Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 114


__ADS_3

Arlla dan Alendra turun dari dalam mobil dan menghampiri keluarga itu


"Gio Lela" panggil Arlla


"Arlla" ucap Lela kemudian berdiri


"Kamu apa kabar" tanya Lela


"Aku baik kamu kenapa disini" tanya Arlla


"Kami baru aja di usir dari rumah kontrakan karena gak bisa bayar" sahut Tika


"Lalu ini" tanya Arlla sambil menunjuk bayi yang ada di dalam dekapan Lela


"Dia anakku" ucap Gio


"Kapan lahir" tanya Arlla sambil menatap wajah putri Gio dengan intens


"Barusan" ucap Lela


"Hah? Barusan?" ucap Arlla dan Alendra bersamaan


"Kamu lahiran disini" tanya Alendra


"Enggak tadi aku lahiran di pinggir jalan Kemuning" jawab Lela


"Astaghfirullah"


"Aku punya rumah tapi jaraknya jauh dari sini" ucap Arlla

__ADS_1


"Lebih baik kalian ikut aku di daerah sini kaya nya aku punya satu rumah sih tapi gak gede gede amat" ucap Alendra


"Bener?" tanya Arlla


"Iya yaudah ayo"


Lela, Gio dan Tika ikut dengan Arlla dan Alendra menuju sebuah daerah yang tak jauh dari jembatan itu


Dalam waktu beberapa menit mereka sampai di sebuah perumahan biasa


"Ini" ucap Alendra


Alendra membantu Gio menurunkan barang barang mereka dan membawanya masuk sedangkan para perempuan sudah duduk manis di ruang tamu


"Makasih ya La kamu udah bantuin aku" ucap Lela


"Aku gak tau harus ngucapin apa dengan semua kebaikan kamu" imbuhnya


"Dan maafkan saya ya yang dulu sudah berbuat jahat dengan kamu" ucap Tika


"Jika waktu itu Lela gak ada mungkin aku gak akan bisa bersama Alendra jadi semuanya gak ada yang perlu di sesali semuanya sudah tergaris dalam suratan takdir" ucap Arlla


"Kamu baik banget padahal aku dulu jahat sama kamu" ucap Lela dengan menundukkan kepala


"Tapi ini semua gak gratis" ucap Arlla dengan angkuh


"Kamu bilang aja kita harus apa tapi jika kamu minta uang kami gak punya" ucap Lela


"Kalian harus terima ini" ucap Arlla sambil memberikan sebuah bingkisan kepada Lela

__ADS_1


"Apa ini" tanya Tika sambil membuka bingkisan itu dan ternyata beberapa keperluan bayi ada disana


"Tadi aku ke toko aku liat bagus bagus jadi aku beli tapi kata Mama gak boleh beli keperluan sebelum usia tujuh bulan jadi buat anak kamu aja" ucap Arlla


Alendra dan Gio ikut bergabung setelah meletakkan barang barang mereka ke dalam kamar


"Makasih banyak La kamu terlalu baik sama kita" ucap Gio


"Kalau kalian gak mau nerima aku bakal marah sama kalian" ucap Arlla dengan bibir mengerucut


"Ok kami terima sekali lagi makasih banyak ya" ucap Lela


"Santai aja"


Setelah mengobrol sejenak Arlla dan Alendra pamit pergi mereka melanjutkan perjalanan yang sempat tertunda menuju toko kue


Sesampai di toko kue itu Arlla langsung memborong berbagai macam jenis kue dan Alendra hanya geleng kepala melihat kelakukan istri kecilnya


Wanita yang belum genap dua puluh tahun itu memasukkan banyak kue dengan berbeda jenis ke dalam daftar belanja nya


Setelah selesai Alendra membayar semuanya kemudian pergi


Pukul tujuh malam mereka sampai di rumah mereka. Setelah melaksanakan sholat isya Arlla langsung melahap kue kue itu hingga habis tak tersisa


"Pelan pelan" ucap Alendra mengingatkan


"Gak ada yang minta juga" goda Alendra


"Ihh"

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen


__ADS_2