Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 37


__ADS_3

Buat yang baca,,, mohon kehadirannya dengan like dan komen kalian


Satu minggu kemudian


Hari ini hari peridangan cerai ku dan hari ini juga aku harus datang ke pengadilan


Pukul dua belas siang sidang telah selesai dan menunggu sidang selanjutnya


"Apa kabar" ucap Gio menghampiri ku


Aku hanya menatapnya sekilas lalu kembali fokus pada ponselku


"La aku sedang bicara" ucap Gio


Akhirnya aku membalikkan tubuhku dan menatapnya


"Bicara apa" tanyaku serius


"Mm.. mmm... "


"Bicara yang jelas" ucapku lagi


Drtt.. drtt..


Sebuah panggilan masuk dan ku lihat ID penelfon adalah Irene


"Iya ren ada apa" tanyaku


"...."


"Ok sebentar lagi gue ke bandara" ucap ku lalu mematikan sambungan telepon


"Gue pergi gue gak ada waktu" ucapku lalu meninggalkan dirinya sendiri


Aku berlari kecil menuju mobil dan disana sudah ada Pak Beni yang siap mengantarkanku ke Bandara


Dengan kecepatan tinggi hanya membutuhkan waktu satu jam aku telah sampai di Bandara


Aku melangkah cepat menuju halaman dimana pesawat sudah siap

__ADS_1


"Lama" ucap Irene


"Ck butuh waktu dua jam buat kesini untung cuma sejam" ucapku sewot lalu masuk ke dalam jet


Dan terlihat Tari sedang duduk santai dengan laptop di pangkuannya


"Huftt" Aku mendudukkan tubuhku di atas sebuah kursi dengan kasar


"Capek raga apa capek hati" ucap Tari tanpa menatapku


"Keduanya" jawabku singkat


"Karma akan berjalan sesuai waktunya jadi tenang aja" ucap Tari


"Oy" Irene langsung duduk di sampingku dengan kasar membuat sofa sedikit terguncang


Beberapa menit kemudian pesawat mulai lepas landas


Perjalanan mungkin menghabiskan waktu kurang lebih lima belas jam


Aku menuju ke kamar yang ada di pesawat tersebut yang memang khusus untukku


Ku buka laptop ku dan aku mulai fokus dengan pekerjaanku


...****************...


Lima belas jam kemudian pesawat sudah mendarat dengan sempurna


Aku, Irene dan Tari keluar dari dalam pesawat tersebut


Tok tok tok


Suara high heels kami bertiga yang berjalan serempak mengundang perhatian orang orang sekitar


"Nona muda" sapa seorang laki laki


"Saya Nito,,, supir yang di kirimkan oleh Tuan Andrew" ucap nya


"Oh" ucapku singkat lalu masuk ke dalam mobil dan diikuti oleh Irene juga Tari

__ADS_1


"Langsung ke apartemen" ucapku


Setengah jam kemudian kami sampai di apartemen


Aku menarik koper yang ada di tanganku begitu juga dengan Irene dan Tari menuju lift untuk sampai ke lantai dua puluh


Saat pintu lift terbuka kami masuk ke dalam nya


Ting


Setelah berada di lantai yang kami tuju lift itu mulai terbuka dan kami keluar dari kotak sempit itu


"Hey,,, are you new here" tanya seorang lelaki dengan tubuh tegap dan besar


(hei apa kau orang baru disini)


"Yes i am new here" jawab Tari


(ya saya memang baru disini )


"My name is Aheksa, hopefully we can be good neighbors" ucapnya memperkenalkan diri


(Kenalkan namaku Aheksa,,, semoga kita bisa menjadi tetangga baik)


"Tari" ucap Tari memperkenalkan diri


"Oh Tari" ucapnya


Aheksa melirik ke arah Irene dan diriku sebagai kode kalau dia menanyakan nama kami


"Irene" ucap Irene


"Arlla" ucapku singkat


"We enter first"


(Kami masuk dulu)


"Ok" ucapnya lalu kami masuk ke dalam apartemen

__ADS_1


Aku mengeluarkan accsess card dari dalam tas dan setelah pintu terbuka kami masuk ke dalam apartemen


Ingin rasanya ku cepat cepat tidur lagi karena tubuhku sangat lelah rasanya


__ADS_2