Gio


Mereka bertiga berjalan dengan Lela menggendong putri mereka dan Gio memayungi kedua wanita yang sudah mengisi relung hatinya


Setelah berjalan cukup jauh akhirnya mereka berteduh di bawah jembatan untuk sementara waktu


"Sayang maafkan ayah ya gak bisa menjadi ayah yang baik buat kamu" ucap Gio sambil mengelus pipi putri kecilnya


"Udahlah sekarang yang penting kita harus cari rumah kontrakan baru atau gak mungkin kos" ucap Tika


"Iya" ucap Lela

__ADS_1


"Bahkan aku tidak punya uang sepeser pun" ujar Gio dengan sendu


"Malam ini kita nginep disini aja" ucap Lela


"Jangan!! Nanti anak kita kedinginan" ucap Gio


"Lalu kita harus kemana" ucap Tika


Ketiga orang itu di pusingkan dengan tempat tinggal


Sepeser uang pun tak mereka miliki apalagi rumah untuk tempat berteduh


Sedangkan di tempat yang berjarak tak jauh di dalam sebuah mobil Arlla memicingkan matanya saat melihat mantan suaminya sedang duduk di bawah jembatan


Penglihatan nya sedikit buram karena rintikan air hujan yang mengenai kaca mobil


"Sayang berhenti di jembatan itu ya itu sepertinya Gio dan Lela" ucap Arlla


"Oh ya? Mana?" tanya Alendra


Mereka berdua terpaksa keluar saat hujan hujan seperti ini karena Arlla ingin memakan kue di toko kue langganan mamanya


Dan dengan segala bujukan dari Arlla akhirnya Alendra mengijinkan wanita itu untuk ikut membeli kue

__ADS_1


Alendra menepikan mobilnya di bawah jembatan kemudian Alendra turun terlebih dahulu dan segera membukakan pintu untuk istrinya


Jangan lupa like dan komen


__ADS_2