
"Keluar yuk" ajak Arel
"Kemana" tanya Lichyia sambil menatap Arel yang duduk di sampingnya
"Mmm jalan jalan aja maunya kemana" tanya Arel
"Jalan jalan ya.... kalau ke pantai aja gimana" tanya Lichyia memohon
Bayangan pantai yang indah dengan semilir angin yang berhembus segar terpampang nyata dalam bayangan Lichyia
"Gak mau ke mall gitu belanja biasanya kan cewek suka belanja" ucap Arel merasa heran
Setiap kali Arel mengatakan hal yang sama pada Kinara wanita itu selalu meminta ke mall untuk berbelanja hingga sepuas hatinya
Lichyia menggeleng kuat menyangkal statement Arel. Jika dia bilang semua wanita suka berbelanja mungkin beda dengan dirinya jika tidak terlalu penting maka dia lebih memilih ke pantai atau ke danau dari pada Mall
"Yaudah siap siap sana aku tunggu di ruang tamu" ucap Arel
"Gak sarapan dulu? Nanti laper loh" ucap Lichyia
__ADS_1
"Sarapan bisa di jalan" ucap Arel
"Gak mau sarapan kok di jalan" ucap Lichyia dengan wajah kesal
"Kenapa? Kamu gak suka makan di jalan?" tanya Arel
"Ya enggak lah yakali kita makan di jalan kalau ketabrak gimana" ucap Lichyia
"Astaga Lichyia bukan gitu maksud aku tapi kita makan di restaurant yang kita temui di jalan nanti waktu perjalanan ke pantai" ucap Arel gemas sambil mengacak acak rambut istrinya
"Ck berantakan tau" ucap Lichyia kesal
"Heem" Lichyia berjalan meninggalkan Arel sendiri di bangku taman itu menuju kamar pribadinya yang ada di lantai dua
Arel mengambil ponselnya yang berada di saku celana nya. Tiga puluh notifikasi pesan dari Kinara masuk ke dalam ponsel Arel. Pria itu menghela nafas nya kasar dan mematikan ponselnya mengabaikan puluhan pesan dari Kinara. Hari ini adalah hari nya bersama Lichyia untuk menebus kesalahan yang telah dia perbuat
Arel berdiri dari duduk nya dan berjalan menuju ruang tamu namun langkahnya terhenti saat melihat Dea yang hendak naik ke lantai dua
"Kamu mau ngapain" suara berat milik Arel mengejutkan Dea yang hendak menaiki anak tangga hingga kaki nya terpeleset namun dengan cepat Arel menangkap tubuh Dea agar tidak sampai terjatuh
__ADS_1
"M.. mm.. maaf tuan saya mau bersih bersih di lantai atas" ucap Dea dan berdiri dengan tegak di hadapan Arel
"Gak perlu untuk siapa pun saya melarang keras untuk naik ke lantai atas siapa pun itu jika ada yang melanggar maka siap siap angkat kaki dari rumah ini" ucap Arel dengan setengah berteriak hingga Asih dan Siti yang memasak di dapur pun mendengar ultimatum dari Arel
"Maaf tuan tapi kalau lantai atas kotor bagaimana" tanya Dea dengan raut wajah yang tidak bisa di tebak
"Itu urusan saya bukan urusan kamu" ucap Arel dan pergi meninggalkan Dea menuju ruang tamu menunggu istrinya yang tengah bersiap siap
Beberapa menit kemudian Lichyia keluar dari kamar dan menuruni anak tangga satu per satu menuju ruang tamu
"Udah siap?" tanya Arel saat melihat Lichyia berdiri di hadapannya
"Udah"
"Yuk berangkat" Arel berdiri dari duduk nya. Pria itu melingkarkan tangannya di pinggang ramping Lichyia.
"Tuan sama nyonya mau kemana" tanya Dea membuat langkah keduanya terhenti seketika
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN
__ADS_1