Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 3


__ADS_3

Setelah kelas selesai aku dan Irene pergi ke sebuah restaurant untuk makan malam bersama


"Mau pesan apa" tanya pelayan restaurant dengan ramah


"Nasi goreng sama jus jeruk aja" ucapku kemudian Irene memesan makanan yang berbeda


Tergelitik di hatiku untuk menanyakan kabar Gio


"Mas kamu udah pulang"


Pesan singkat yang ku kirimkan centang dua abu abu yang tak kunjung biru


Aku masih menanti balasan pesan dari suamiku


Berulang kali aku mengecek pesan wa namun tak ada satu notifikasi pun yang masuk


Ting


Sebuah pesan balasan yang dikirimkan oleh Gio


"Aku lagi di kantor sebentar lagi pulang"


Oh syukurlah aku mengkhawatirkan dirinya sedari tadi


Tak lama seorang pramusaji datang dan meletakkan makanan pesanan kami di atas meja


Aku dan Irene memakan makanan pesanan kami tadi


"La" panggil Irene


"Hmm"


"Gimana kalau besok kita nge mall refreshing gitu" ucapnya


Aku tampak berpikir sejenak sebelum menjawab ajakan Irene

__ADS_1


"Aku ijin mas Gio dulu ya" ucapku pada akhirnya


"Yahh" desahnyaa kecewa


"Ya mau gimana lagi sekarang statusku berbeda" ucapku mengerti keadaan Irene


"Ya udah lah gak apa apa" ucap Irene


Setelah menghabiskan makanan kami pergi dan kembali pulang menggunakan mobil masing masing


Saat aku sampai di rumah aku langsung masuk ke dalam dan membiarkan mobil di depan tanpa ku masukkan ke dalam garasi


"Mas kamu udah pulang" tanyaku dengan lembut


"Iya barusan" jawabnya


"Kamu mau minum apa" tanyaku


"Teh anget aja"


Dengan segara aku menuju dapur dan membuat teh hangat untuk Gio


"Gak masalah saya bisa sendiri ini cuma teh lagian sudah selesai" ucapku kemudian pergi menuju kamar


"Diminum dulu" ucapku sambil meletakkan secangkir teh di atas nakas


"Aku mandi dulu" ucap Gio


"Biar aku siapain air hangat dulu" ucapku dan menuju kamar mandi


"Sudah selesai Mas kalau mau mandi air nya sudah siap" ucapku sambil duduk di samping Gio


"Makasih ya sayang" ucap Gio sambil mencium keningku membuat jantungku berdebar


Gio beranjak berdiri dan menuju kamar mandi

__ADS_1


Sedangkan aku duduk di samping ranjang hingga kemudian tertidur dengan posisi duduk


Tampak Gio selesai mandi dan melihat istrinya yang tengah tidur sambil duduk


Kemudian dia membetulkan posisi Arlla yang semula duduk menjadi berbaring hingga Arlla merasa nyaman dengan posisinya


Di pagi harinya


Arlla memasak di dapur di bantu oleh palayan


Memasak makanan kesukaan Gio setelah kemarin malam dia bertanya hal hal favoritnya


Pukul setengah tujuh semua makanan telah matang dan sudah tertata rapi di atas meja makan


"Pagi sayang" sapa Gio padaku


"Pagi kau mau makan sekarang mas" tanyaku


"Iya"


Saat kami hendak makan tiba tiba bel rumah berbunyi


"Siapa yang bertamu sepagi ini" ucapku


"Apa kamu punya janji dengan seseorang Mas" tanyaku


"Tidak" jawabnya


Seorang pelayan membuka pintu dan melapor pada kami


"Ada tamu di luar tuan katanya ada kepentingan dengan tuan" lapor pelayan tersebut


"Kita lihat dulu dia siapa" ucapku


Aku dan Gio berjalan beriringan menuju ruang tamu untuk melihat siapa tamu yang datang sepagi ini

__ADS_1


Saat melihat tamu yang datang tubuhku seketika menegang


Tamu tersebut pun tak kalah terkejutnya dengan diriku


__ADS_2