
Kakiku melangkah keluar dari rumah itu dan kembali ke rumahku sendiri
Aku mengambil kunci mobil yang ada di dalam tas dan segera pergi dengan hati kesal
"Mau kemana non" tanya Diron
"Ke kantor" ucapku singkat
Aku masih kesal bukan main,,, masih untung aku tidak melaporkan ke pihak berwajib
Mungkin itu akan ku lakukan tapi setelah aku memiliki bukti bukti kuat
Aku mengendarai mobilku ikut memecah jalanan kota yang cukup ramai
Karena hari ini hari libur semua orang sedang bahagia menyambut weekend
Tapi tidak dengan diriku,,, aku harus menanggung luka dengan datang ke pernikahan suamiku sendiri
Dan ditambah ejekan dari mama Lela yang sepertinya tak tau diri
Jika tidak mengingat jika dia lebih tua dariku mungkin tangan ku yang cantik sudah mendarat di pipinya dengan manis
Namun aku masih memiliki sopan santun yang selalu ku pegang teguh
Sebenarnya memang aku berencana ke perusahaanku hari ini setelah pernikahan dan setelah mengganti pakaian ku
Namun gara gara hal yang tak terduga itu membuat ku ingin cepat cepat pergi dari sana
Mungkin jika nanti aku sampai di kantor semua karyawan ku akan menganggap ku salah tempat
Namun aku tak akan perduli sekarang suasana hati ku sangat kacau
__ADS_1
Hari yang ku mulai dengan senyuman harus sirna gara gara ibu Lela
Mungkin, jika hanya menghadiri pernikahan Lela aku biasa biasa saja tapi tidak dengan omongan ibu Lela
Menyuruh diriku meninggalkan Gio?
Tidak semudah itu
Mereka hanya memanfaatkan Gio untuk menguras seluruh harta Gio dan merebutnya
Karena aku sudah menyelidiki jika Lela berasal dari keluarga biasa biasa saja
Namun aku tidak memiliki bukti kuat untuk mengatakannya pada Gio
Bisa bisa dia akan mengira jika aku iri dan asal nuduh padahal semuanya itu salah
Iri? Tidak akan pernah iri dengan Lela yang hidupnya hanya memanfaatkan dan menjebak orang
Aku keluar dari dalam mobil dan memberikan kunci mobil pada security untuk di parkirkan
Sedangkan aku melangkah masuk dan berjalan menuju lift
"Arlla" ucap seseorang memanggilku
Aku memutar badanku dan terkejut melihat seseorang yang sudah berdiri di depanku
"Hehehh Irene lu ngapain kesini" ucapku canggung
"Kamu kemana aja kenapa ilang gitu aja" ucap Irene
"Heheh kemarin sibuk kan Mas Gio baru pulang" ucapku mencari alasan
__ADS_1
Namun aku yakin jika Irene tak akan percaya karena dia pasti bisa merasakan apa yang ku rasakan
Persahabatan kami sudah seperti saudara bisa mengerti duka satu sama lain dan akan saling melindungi
"Ke ruangan lo sekarang" ajak Irene
Bener kan apa yang ku katakan Irene tak akan percaya begitu saja walaupun seribu alasan ku berikan
Akhirnya aku dan Irene naik ke lantai paling atas menggunakan lift khusus CEO
"Oh ya kamu ngapain kesini" tanyaku mencoba mengalihkan pusat pikiran Irene
"Nyari kamu,,, kamu itu dua minggu hilang seperti di telan bumi" ucap Irene
"Heheheh ya gitulah" ucapku dengan canggung
"Oh ya la" ucap Irene
"Ada apa" tanya ku
"Gue boleh gak kerja disini sebagai asisten lu gitu" ucap Irene
"Hah? Bukannya lu udah punya usaha sendiri ya" ucapku
"Iya tapi gue bosen gue pengen kerja bareng lu boleh ya" ucap Irene
"Yaudah iya" ucapku
"Apasih yang enggak buat lu" ucapku sambil terkekeh
"Thanks" ucap Irene
__ADS_1