
Setelah makan mereka menghabiskan waktu mengobrol hingga tak terasa pukul tiga sore baru mereka pergi untuk sholat ke salah satu masjid yang paling dekat dengan restaurant itu
Setelah sholat bersama merek berjalan jalan ke taman yang berada tak jauh dari perumahan Asyila
Hingga pukul lima sore baru mereka kembali ke rumah masing masing termasuk Arlla
"Assalamualaikum" ucap Arlla saat memasuki rumah
Namun tak ada jawaban Arlla melangkah semakin jauh dan telinga nya menangkap samar samar sebuah suara dua orang yang sedang tertawa
Matanya menyipit kala melihat suaminya yang baru pulang kerja mengobrol bersama dengan Anel dan tertawa bersama membuat Arlla merasa cemburu
"Sayang mandi dulu habis itu sholat" ucap Arlla
"Sekarang jam berapa? Entar ah" ucap Alendra
"Udah jam lima kamu gak sholat" tanya Arlla sedikit menajam
"Whatt!! Aku lupa" ucap Alendra kemudian berjalan menuju tangga dan masuk ke dalam kamarnya untuk mandi dan sholat
Sekilas Arlla menatap Anel dan dia mendapat tatapan tajam nan sinis dari wajah Anel
Namun Arlla tak perduli dan menyusul suaminya masuk ke dalam kamar
Arlla merebahkan tubuhnya dan menatap langit langit kamar
Sebuah pikiran pikiran buruk masuk ke dalam benaknya
__ADS_1
"Sayang kamu udah mandi" tanya Alendra yang baru saja keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk
"Belum aku mandi dulu" ucap Arlla lalu masuk ke dalam kamar mandi
lima belas menit berada di dalam kamar mandi Arlla keluar
Setelah mandi Arlla masuk ke dalam walk in closet dan mengambil baju lalu memakainya tanpa memoles make up di wajahnya
"Turun yuk makan" ajak Alendra
"Habis ini azan nanti aja sekalian" ucap Arlla dan duduk di samping suaminya
Alendra menunduk dan mengusap perut rata Arlla yang kini sedang mengandung calon anak mereka
"Hay boy tumbuh yang sehat ya di perut mommy jangan nakal" ucap Alendra
"Yakin aja anak ini pasti laki laki" ucap Alendra
"Kalau perempuan gimana" tanya Arlla penasaran
"Ya gak apa apa sih mau cowok mau cewek apa aja yang penting sehat" ucap Alendra
Arlla tersenyum manis dan mengusap wajah Alendra
Tak lama kemudian gema azan magrib di kumandangkan dan mereka melakukan sholat berjamaah baru kemudian turun ke lantai bawah untuk makan malam bersama
"Malam Alendra" sapa Anel
__ADS_1
"Kau hanya menyapa Alendra" tanya Arlla dan duduk di samping suaminya
Arlla mengambil piring dengan cekatan sebelum di dahului oleh Anel kemudian mengambil nasi dan lauk untuk suaminya
"Ini" ucap Arlla sambil memberikan piring di tangannya pada Alendra
Alendra makan dengan lahap dan Arlla ikut makan juga
"Tunggu" ucap Alendra menghentikan Arlla yang hendak makan
"Ada apa" tanya Arlla dengan penuh heran
"Kenapa Alendra biarkan Mbak Arlla makan" ucap Anel dengan suara mendayu
Alendra menyendokkan nasi di piringnya kemudian menyuapi istrinya dengan penuh kasih sayang di hadapan Anel
Seketika wajah Anel berubah menjadi masam dan kesal
"Sayang" panggil Arlla
"Kenapa? Kau ingin sesuatu" tanya Alendra
"Aku mau makan kue coklat yang ada di toko milik mamanya Irene" ucap Arlla dengan bibir mengerucut membuat Alendra gemas
"Tunggu disini aku akan membeli nya untuk dirimu" ucap Alendra kemudian mengecup sekilas bibir istrinya dan pergi
Jangan lupa like dan komen
__ADS_1