
"Dokter Lichyia" panggil seorang dokter laki laki sambil berjalan mengejar langkah Lichyia
"Dokter Rasya ada apa" tanya Lichyia
"Bisa kita bicara sebentar" tanya Rasya
"Boleh dimana"
"Sebentar lagi jam makan siang gimana kalau kita makan siang bersama jarang sekali kita ngobrol bersama bukan" ucap Rasya
"Ah iya boleh sebentar saya ke ruangan saya dulu" ucap Lichyia dan masuk ke dalam ruangannya
"Mau kemana dok" tanya Lia seorang perawat yang bekerja disana yang merupakan asisten pribadi Lichyia
"Makan siang sama Dokter Rasya" ucap Lichyia ramah
"Oh sama Dokter Rasya" tanya Lia lagi
"Iya kenapa emang" tanya Lichyia
"Mmm enggak sih dok lagi pdkt ya" goda Lia
"Pdkt apa? Saya gak ada hubungan apapun sama Dokter Rasya" ucap Lichyia
"Tapi katanya Dokter Rasya suka sama Dokter" ucap Lia
"Ngaco kamu!! Kamu sih kebanyakan makan gosip gak gemuk gemuk kan saya pergi dulu" ucap Lichyia
"Ck dokter mah gitu"
Lichyia keluar dari ruangannya sambil memakai tas mahal milik nya
__ADS_1
Rasya dan Lichyia berjalan bersama menuju tempat parkir khusus dengan Rasya yang menyetir mobil mereka melaju menuju sebuah restaurant
Selama sepuluh menit mereka sampai di sebuah restaurant terdekat.
"Mau dimana" tanya Rasya lembut sambil menatap Lichyia
"Disana aja kayanya ya" ucap Lichyia sambil menunjuk sebuah bangku
"Baiklah" Rasya dan Lichyia berjalan menuju bangku tersebut tanpa sadar melewati seseorang yang sedang meeting dengan klien nya
Rasya memanggil pelayan untuk memesan makanan
"Kau mau makan apa"
"Nasi goreng aja minum nya jus jeruk" ucap Lichyia
"Nasi goreng nya dua sama jus jeruk nya dua" ucap Rasya kemudian pelayan itu pergi
Rasa dan Lichyia mengobrol bersama seputar pekerjaan mereka dan sesekali melempar candaan hingga pesanan mereka datang
"Dokter Lichyia" panggil Rasya
"Iya"
"Apa kau ada acara nanti malam" tanya Rasya membuat Lichyia diam mematung sejenak dan mengingat jadwal nya hari ini
"Sepertinya tidak ada kenapa memang" tanya Lichyia
"Bagaimana kalau nanti malam kita pergi keluar bersama"
"Untuk?"
__ADS_1
"Hanya jalan jalan saja apa kau gak suntuk dengan pekerjaan yang begitu banyak" tanya Rasya
"Boleh juga" ucap Lichyia
"TIDAK AKAN ADA YANG PERGI" ucap seseorang dari belakang membuat mereka kaget dan menatap ke sumber suara
"Arel" gumam Lichyia
"Kau tidak boleh pergi" ucap Arel
"Kenapa"
"Mmm... karena... karena... karena nanti kau ada acara" ucap Arel gugup mencari alasan
Entah karena apa Arel merasa tidak suka melihat kedekatan Rasya dengan Lichyia
"Acara? Acara apa"
"Nanti akan ada meeting dengan Wo yang mengurus acara pernikahan kita nanti" ucap Arel
"Menikah? Dia siapa? Dan kapan kau akan menikah" tanya Rasya beruntun
"Mmm iya aku akan menikah satu minggu lagi dan dia Arel calon suami aku" ucap Lichyia memperkenalkan Arel
"Oh kalau gitu aku pergi dulu sampai jumpa nanti" ucap Rasya dan pergi
"Arel bukannya besok ya meeting nya" tanya Lichyia
"Lebih cepat lebih baik pernikahan kita tinggal enam hari lagi undangan sudah dan gaun pernikahan hampir jadi tinggal kita merencanakan dimana nya dan dekorasi nya bagaimana" ucap Arel
"Tapi bukannya kamu gak menginginkan pernikahan ini kenapa harus di percepat" tanya Lichyia dengan tatapan penuh tanya
__ADS_1
"Ini paksaan dari mama ku asal kau tau bahkan mama ku sudah menyiapkan gaun pernikahan untuk kamu sejak dulu" ucap Arel kesal dan pergi
"Apa sebegitu nya tante Arlla berharap aku menikah dengan Arel tapi sayang Arel bahkan tidak menginginkan diriku" ucap Lichyia lirih