Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 65


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian


Hari ini Alendra akan mengajak Celina pengobatan di Singapura sesuai jadwal beberapa minggu lalu


"Ayo" ajak Alendra dengan nada lembut


"Gak perlu" ucap Celina tiba tiba


"Kenapa" tanya Alendra dengan menatap lembut pada Celina


Celina memejamkan matanya sejenak kemudian menjawab pertanyaan adik ipar nya itu


"Alendra" ucap Celina tiba tiba membuat Alendra terkejut dan bahagia karena hari ini Celina memanggil nya dengan nama Alendra bukan Areksa


"Alendra aku udah ikhlas dengan semuanya,,, aku udah sembuh dari beberapa bulan yang lalu" ucap Celina


"Lalu kenapa kau bersikap.. "


"Karena aku masih berharap jika kau adalah Areksa namun nyatanya tidak" ucap Celina dengan sendu


"Maafkan aku" ucap Alendra.


"Enggak kamu gak salah ,,, aku yang salah" ucap Celina


"Biarkan semuanya berlalu kita jalani kehidupan yang sekarang" ucap Alendra.


"Aku akan pergi sudah cukup aku membebani dirimu" ucap Celina


"Enggak kau adalah kakakku kau tidak boleh kemana mana" ucap Alendra mencegah


"Tapi... "


"Papa dan mama hari ini pulang jadi kakak harus tetep disini" ucap Alendra


Namun baru saja di bahas teriakan mama Alendra terdengar


"Alendra!! Celina sayang kalian di mana" teriak Mama Alendra


"Mama" teriak Celina menghampiri Mama mertuanya

__ADS_1


"Sayang" ucap Mama Raysa


"Mama apa kabar" tanya Celina


"Alhamdulillah baik" jawab Mama Raysa.


"Aku mau tinggal sama mama aja capek tinggal sama Alendra" ucap Celina membuat Alendra melotot tajam


"Hah? Alendra? Kau sudah.. "


"Iya ma" ucap Celina dengan bahagia


"Alhamdulillah" ucap papa Adinata


-


-


-


-


-


Sejak di usir dari rumah, Lela Gio dan juga Tika sekarang tinggal di rumah kecil dan ekonomi mereka menggantungkan restaurant


Itulah harta satu satunya yang Gio miliki setelah semuanya di ambil oleh papa nya


"Aww perut ku sakit" ucap Lela sambil memegangi perutnya yang terasa keram karena kontraksi


"Baby jangan nakal ya" ucap Gio sambil mengelus perut Lela dengan lembut dan penuh kasih sayang


Namun tanpa mereka sadari Arlla sedang melihat kemesraan mereka dari dalam mobil


"Dulu,,, dulu sekali sebelum Lela masuk ke antara kita kau begitu menyayangi ku namun sekarang? hiks apa kau sudah melupakan ku dengan begitu mudahnya" lirih Arlla dengan menahan tangis


Sejujurnya dia merasa sakit dan iri namun dia bisa apa dan sekarang dia hanya berharap bisa mendapatkan kebahagiaan itu juga


"Sayang apa itu mobil Arlla" ucap Lela sambil menunjuk ke arah mobil Arlla yang sedang menepi di taman

__ADS_1


"Iya itu Arlla" ucap Gio


Gio dan Lela berdiri dan berjalan mendekati mobil Arlla.


Tok tok tok


Gio mengetuk kaca mobil Arlla membuat Arlla sedikit terkejut


Dengan cepat Arlla menghapus air matanya kemudian keluar dari dalam mobilnya


"Ada apa" tanya Arlla dengan suara serak


Tanpa Arlla duga Lela bersujud di kaki Arlla membuat Arlla terkejut bukan main


Apa ini mimpi?


"Lela apa yang kau lakukan" tanya Arlla sambil berusaha membangunkan tubuh Lela yang masih bersujud di kakinya


"Maafkan aku Arlla aku tau aku salah namun aku semakin membuat mu sakit hati" ucap Lela dengan berderai air mata


"Tiga bulan ini aku mendapatkan karma yang setimpal" ucap Lela dengan terisak


"Maafkan aku,,, aku hanya butuh maafmu" ucap Lela dengan tulus


"Aku memaafkan mu tapi berdirilah kau sedang hamil" ucap Arlla


Akhirnya Lela berdiri dan memeluk Arlla dengan erat


Bukankah hidup itu harusnya di buat bahagia? Kenapa kita harus selalu bermusuhan


Pikirkanlah terlebih dahulu apa yang kau dapat atas apa yang kau lakukan


Sebelum bertindak berpikirlah dua kali apakah tindakan mu nanti akan menyakiti hati orang lain


Karena karma itu ada


Karma akan berjalan sesuai waktunya


Gio menatap dua wanita yang sedang berpelukan itu dengan senyum bahagia dan haru

__ADS_1


__ADS_2