
Setelah mak lampir itu pergi aku berbicara dengan Gio berdua di taman belakang
"Kenapa" tanya Gio
"Aku mau pengurusan surat rumah ini biar di urus sama notaris keluarga ku aja biar cepet" ucapku
"Yaudah terserah kamu" ucap Gio
Gio akhirnya kembali ke rumah yang dulu bersama Lela
Dan aku disini sendirian
Ah bodo amat perduli apa aku
Aku melangkah menuju dapur dan ternyata disana Misa, Ila, Ani sedang masak dan sudah selesai
"Gimana nya" tanya Ani
Aku hanya mengangguk sambil tersenyum pada Ani sebagai tanda jawaban
"Mending tutup pintu aja nya kalau ada si medusa itu" ucap Misa
"Bener tuh" ucap Ila
Aku hanya terkekeh pelan
Aku melangkah menuju kamar pribadiku untuk mandi dan sholat
Aku berdoa pada yang maha kuasa agar diberikan ketabahan dan kesabaran untuk menghadapi ini semua
Setelah sholat aku turun untuk makan malam dan disana sudah ada semua pekerja rumah ini sesuai perintahku
Aku meminta setiap makan aku ingin di temani oleh mereka
Selesai makan aku masuk ke dalam ruang kerjaku dan fokus dengan laptop di hadapanku
__ADS_1
Perusahaan baru yang ku bangun membutuhkan perhatian khusus dariku
Tok... tok... tok..
"Masuk" ucapku
"Maaf nya ganggu" ucap Misa sambil meletakkan secangkir kopi latte di meja
"Terima kasih" ucapku
Misa kemudian berlalu pergi meninggalkan ku sendiri
Aku mengecek semua perkembangan perusahaan ku namun perusahaan itu berkembang bahkan sangat pesat dari dugaanku
"Secepat ini?" gumamku
Aku tidak terlalu ambil pusing kemudian mataku menatap setumpuk berkas yang menggunung untuk ku tanda tangani
"Huftt banyak juga" ucapku
Detik demi detik berganti menit kemudian berganti jam. Tak terasa sudah dua jam aku berada di dalam ruang kerjaku
Setelah selesai aku mengambil ponselku yang bergetar karena sebuah panggilan masuk
"Iya ada apa" tanyaku
"..."
"Iya aku mau kamu urus secepatnya surat rumah ini berapapun biayanya aku bayar" ucapku
"Ok"
Panggilan terputus dan aku beranjak dari dudukku dan berjalan menuju kamar untuk istirahat
Keesokan harinya aku terbangun dengan wajah segar
__ADS_1
Aku bersiap untuk pergi ke kampus untuk kembali kuliah
Aku merindukan Irene dan ternyata sudah beberapa minggu kami tak bertemu dan hanya kemarin kami bertemu kembali
Aku sudah rapi dengan pakaian ku dan tanganku sudah ada beberapa buku
Kakiku melangkah keluar dari kamar dan menapaki anak tangga untuk ke lantai dasar
"Pagi semua" sapaku
"Pagi juga non" ucap Ratih
"Sarapan non" tanya Sie
"Iya laper" ucapku
Akhirnya kami semua makan pagi bersama di meja makan dengan penuh canda tawa
Selesai sarapan aku berangkat ke kampus dengan menggunakan mobilku sendiri
Saat di dalam mobil aku melirik ke halaman rumah Lela
Tampak Lela sedang mengantar Gio untuk berangkat bekerja
Aku hanya memutar bola mata malas kemudian menjalankan mobilku keluar dari halaman rumah
Beberapa menit kemudian aku sampai di kampus dan sudah di sambut oleh Irene
"Pagi sahabat baikku" sambut Irene
"Pagi juga" jawabku sambil keluar dari dalam mobil
"Wajahnya ceria banget" goda Irene
"Terus? Aku harus murung gitu,,,, gak bakal" ucapku
__ADS_1
Entah,,, mungkin hatiku sudah menjadi batu hingga tak ada rasa sakit sedikit pun