Kehidupan Penuh Luka

Kehidupan Penuh Luka
Bab 5


__ADS_3

Dua hari kemudian


Hari ini adalah hari keberangkatan Gio ke Australia


Aku ikut mengantar kepergian suamiku ke bandara


"Hati hati ya" ucapku


"Iya kamu jaga diri baik baik jaga mata jaga hati juga" ucap Gio padaku


"Siap" ucapku dengan semangat kemudian kami terkekeh bersama


Di samping kami sudah ada Lela dan koper di tangannya


Dua hari ini Gio sangat sibuk dengan pekerjannya di kantor terkadang pulang tengah malam disaat aku sudah terlelap


Kemudian mulai masuk ke jalur pemberangkatan dan seketika hal itu membuat hatiku kosong dan merasa sepi


Aku tak rela jika Gio harus pergi bersama Lela ya walaupun ada Bryan sekretaris Gio


Setelah Gio dan Lela berangkat aku keluar bandara dan di sana sudah ada supir pribadiku yang akan mengantarkan aku pulang


...****************...


Dua minggu kemudian setelah keberangkatan Gio ke Australia


"Hallo Ren ada apa" tanyaku


Saat ini Irene sedang menelfon ku saat aku baru saja bangun tidur


Di pagi buta seperti ini kenapa Irene harus menelfon ku

__ADS_1


"Nanti pergi ke mall bareng yuk" ajak Irene


"Huftt bilang nanti saat di kampus kan bisa gue baru bangun tidur" ucapku dengan kesal


Lihatlah bahkan mataharipun belum muncul jelas saja karena saat ini masih pukul 4 pagi


"Hehehe maaf takut lupa aja oh ya nanti kamu ada kelas pagi kan" ucap Irene


"Iya"


"Ok baguslah" ucap Irene kemudian memutus sambungan telepon


Aku bangun dari tidurku dan menuju kamar mandi


Dua puluh menit aku berkutat di dalam kamar mandi kemudian aku keluar menggunakan bathrob


Menuju meja rias yang berada di dalam walk in closet aku mulai mengeringkan rambutku menggunakan hair drayer


Saat aku menggunakan handbody tak sengaja aku menyenggol meja dan cincin ku terjatuh


Meletakkan botol handbody aku menunduk dan mencari cincin,, aku panik karena cincin tersebut adalah cincin nikah ku dengan Gio


Aku takut jika nanti Gio tau dan dia akan marah apa yang harus aku katakan padanya


......................


Sedangkan di Australia


Di sebuah hotel ternama di kota tersebut


"Kamu ngapain ada disini" teriak seorang pria yang tak lain adalah Gio

__ADS_1


"A.. aku" ucap seorang wanita dengan gugup


"Kau semalam mabuk dan.. dan.. " ucapnya terbata bata


"Aku? mabuk?" ucap Gio tak percaya kemudian dia mencoba mengingat kejadian semalam


"Aakhhhh kenapa semua ini terjadi!! Ini semua gara gara dirimu kau pasti mau menjebakku kan" teriak Gio frustasi


Memang itu tujuanku aku ingin merebutmu dari Arlla kau kaya, tampan kau idamanku sekali. Akan aku kuasai hartamu batin perempuan tersebut


"Arrkkkkhhhh" teriak Gio


"Pergi kau" bentak Gio


"Aku tak akan pergi sebelum kau berjanji kau akan menikahiku" ucap wanita itu tak kalah lantang


"Aku gak akan pernah menikahimu dan jangan harap" ucap Gio dengan lantang


"Maka akan ku hancurkan reputasimu dan keluargamu dengan kelakuan bejatmu ini" ancam wanita itu


Gio mengacak rambutnya frustasi


Tok.. tok..


Pintu kamar di ketuk oleh seseorang dari luar


Gio memakai bajunya kembali dan beranjak menuju pintu


Membuka pintu di kejutkan oleh seseorang di hadapannya


Menatap dengan tatapan penuh pertanyaan membuat Gio semakin takut

__ADS_1


__ADS_2