Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 103


__ADS_3

Mobil Arlla berhenti tepat di depan lobby apartemen


Perlahan Arlla berjalan menuju lift untuk naik ke lantai lima


Ting


Pintu lift terbuka dan Arlla berjalan menyusuri lorong dan tak lama dia sampai di depan pintu apartemen nya


Arlla membuka pintu dengan menggunakan accses card yang dia miliki


Saat pertama masuk keadaan apartemen itu terang dan bersih karena setiap minggu nya ada beberapa pelayan untuk membersihkan apartemen ini


Dia berjalan perlahan masuk dan menaiki anak tangga untuk ke kamar pribadinya


Membuka lemari banyak sekali pakaian nya yang berjajar di sana wanita itu mengambil satu dan mengganti pakaian nya di dalam kamar mandi


Setelah berganti pakaian Arlla menuju dapur dan mulai memasak beberapa menu makanan


Tiga jam dia berkutat di dalam dapur dan makanan akhirnya selasa juga


Pukul dua siang Arlla baru makan siang setelah tiga jam memasak


Ting


Banyak sekali notifikasi masuk setelah dia menghidupkan ponsel lama nya

__ADS_1


Satu bulan ini Arlla mengganti ponsel dan nomor hingga sulit untuk di hubungi dan tidak ada yang tau termasuk Irene, Tari dan Dhira


Satu per satu Arlla membaca pesan pesan itu sambil makan


Pertama kali dia membuka pesan dari papa nya kemudian mama nya baru dia beralih pada pesan Alendra yang hampir seribu dan panggilan sebanyak 500 kali tak terjawab


Arlla hanya membaca satu persatu pesan dari Alendra yang isinya hampir sama semua yaitu memintanya kembali dan dimana keberadaannya


Tanpa ada niatan membalas pesan dari suaminya Arlla meletakkan ponsel nya begitu saja


Sebulir bening menetes dari pelupuk matanya dan dengan segara Arlla menghapus nya


Mata nya beralih ke perutnya yang sekarang sedang ada anak nya dengan Alendra yang sedang tumbuh dengan sehat


Di saat hamil dia harus berpisah dengan suaminya


Di saat dia mual dan muntah di pagi hari tak ada yang menemani


Hal itu tentu saja sulit bagi dirinya meskipun hatinya masih kecewa namun dia berharap bisa hamil dengan di dampingi oleh suaminya


Apakah dia akan mengalami hal perceraian dua kali setelah dengan Gio?


Apakah dia harus terluka lagi


Di sisi lain Alendra yang baru saja membuka ponselnya berharap ada kabar dari anak buahnya langsung terlonjak kaget sekaligus bahagia

__ADS_1


Pesan yang selama ini hanya centang satu kini sudah di baca oleh Arlla


Dengan cepat Alendra melacak keberadaan istrinya itu


Setelah berhasil menemukan dimana Arlla berada Alendra langsung negbut menuju apartemen yang sekarang di tempati oleh istrinya


Binar bahagia terpancar jelas di wajahnya karena dia bisa melacak keberadaan Arlla setelah sekian lama menghilang tanpa jejak


"Aku gak akan mengulangi kesalahan ku lagi" ucap Alendra berjanji pada dirinya sendiri dan menambah kecepatan mobilnya


Dalam waktu beberapa menit dia sudah sampai di lobby apartemen


Dengan langkah panjang dia berjalan menuju lift namun sejenak dia bingung di lantai mana Arlla berada


Akhirnya dia kembali dan menemui resepsionis untuk bertanya


"Di lantai berapa penghuni yang bernama Arlla Ratu Asyila Denata" tanya Alendra


"Maaf kami tidak bisa memberi tahu karena sudah kebijakan dari..." belum selesai sang resepsionis menjelaskan meja sudah di gebrak oleh Alendra


"Beritahu sekarang" bentak Alendra


"Maaf tuan tapi... "


"Saya bilang beritahu saya" ucap Alendra dengan nada tinggi

__ADS_1


Dia tidak ingin kehilangan Arlla lagi untuk kedua kalinya


Jangan lupa like dan komen


__ADS_2