
Lelaki misterius berbaju hitam itu perlahan tubuhnya luruh dengan bersimpa darah di bagian dada nya
"Huh!! Masalah baru" umpat Arlla kesal
Arlla berjalan menuju suaminya dan membantunya untuk bangun dan mengobati luka di leher nya yang sedikit tergores oleh pisau
Setelah mengobati luka suami nya Arlla menghubungi seseorang untuk datang ke lokasi yang dia kirimkan
Tak lama kemudian orang suruhan nya datang dengan dua orang bersama nya
"Ada apa nona muda"
"Bawa pria itu ke rumah sakit" perintah Arlla
"Baik"
Orang orang suruhan Arlla membawa tubuh pria itu ke rumah sakit milik nya sendiri
"Udah ah ayo kita pulang capek aku" ajak Arlla dan masuk ke dalam mobil di susul oleh Alendra
Alendra melanjutkan perjalanan mereka menuju rumah yang sempat terhenti sejenak karena pria misterius itu
"Siapa dia" tanya Alendra sambil menyetir
"Kakak nya Anel" ucap Arlla santai
__ADS_1
Baby Arel kembali terlelap dalam tidurnya yang nyenyak
"Dari mana kamu tau" tanya Alendra
"Ck itu mudah di tebak dia bilang gara gara kita adik nya meninggal" ucap Arlla
"Lalu?"
"Siapa lagi yang berurusan dengan dirimu sampai meninggal jika bukan Anel" ucap Arlla dengan nge gas karena kesal
"Ah iya hanya Anel. yang memiliki masalah dengan ku sampai meninggal"
"Tapi kan... bukan aku yang membunuhnya" ucap Alendra
"Hehehe iya maaf" ucap Alendra
"Jika sampai kesalahan yang sama kamu ulangi lagi jangan harap kamu bisa melihat ku dan Arel lagi" ucap Arlla dengan nada mengancam
Alendra hanya bisa diam mendengar ancaman dari istrinya itu. Lagi pula tak ada niatan sedikit pun untuk nya mengulangi hal itu lagi
Dua jam kemudian mereka telah sampai di. rumah mereka. Arlla langsung membawa anak nya ke dalam kamar bayi kemudian masuk ke kamar pribadi nya untuk mandi dan istirahat
Seharian ini tubuh nya sangat lelah dengan sekian susunan acara yang harus dia lalui
Setelah sepuluh menit berada di kamar mandi Arlla keluar dan langsung tidur di atas ranjang dengan nyenyak. Alendra yang baru saja masuk ke dalam kamar melihat istri nya yang sudah tertidur berjalan mendekati ranjang dan menyelimuti tubuh istri nya itu
__ADS_1
Cup
Alendra mengecup sekilas kening Arlla dan mengucapkan selamat malam pada wanita itu kemudian masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi dan sholat
Selesai sholat Alendra ikut menyusul istrinya ke alam mimpi juga hingga keesokan harinya matahari sudah meninggi pasangan itu belum juga kunjung bangun
Sebenarnya Alendra sudah bangun untuk sholat subuh kemudian lanjut tidur lagi
Arlla perlahan membuka matanya kala mendengar suara tangisan anak nya di kamar sebelah
"Mas" panggil Arlla
"Kenapa" tanya Alendra setengah mengantuk
"Lepasin tangannya Arel nangis" ucap Arlla
Alendra melepas belitan tangannya pada pinggang istrinya setelah itu Arlla langsung berdiri dan pergi menuju kamar bayi sambil menggulung rambutnya yang sedikit berantakan
"Maaf nyonya kaya nya tuan Arel haus" ucap baby sitter itu
"Ya gak apa apa Lan kamu pergi aja biar Arel sama saya" ucap Arlla dan mengambil alih bayi nya lalu memberikan asi pada putra kecil itu yang kehausan
Lani pergi dari kamar bayi itu dan menuju dapur untuk bantu bantu padahal sering kali Arlla sudah mengingatkan jika tugas nya disini hanya merawat Arel namun dengan senang hati Lani ingin membantu para pelayan di rumah ini
Jangan lupa like dan komen
__ADS_1