
"Oeekkk oeekkk oeekk" tangis bocah kecil membuat sang pengasuh kebingungan
Pasalnya sudah satu jam yang lalu bayi itu menangis dan entah penyebab nya
"Ada apa" tanya Misa
"Dari tadi nangis"
"Popoknya basah mungkin"
"Enggak aku udah cek"
"Haus"
"Dia gak mau minum susu formula"
"Aduuhh nyari mama nya kaya nya" ucap Misa
"Mungkin nyonya kemana tadi kenapa belum pulang"
"Gatau tadi buru buru pergi gak sempet nanya"
"Assalamualaikum" ucap Alendra saat memasuki rumah
"Waalaikumsalam itu ada tuan"
Lina membawa baby Arel ke Alendra mungkin jika dengan papa nya tangis bayi itu akan berhenti
"Tuan" panggil Lina dengan terburu buru
"Ada apa kenapa Arel nangis" tanya Alendra
"Udah sejam dia nangis mungkin nyari mama nya"
"Emang Arlla ada dimana"
"Tadi pergi tuan buru buru" ucap Misa
"Yaudah sini" Alendra mengambil bayi nya namun tak membuat bayi itu berhenti menangis
"Assalamualaikum" ucap Arlla masuk ke dalam rumah
__ADS_1
"Waalaikumsalam sayang"
"Loh Arel kenapa nangis" tanya Arlla sambil mengambil alih anak nya
"Nyari kamu"
Baby Arel langsung diam saat berada dalam gendongan mama nya. Arlla membawa Arel masuk ke dalam kamar dan diikuti oleh Alendra
"Tadi kamu habis dari mana"
"Aku keluar sebentar"
"Lain kali jangan di ulangi sekarang ada Arel yang selalu butuh kamu"
"Iya aku minta maaf"
Alendra mencium pipi istrinya yang sedang memberi asi pada Arel kemudian masuk ke dalam kamar mandi
Drtt...drtt...
Panggilan masuk di ponsel Arlla membuat wanita itu sedikit terganggu
"Ada apa"
"Gimana dia bisa lari" ucap Arlla geram sambil menahan suaranya agar tak mengganggu anak nya
"Dia loncat"
"Berani juga dia"
"Lalu sekarang bagaimana nona"
"Cari sampai dapat dan bawa dia ke tempat yang udah aku katakan kemarin"
"Baik nona"
"Aku gak ingin ada kabar gagal"
"Siap nona muda"
Panggilan terputus kemudian
__ADS_1
"Sayang ada apa"
"Ah gak ada apa apa hanya urusan kantor aja"
"Jangan bohong"
"Ok tadi ada kabar soal Axio"
"Axio?"
"Orang yang menyerang kita waktu itu" Baby Arel menatap wajah kedua orang tuanya yang tepat ada di hadapannya dengan tatapan polos
"Lalu"
"Dia hampir pulih sekarang dia kabur dengan loncat dari lantai sepuluh untuk bisa bebas"
"Ada aja setelah Anel sekarang Axio lalu nanti siapa lagi" ucap Alendra dengan menghela nafas kasar
"Mana ku tau" ucap Arlla ketus
Setelah memberikan Asi pada Arel, Arlla masuk ke kamar mandi dan Arel di jaga oleh Alendra
"Hai sayang"
"Besok kalau kamu jadi besar jadi laki laki yang berani ya seperti mama kamu"
"Dan jadilah laki laki yang hanya ada satu wanita di hidupmu"
"Jangan sampai ada penyesalan di kemudian hari seperti papa"
Arel hanya menatap Alendra yang sedang berbicara dengan diri nya
Alendra membawa Arel keluar kamar menuju taman belakang
Melihat banyak nya ikan ikan cantik yang berenang di dalam kolam membuat Baby Arel meronta ingin turun
"Eitss gak boleh ya"
Arel menurut dan diam menatap ikan ikan itu berenang kesana kemari. Alendra mengambil pakan ikan dan memberi ikan ikan itu makan
"Ck aku kira dimana ternyata disini" ucap Arlla dengan berkacak pinggang
__ADS_1
"Hehehe Arel seneng liat ikan jadi aku bawa kesini aja"