Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 39


__ADS_3

"Permisi" ucap seseorang dari arah belakang


"Aheksa" ucap Tari membuatku dan Irene menoleh ke arah belakang


Kami tersenyum canggung padanya dan dibalas senyum manis oleh Aheksa


"Boleh gabung? Disini bangku udah penuh" ucap Aheksa


"Boleh" ucapku


"Makasih" ucap Aheksa lalu duduk di samping Tari


Kami bertiga makan makanan yang ada di depan kami sedangkan Aheksa memesan makanan pada pelayan


"Kamu sendiri kesini" tanya ku


"Whatt!! Gue lupa" ucap Aheksa sambil berdiri dari duduknya


"Woyy" panggil seseorang dari belakang Aheksa sambil menepuk pundak Aheksa


"Heheh maaf kak gue lupa kalau kakak ikut tadi" ucap Aheksa sambil nyengir


"Ada cewek lupa sama kakak sendiri" sindir laki laki itu


"Bukan gitu emang bener bener lupa salah sendiri kenapa kakak malah milih debat mulu sama manager resto ini" ucap Aheksa mengelak


"Oh ya kenalin ini kakak gue namanya Areksa" ucap Aheksa


Aku hanya menatapnya sekilas lalu kembali fokus makan


"Tari" ucap Tari


"Irene" ucap Irene memperkenalkan diri


"Areksa" ucapnya datar dan dingin


Aheksa duduk di samping Tari sedangkan Areksa duduk di samping Aheksa

__ADS_1


Seorang pelayan datang menbawakan pesanan Aheksa


Sedangkan Areksa menatap Aheksa dengan tajam dan dingin


"Gue lupa lagi" ucap Aheksa


Aheksa memesankan makanan untuk sang kakak


Tak jangka waktu lama pesanan Areksa datang sedangkan makanan di piring kami bertiga sudah habis


Kami hanya menatap mereka berdua yang sedang asik makan sambil minum minuman kami yang belum habis


-


-


-


"Kami pergi dulu" ucap ku kemudian karena sudah jengah melihat mereka berdua dan juga sudah ngantuk


"Boleh tuh" ucap Tari dan Irene bersemangat


Sudah ku duga mereka berdua pasti semangat karena tujuan mereka kesini bukan fokus kerja melainkan jalan jalan


"Aku gak ikut kalian aja" ucap ku lalu berdiri


"Eh jangan gitu dong kita kan kemana mana harus bersama masa iya kita ninggalin lu" ucap Irene menahan ku


"Gak apa apa kalian aja aku pulang" ucapku


"Eh plis lah kali ini aja besok kan udah kerja" ucap Tari


"Tar,, Ren" ucapku


"Pliss" ucap mereka berdua


Aku menghela nafas kasar kemudian mengangguk dan duduk lagi

__ADS_1


"Nah gitu dong" ucap Tari dan aku hanya mendengus sebal


Lima menit kemudian makanan yang ada di dalam piring Areksa sudah habis


Aheksa memanggil pelayan untuk melakukan pembayaran


"Ini" ucapku dan Areksa bersamaan


"Biar gue aja" ucapku


"Biar gue aja" ucap Areksa


"Terserah" ucapku kemudian membiarkan Areksa melakukan pembayaran


Setelah melakukan pembayaran kami keluar dari restaurant dan berjalan menuju area parkir


Aku, Irene dan Tari menggunakan mobilku sedangkan Aheksa dan Areksa menggunakan mobil Areksa


Aku menyetir mengikuti arah tuju mobil Aheksa kemana


Hingga beberapa menit menyusuri jalanan kota yang sangat ramai ini akhirnya berhenti pada sebuah area mall


"Huh ke mall doang" gerutuku


Jika boleh jujur aku ingin pulang saja dan tidur karena aku harus mempersiapkan energi ku untuk hari esok yang sudah di pastikan akan sangat padat


Aku keluar dari dalam mobil menyusul Irene dan Tari yang sudah lebih dulu keluar


"Kita ngapain kesini" ucapku


"Nonton pasti seru" ucap Aheksa


Aku menatap Aheksa dan Areksa bergantian dan berulang kali


Jika di lihat lihat mereka berdua memiliki wajah yang sangat tampan dan tubuh yang atletis


Namun sifat mereka jauh berbeda Aheksa yang periang dan mudah bergaul namun jauh berbeda dengan Areksa yang dingin dan cuek

__ADS_1


__ADS_2