Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 88


__ADS_3

Setelah makan mereka menghabiskan waktu mengobrol hingga tak terasa pukul tiga sore baru mereka pergi untuk sholat ke salah satu masjid yang paling dekat dengan restaurant itu


Setelah sholat bersama merek berjalan jalan ke taman yang berada tak jauh dari perumahan Asyila


Hingga pukul lima sore baru mereka kembali ke rumah masing masing termasuk Arlla


"Assalamualaikum" ucap Arlla saat memasuki rumah


Namun tak ada jawaban Arlla melangkah semakin jauh dan telinga nya menangkap samar samar sebuah suara dua orang yang sedang tertawa


Matanya menyipit kala melihat suaminya yang baru pulang kerja mengobrol bersama dengan Anel dan tertawa bersama membuat Arlla merasa cemburu


"Sayang mandi dulu habis itu sholat" ucap Arlla


"Sekarang jam berapa? Entar ah" ucap Alendra


"Udah jam lima kamu gak sholat" tanya Arlla sedikit menajam


"Whatt!! Aku lupa" ucap Alendra kemudian berjalan menuju tangga dan masuk ke dalam kamarnya untuk mandi dan sholat


Sekilas Arlla menatap Anel dan dia mendapat tatapan tajam nan sinis dari wajah Anel


Namun Arlla tak perduli dan menyusul suaminya masuk ke dalam kamar


Arlla merebahkan tubuhnya dan menatap langit langit kamar


Sebuah pikiran pikiran buruk masuk ke dalam benaknya

__ADS_1


"Sayang kamu udah mandi" tanya Alendra yang baru saja keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk


"Belum aku mandi dulu" ucap Arlla lalu masuk ke dalam kamar mandi


lima belas menit berada di dalam kamar mandi Arlla keluar


Setelah mandi Arlla masuk ke dalam walk in closet dan mengambil baju lalu memakainya tanpa memoles make up di wajahnya


"Turun yuk makan" ajak Alendra


"Habis ini azan nanti aja sekalian" ucap Arlla dan duduk di samping suaminya


Alendra menunduk dan mengusap perut rata Arlla yang kini sedang mengandung calon anak mereka


"Hay boy tumbuh yang sehat ya di perut mommy jangan nakal" ucap Alendra


"Yakin aja anak ini pasti laki laki" ucap Alendra


"Kalau perempuan gimana" tanya Arlla penasaran


"Ya gak apa apa sih mau cowok mau cewek apa aja yang penting sehat" ucap Alendra


Arlla tersenyum manis dan mengusap wajah Alendra


Tak lama kemudian gema azan magrib di kumandangkan dan mereka melakukan sholat berjamaah baru kemudian turun ke lantai bawah untuk makan malam bersama


"Malam Alendra" sapa Anel

__ADS_1


"Kau hanya menyapa Alendra" tanya Arlla dan duduk di samping suaminya


Arlla mengambil piring dengan cekatan sebelum di dahului oleh Anel kemudian mengambil nasi dan lauk untuk suaminya


"Ini" ucap Arlla sambil memberikan piring di tangannya pada Alendra


Alendra makan dengan lahap dan Arlla ikut makan juga


"Tunggu" ucap Alendra menghentikan Arlla yang hendak makan


"Ada apa" tanya Arlla dengan penuh heran


"Kenapa Alendra biarkan Mbak Arlla makan" ucap Anel dengan suara mendayu


Alendra menyendokkan nasi di piringnya kemudian menyuapi istrinya dengan penuh kasih sayang di hadapan Anel


Seketika wajah Anel berubah menjadi masam dan kesal


"Sayang" panggil Arlla


"Kenapa? Kau ingin sesuatu" tanya Alendra


"Aku mau makan kue coklat yang ada di toko milik mamanya Irene" ucap Arlla dengan bibir mengerucut membuat Alendra gemas


"Tunggu disini aku akan membeli nya untuk dirimu" ucap Alendra kemudian mengecup sekilas bibir istrinya dan pergi


Jangan lupa like dan komen

__ADS_1


__ADS_2